ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Search     A   B     D     F       I       L     N   O   P   Q   R   S     U     W     Y   Z
ARTIS

:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::

C © updated 050503
ROSSA
INDEX SELEBRITI   

garis

:::::: Selebriti garis

:::::: Selebriti Indonesia garis
:::::::::::: Artis
garis
:::::::::::: Musisi
garis
:::::::::::: Model
garis
:::::::::::: Disainer
garis
:::::::::::: Announcer
garis
:::::::::::: Lainnya
garis
:::::: Selebriti Dunia
garis
:::::: Redaksi
garis

 
garis
garis

 

Sri Rossa Roslaina Handiyani

Malam Pertama, Kini Setelah Tegar

 

Sudah lama wajahnya tidak muncul di acara-acara musik di stasiun televisi, penyanyi bersuara melankolis, Sri Rossa Rosliana Handiyani, ternyata sedang sibuk memproduksi ulang albumnya yang ketiga. Album berjudul Kini ini dibuat ulang dengan menambahkan satu lagu baru, berjudul Malam Pertama. Selain itu, ia juga membuat videoklip buat lagu itu. Waktunya sempit, jadi jalan keluarnya ia kurangi penampilan di televisi. Ia pun kini sudah harus membagi waktu untuk pacarnya, Yoyok, yang personel grup band Padi.
Pengulangan produksi album tersebut, menurut Rossa, bukan karena produksi yang pertama gagal di pasaran. Tapi karena ada permintaan dari penggemar.


Rossa mengaku sedang mulai mempersiapkan malam pertama untuk dirinya dan Yoyok. Tetapi, belum menentukan kapan harinya. Orangtua sih sudah ketemu, tetapi... eh nanti saja deh yang soal itu. Kayaknya masih tahun depan. Malam Pertama itu lagu untuk sinetron berjudul Malam Pertama. “Jadi, bukan soal antara saya dan Yoyok," ujar pelantun lagu Tegar ini.
Buat lagu ini, ternyata Rossa harus belajar lagi, baik untuk suara maupun gerakan. "Malam Pertama agak up beat. Berbeda dengan lagu-lagunya yang lain. Lagu itu ciptaan Melly Goeslow. Untuk video klipnya, ia pun harus belajar tari. “Enak juga lho badan berputar-putar dan menari dengan irama cepat. Saya menikmatinya," ujarnya.
 

Siapa yang tidak kenal Rossa yang terkenal lewat tembang Tegar? Paling tidak, seperti canda pencipta lagu Iszur Muchtar, Rossa menjadi penyanyi kebanggaan para tukang tahu Sumedang, Jawa Barat, daerah kelahiran Rossa, 9 Oktober 1978. Rossa dan Iszur bertemu dalam peluncuran album terbaru Rossa berjudul Kini, Senin (20/5/02) lalu di News Cafe, Kemang, Jakarta Selatan.


Album Kini seakan menegaskan semboyan Rossa, sekali sendu tetap sendu. Sebab, album Kini masih didominasi lagu-lagu sendu seperti pada album-album sebelumnya.
Rossa mengaku memang lebih cocok dengan lagu yang slow, mellow (sendu). Pernah dia mencoba lagu bertempo cepat, ternyata hasilnya tidak maksimal. “Saya sendiri tidak mau secara radikal mengganti jenis lagu saya," kata penyanyi yang Februari 2002 meraih gelar sarjana dari jurusan FISIP Universitas Indonesia itu.
Pada album Kini, Rossa menyanyikan sembilan lagu karya sembilan pencipta lagu, termasuk Iszur Muchtar, Yovie Widyanto, dan Melly. Rossa yang dalam acara rilis album mengundang puluhan wartawan, mengucapkan terima kasih kepada wartawan karena dianggap telah banyak membantu dia dalam menulis skripsi. Asal tahu saja, Rossa membuat skripsi tentang hubungan antara wartawan, artis, dan manajer artis.
"Jadi, saya nyanyi sekalian menyebarkan questionnaire kepada wartawan. Mereka banyak membantu saya."

