ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
 
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
 
  SELEBRITI
 ► Selebriti
 ► Artis
 ► Musisi
 ► Model
 ► Disainer
 ► Announcer
 ► Lainnya
 ► Asosiasi
 ► Selebriti Dunia
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Majalah
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 


 
  C © updated 23042004  
   
  ►e-ti/rpr  
  Nama:
Lidya Kandou
Lahir:
Jakarta, 21 Februari 1963
Suami:
Jamal Mirdad
Tinggi/Berat Badan:
162 cm/52kg
Film & Sinetron:
Edwin & Edwina
Kau di Atas Aku di Bawah
Tahu Diri Dong ( 2001)
Cas Cis Cus
Kejarlah Daku Kau Kutangkap
Ramadhan dan Ramona
Remaja-Remaja
Kau Tercipta Untukku
Nikmatnya Cinta
Nostalgia di SMA
Roman Picisan
Tempatmu di Sisiku
Aladin & Lampu Wasiat
Alamat:
Rawa-Kemiri No. 14C Cidodol, Jakarta Selatan
 
     
Lidya Kandou

Eksis Sejak Remaja


Kurang lebih dua puluh lima tahun, Lidya Kandou berkiprah di dunia perfilman Indonesia. Usianya belum genap 17 kala pertama bermain dalam Wanita Segala Zaman tahun 1979.
Berkat film Boneka dari Indiana (1990) dan Ramadhan dan Ramona (1992, ia meraih predikat Aktris terbaik dan berhak atas Piala Citra di Festival Film Indonesia.

Dari film drama dan tema remaja, perlahan tapi pasti citra Lidya, yang belajar akting secara otodidak, ini bergeser sebagai aktris film-film komedi. Kejarlah Daku Kau Kutangkap (1986), karya Asrul Sani menjadi tonggak penting eksistensi perempuan kelahiran 21 Februari 1963 itu dalam film komedi lokal. Ia lalu bermain di film sejenis, seperti Cas Cis Cus (1990).

Pada 1992, Jamal Mirdad, sang suami, mendirikan perusahaan PT. Citra Wiwitan Film lalu memproduksi film Ramadhan dan Ramona. Dalam film ini Lidya berperan bersama sang suami. Film tersebut meraih Citra pada FFI 1992 sebagai Film Terbaik, Sutradara Terbaik Chaerul Umam, juga untuk dua pemeran utamanya; Jamal dan Lydia.

Ketika era serial komedi di layar kaca datang, Lidya semakin produktif tampil di layar kaca. Lewat tayangan Gara-gara, ia boleh dibilang kian setia dengan komedi meski sesekali juga berakting di tayangan drama. Terakhir Lidya bermain di komedi situasi Warteg Wartel di TV7. Menurut rencana serial komedi itu bakal tayang 12 April ini. Di serial ini Lidya akan berperan sebagai Rohayati, seorang istri yang emosional. Ia berperan sebagai orang jawa bersuamikan orang Padang yang mengelola usaha wartel. Kelucuan terjadi karena Rohayati punya gengsi dan harga diri yang tinggi. Dia tidak cocok dengan suaminya, tapi sebetulnya masih mencintai.

Setelah sekitar 25 tahun menggeluti dunia peran, Lidya mengaku menerima peran sesuka hatinya. "Saya mood-mood-an. Kalau lagi mau komedi, drama saya tolak. Begitu juga sebaliknya," katanya sambil terkekeh. Lantas sampai kapan Lidya akan bertahan di dunia hiburan yang satu itu?

"Saya tak ada letihnya kalau syuting. Saya senang di lokasi syuting. Ini dunia saya dan saya dibesarkan di sini. Tak ada obsesi muluk-muluk, saya cuma menikmati peran yang berhasil dimainkan." Kalau pun kini Lidya mengurangi kegiatan syuting pertimbangannya hanya keluarga. Baginya, suami dan keempat anaknya (Hanna, 19, Kenang, 16, Nasyilla, 15 dan Nathan,10) tetap nomor satu. ► mlp

*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)

 
Copyright © 2004 Ensiklopedi Tokoh Indonesia. All right reserved. Design and Maintenance by Esero