A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  SELEBRITI
 ► Selebriti
 ► Announcer
 ► Artis
 ► Disainer
 ► Musisi
 ► Model
 ► Sutradara
 ► Lainnya
 ► Asosiasi
 ► Selebriti Dunia
 ► Majalah TI
 ► Nusantara
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 


 
SUTRADARA  
INDONESIA  
   
 

Arifin Chairin Noer (1941-1995)

Deddy Mizwar

Djenar Maesa Ayu

Turino Djunaedi (1927-2008)

Wim Umboh (1933-1996)

 

Arifin Chairin Noer (1941-1995)

Sutradara Film G-30-S/PKI

Arifin C. Noer, adalah sutradara teater dan film Indonesia terkemuka dan termahal pada masanya. Sutradara kelahiran Cirebon, 10 Maret 1941, ini beberapa kali memenangkan Piala Citra untuk penghargaan film terbaik dan penulis skenario terbaik. Meninggal di Jakarta, 28 Mei 1995.

 

Wim Umboh (1933-1996)

Sutradara Film-film Cinta

Sutradara film-film cinta Indonesia kelahiran Manado, 26 Maret 1933, ini meraih 27 Piala Citra, sebagian sebagai sutradara terbaik, khususnya film cinta. Dia merilis kl 59 film cinta. Saat menikah ketiga kalinya, dia masuk Islam dengan nama baru, Achmad Salim. Dia meninggal di Jakarta, 24 Januari 1996.


 

 

 

 

 

 

 

 

Turino Djunaedi (1927-2008)

Tokoh Paripurna Perfilman Nasional

OBITUARI: Tokoh paripurna perfilman Indonesia, Turino Djunaedi, meninggal dunia Sabtu 8 Maret 2008 pukul 20.55 di RS Setia Mitra, Jakarta. Aktor film, sutradara, produser, penulis cerita dan skenario film, kelahiran Padang Tiji, NAD, 6 Juni 1927,  itu sudah lama menderita sakit karena stroke.

 

Djenar Maesa Ayu

Melawan Ketabuan dengan Pena

Dari segelintir perempuan penulis Indonesia saat ini, nama Djenar Maesa Ayu terasa sangat menonjol dari yang lainnya. Pada mulanya ia menulis cerita pendek (cerpen), lalu beringsut ke novel. Namanya semakin melangit ketika ia melebarkan sayap ke dunia televisi dan layar lebar.

 

Deddy Mizwar

Spesialis Sinetron Dakwah

Sutradara, produser, sekaligus aktor kawakan, Deddy Mizwar, belakangan aktif memproduksi film dan sinetron bernuansa dakwah. Aktor senior pemenang 4 piala Citra (untuk film) dan 2 piala Vidya (untuk sinetron) ini sudah berpengalaman membuat sejumlah sinetron bermuatan dakwah dari serial Pengembara, Mat Angin sampai Lorong Waktu.