Sri Rossa Roslaina Handiyani
Rossa bernama lengkap Sri Rossa Roslaina Handiyani, mojang Sumedang, melambung lagu Tegar, ini berpostur mungil dengan tinggi 155 cm. Dia salah satu artis yang super sibuk. Syuting, naik panggung, ikut kuis di TV, jadi bintang tamu, bahkan pernah ngocol di acara Ketoprak Humor. Kapan waktunya pacaran? “Sekarang saya masih konsentrasi pada karier," jelas putri dari pasangan Ukas Hermawan dan Eni Kusmiani ini.
Sebagai generasi penerus, kelihatannya Rossa memberi harapan pada banyak pihak. Mulai dari Dian Records/Prosound yang berhasil menjaringnya ketika berusia 10 tahun, hingga Ketua Persatuan Artis Pencipta Lagu dan Penata Musik Rekaman Indonesia (Pappri) Sadikin Zukhra ketika Rossa tampil sebagai wakil Indonesia di festival musik Vietnam My Love, 26-29 Oktober 2000 di Hanoi.
Vokal Ocha, penggilan akrab Rossa, sudah menarik perhatian ketika dia menemani ibunya, yang semasa muda dikenal sebagai penyanyi Cianjuran, ke Dian Records untuk tes vokal. Sementara ibunya mempersiapkan diri, Rossa mendekat ke mikrophone dan memperdengarkan suaranya.
Meski masih kekanak-kanakan, Dian Records justru terkejut mendengar suara gadis cilik itu. Menurut mereka, ada potensi yang tersembunyi pada vokal Ocha. Yang dikontrak akhirnya memang Rossa, bukan ibunya.
Untuk Sahabatku yang diterbitkan tahun 1988 adalah album pertama Rossa. Tentu saja isinya lagu anak-anak, namun musiknya dikerjakan penata musik yang tidak biasa membuat musik untuk lagu anak-anak; Franky Sahilatua, James F Sundah, Uce F Tekol, Areng Widodo, dan Alex Lia.
"Katanya mereka suka vokal Ocha. Karena masih anak-anak, saya tidak bisa menolak. Bisa masuk rekaman saja sudah senang. Apalagi Pak Adi Nugroho dari Dian Records/Prosound tidak keberatan," kenang Rossa sambil menambahkan, penjualan album debutnya jeblok.
Rossa mulai memperlihatkan bahwa dia harus diperhitungkan penyanyi mana pun, setelah merilis album kedua Nada Nada Cinta (1996) yang memperoleh sambutan luas. Keberhasilan Nada Nada Cinta tampaknya diikuti Tegar yang beredar awal tahun 2000 yang melambungkan nama Rossa. Tegar juga menjadi theme-song sinetronnya Putu Wijaya Suami, Istri, dan Dia produksi Star Vision yang ditayangkan RCTI.
Setelah Tegar populer dan menduduki anak tangga lagu di radio dan majalah, Rossa menjadi cukup sibuk. Setiap minggu dia manggung paling tidak dua hingga tiga kali. Bagi Rossa kesibukan manggung tidak mengganggu waktunya menyelesaikan kuliah di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP Universitas Indonesia. Bahkan, dia masih sempat jalan-jalan di Plaza Senayan dan Mal Pondok Indah, Jakarta atau tempat-tempat keramaian lainnya.
"Kalau mau disibuk-sibukin ya bisa sibuk setengah mati. Enjoy saja. Maksud saya, kalau sedang jalan-jalan ya jalan-jalan, jangan mikirin kerja. Kalau rekaman saya konsentrasi pada lagu-lagu yang saya bawakan. Demikian juga kalau manggung, saya fokuskan pada masalah penampilan saja," ungkap gadis yang memiliki tinggi badan 155 cm, berat badan 44 kg, dan suka membaca komik anak-anak Detektif Conan karangan Aoyama Ghoso, Doraemon karangan Fujiko F Fujio atau Dragonball.
Rossa adalah anak pertama Ukas Hasan Irawan, wiraswasta, dan Eni Kusmiani, mantan penyanyi Cianjuran. Dari dua adiknya, Iwan dan Hendra, hanya Hendra yang ikut bergabung dalam sebuah grup musik dan mencipta lagu.
"Bapak dan ibu masih di Sumedang, sementara Iwan dan Hendra tinggal di Bandung sambil meneruskan sekolah. Saya sendiri ingin menjadi humas atau public-relation (PR), karena saya berhubungan dengan berbagai kalangan masyarakat."
Sempat magang di Kafe Balemang ketika menyusun karya tulis dan menjadi humas Malam Peduli Asiri dan Artis Indonesia 2000 yang berlangsung di Hotel Mulia, 13 Maret 2000.
"Saya ingin magang di tempat lain, seperti surat kabar, majalah atau tabloid. Saya ingin tahu bagaimana melayani begitu banyak aspirasi masyarakat dalam satu media. Memang pernah terpikir untuk menjadi wartawan atau presenter televisi, tetapi sampai sekarang belum terlaksana," ujar Rossa yang mengaku ngefans berat dengan vokalis Celine Dion.

