ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Search     A   B     D     F       I       L     N   O   P   Q   R   S     U     W     Y   Z
ARTIS

:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::

C © updated 230502
INNEKE
INDEX SELEBRITI   

garis

:::::: Selebriti garis

:::::: Selebriti Indonesia garis
:::::::::::: Artis
garis
:::::::::::: Musisi
garis
:::::::::::: Model
garis
:::::::::::: Disainer
garis
:::::::::::: Announcer
garis
:::::::::::: Lainnya
garis
:::::: Selebriti Dunia
garis
:::::: Redaksi
garis

 
garis
garis

 

Innekeke Koesherawati

Kini Total Berubah


Mantan artis bom seks era 90-an, ini sejak 2001 berubah total. Artis manis berlesung pipit ini memutuskan selamanya memakai jilbab. Apapun yang terjadi Inneke tetap mantap mengenakannya. Ia berkeyakinan bahwa berjilbab juga harus diikuti dengan perubahan tingkah laku dalam keseharian.

 

Ia tidak mau dianggap berjilbab tetapi tidak memberi contoh kepada mereka yang tak berjilbab. Ditanya tentang pengaruh pada karirnya, Inneke merasa tidak takut terhambat rejekinya karena ia yakin rejeki datangnya dari Allah.

Menurutnya, keputusannya mengenakan jilbab bukan karena mengikuti tren atau karena keinginan pihak lain, melainkan semata-mata karena panggilan hati mengikuti jalan Allah. Waktu di Menara Saidah, tempat Inneke dan beberapa artis lainnya mengadakan pengajian selama bulan Ramadhan, Inneke banyak mendengar ceramah-ceramah yang membuatnya semakin mengerti tentang ajaran Islam.

Keputusan Inneke memakai jilbab memang terbilang hal yang mengejutkan waktu itu. Sebab, Inneke pada dekade 90-an termasuk artis bom seks yang bermain dalam film-film panas nasional. Lebih dari 20 judul film dibintanginya. Perempuan kelahiran Jakarta, 13 Desember 1975 ini pertama kali berakting dalam layar lebar ketika membintangi film Diskotik DJ (1990).

 

Perannya semakin berani diawali dalam film Gadis Metropolis (1991) hingga Pergaulan Metropolis II (1995). Namun tidak lama kemudian, ia mulai "banting stir" dan mengambil peran-peran serius dengan membintangi sinetron "Tirai Sutra" (1996), "Tirai Kasih Yang Terkoyak" (1997), hingga sinetron Ramadan “PadaMu Aku Bersimpuh” (2001). Inneke mulai serius belajar berakting dari aktor peraih Piala Citra, Alex Komang (1995) dan Tio Pakusadewo (1991).

Perubahan penampilan rupanya membawa berkah baginya. Berkat perannya yang bagus sebagai presenter program ''Q-pas'' yang disiarkan bulan Ramadan lalu di sebuah televisi swasta, Inneke berhasil meraih predikat Pembawa Acara Ramadhan Terbaik versi Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada 2002 lalu, mengalahkan dua pesaing beratnya; Dewi Huges dan Igo Ilham (pemeran film Fatahillah). Di sini, ia mampu membuktikan diri ingin melakukan perubahan total.

Menyinggung masa lalunya yang agak kelabu itu, Inneke menganggapnya sudah berlalu dan yang terpenting baginya sekarang adalah melihat ke masa depan. Semua pakaian seksi yang dulu menghias tubuh Inneke, sudah masuk lemari dan tidak ingin disentuh lagi, bahkan ada yang sudah dibuangnya jauh-jauh dengan menjualnya kepada mereka yang berminat.

 

Selama bulan puasa Inneke Koesherawati ternyata masih disibukkan dengan sejumlah aktivitas seperti sebagai pembawa acara, menjadi produser kelompok New Sakha, syuting FTV berjudul Bujangan, membintangi sinetron Lorong Waktu dan Jangan Ada Dusta 2.