***
Masa kecil Rossa (24), penyanyi yang sukses menyanyikan lagu Tegar karya Melly Goeslaw, ternyata paling suka main layangan dan kelereng. Seharian waktunya dia habiskan untuk bermain dengan kedua adik laki-lakinya ketika mereka masih kecil.
"Kalau main saya tetap memakai sandal, suka ditakut-takutin sama Mama, bisa kemasukan cacing kalau enggak pakai sandal," kata Oca-panggilan akrab Rossa-mengenang masa kecilnya di Sumedang, Jabar.
Rossa mengatakan, saat memasuki remaja pengalaman percintaannya-secara tidak sengaja-seperti menjadi inspirasi bagi pencipta lagu untuk menciptakan lagu-lagu hits untuknya. "Lagu Tegar dan Hati yang Terpilih memiliki kesamaan dengan kehidupan cinta saya," aku Oca. Siapa sih yang nggak mau jadi pendamping Rossa "Tegar", penyanyi yang disebut-sebut sebagai "Ruth Sahanaya kecil", karena kemiripan suaranya dengan penyanyi kawakan itu.
Wajahnya imut-imut, someah alias ramah, dan bibirnya yang merah delima adalah pesona tersendiri bagi para pria.

Tabloid Porno dan Isteri Muda
Rossa, mengaku merasa risi dengan maraknya tabloid kuning yang tengah marak di tanah air. Saat para wartawan mencoba mewawancarainya, langsung saja bibir tipis milik dara manis ini berujar begini, “Mas dari media mana…mbak dari mana… tapi bukan tabloid porno kan.”
Apa pernah trauma? “Enggak, cuma kurang suka saja, karena ceritanya agak-agak serem, kadang-kadang bahasanya itu loh, vulgar. Kayaknya bukan aku aja, mungkin beberapa teman yang lain juga sempet banyak komplain,” timpal penyanyi yang dijuluki “Ruth Sahanaya Kecil” ini.
Makanya, aku Rossa, ia saat ini lebih selektif saat mau di wawancara kalangan media, “Aku yakin, pers juga kan banyak membantu, kalau pun aku sekarang sering nanya dari media mana, bukan bermaksud mau membeda-bedakan teman-teman pers, ya namanya juga sama-sama cari selamat,” ucapnya dengan senyum merekah, sembari tak mau menyebutkan media apa yang dimaksud.
“Nggak usah disebutin lah, semuanya pasti tahu,” tambah Rossa yang sempat menetap selama dua minggu di negeri Jiran, Malaysia untuk mempromosikan albumnya Tegar.
Maklum, Rossa pun pernah dihinggapi gosip. Gossipnya, Rossa disukai banyak om-om. "Wow enak bener, ada om-om yang ngejar-ngejar saya. Nggak apa-apa kalau om-om itu kaya, bisa borong kaset saya," canda penyanyi mungil ini tergelak.
Dia mengaku sering digoda laki-laki. Setiap kali tampil di kafe, ada saja laki-laki yang mendekatinya. Mereka tak hanya sekadar meminta dia menyanyi, tapi juga menuntut yang tidak-tidak.
"Biasa, namanya godaan, di mana-mana ada. Setiap kali manggung, ada saja laki-laki iseng," kata Rossa.
Kembali ke soal keisengan laki-laki, adakah penggemar yang minta dia jadi istri muda? "Coba saja kalau berani ngomong. Malah akan saya jadikan suami muda," lanjut dengan tawa berderai.

Getol Bulutangkis
Pelantun album Kini ini agaknya tidak sekedar gemar menyanyi, tetapi juga menempatkan olahraga sebagai bagian dari kesehariannya. "Olahraga merupakan hobi saya juga, dan bulutangkis merupakan cabang yang saya sukai," tuturnya. Dia mengaku setiap hari selalu berolahraga, namun yang paling ditekuninya adalah jalan kaki pagi
atau sore hari. Olahraga bukan saja membuat badan sehat, tetapi juga mampu
menghilangkan stress, dan yang paling penting bisa membuat badan lebih segar dan bugar. "Dalam kondisi segar dan bugar, saat tampil di pentas pun kita bisa lebih "PD" (Percaya Diri), disamping suara akan lebih bagus," ucapnya penuh keyakinan. (Tokoh Indonesia)
 

  Lead

"Wow enak bener, ada om-om yang ngejar-ngejar saya. Nggak apa-apa kalau om-om itu kaya, bisa borong kaset saya," canda penyanyi mungil ini tergelak.

 

 Data Diri

Nama:
Sri Rossa Roslaina Handiyani
Panggilan:
Ocha
Lahir:
Sumedang, Jawa Barat, 9 Oktober 1978
Postur:
Tinggi 155 cm-berat 44 kg
Pendidikan:
Sarjana FISIP Universitas Indonesia
Ayah:
Ukas Hermawan
Ibu:
Eni Kusmiani
Artis:
Penyanyi
Album:
Untuk Sahabatku (1988)
Nada Nada Cinta (1996)
Tegar (2000)
Kini (2002)
Festival:
My Love, Musik Vietnam, di Hanoi, 26-29 Oktober 2000.
 
  

 

 

Copyright © 2002 Ensiklopedi Tokoh Indonesia. All right reserved. Design and Maintenance by Esero