Inneke belakangan ini jarang muncul di acara televisi karena harus menyiapkan sebuah album rohani Islamiah milik dua keponakannya yang tergabung dalam duo vokal Sakha, Atras dan Novi. Album kedua Sakha yang berjudul Ingatlah Allah tersebut diluncurkan di Hotel Sari Pan Pacific baru-baru ini. Marshanda, pemeran utama sinetron Bidadari tak lagi bergabung dengan Sakha. Sementara itu, Hedi Yunus menjadi bintang tamu dalam lagu-lagu Ingatlah Allah dan Jangan Ragu Pada-Nya.

Untuk album tersebut, Inne menjadi produser eksekutif seperti untuk album pertama Sakha, Allah Yang Kucintai. Di bulan puasa nanti, saya hanya akan membintangi sinetron Lorong Waktu. Bagi saya, ini juga salah satu ibadah. Lewat album ini saya bisa mensiarkan agama," ucapnya. (Atur)

 


Inneke Koesherawati, Allah Pasti Kasih

Mantan artis bom seks era 90-an, Inneke Koesherawati, kini tak lagi pasang target soal pria pendamping hidup. "Memang, dulu gue punya target kawin umur 25. Ternyata, sekarang udah 27 belum dapet juga."
Makanya sekarang daripada buru-buru, terus yang dapet yang nggak benar, kan percuma. Mendingan nyantai aja. Nanti pasti Allah kasih, kok," ujarnya.
Meski sering tampil di muka umum bersama pria lain, namun Inne--sapaan akrabnya--menganggap hanya sekadar teman dekat. Soalnya, setiap keluar rumah Inne mengaku butuh teman. Pasalnya ia tidak pede atau percaya diri.
"Makanya kemana pun gue harus bawa teman. Nggak tahu dari dulu gue orangnya nggak pede. Kalau sendiri sering clingak-clinguk. Makanya gue males pergi kalau nggak ada teman," kata lajang kelahiran Jakarta, 13 Desember 1975 ini.
Soal kedekatannya dengan Deny Malik dan sebelumnya dengan Sandy Nayoan, artis yang malang melintang selama 15 tahun di dunia seni peran ini selalu menjawab secara klise. Kabar terakhir, Inne sempat ribut dengan pacarnya, gara-gara salah tulis inisial di salah satu media.
"Udalah, jangan tanya soal gituan. Mendingan ngomongin sinetron, pasti akan gue jawab," pinta anak kelima dari enam bersaudara pasangan almarhum Hery Koesherbimin dan Hajjah Leni ini.
Soal sinema elektronik? "Film layar lebar Hatiku Bukan Pualam akan digarap menjadi sinetron. Peran gue sebagai Hanum, yang sebelumnya dimainkan Yenny Rachman. Ada kebanggaan tersendiri bagi gue, karena peran ini sebelumnya dimainkan artis senior. Seandainya ada FSI (Festival Sinetron Indonesia), pasti akan gue andelin. Mudah-mudahan gue bisa main dengan sebaik-baiknya," ujarnya penuh semangat.

 

*** TokohIndonesia DotCom

 

  Lead

"Memang, dulu gue punya target kawin umur 25. Ternyata, belum dapet juga." 

 

 

BIODATA

Nama:
Inneke Koesherawati
Lahir:
Jakarta, 13 Desember 1975
Ayah:
Hery Koesherbimin
Ibu:
Lenny
Tinggi / Berat:
168 / 50 kg
Pendidikan:
SMU, Jakarta
Hobi:
Baca buku dan mendengarkan musik klasik
Penghargaan:
Pembawa Acara Ramadhan Terbaik versi Majelis Ulama Indonesia (MUI) tahun 2001 Gadis Sampul Berbakat Tahun 1990
Film:
Diskotik DJ (1990)
Misteri Ronggeng (1991)
Rini Tomboy (1991)
Bisa Naik, Bisa Turun (1991)
Gadis Metropolis (1991)
Masuk Kena, Keluar Kena (1992)
Bagi-bagi Donk (1993)
Lembaran Biru (1993)
Gairah Yang Nakal (1993)
Suami, Istri, Kekasih (1994)
Setetes Noda Manis (1994)
Dewi Angin-angin (1994)
Kenikmatan Tabu (1994)
Pergaulan Metropolis (1994)
Ranjang Ternoda (1994)
Pergaulan Metropolis II (1995)
Bebas Bercinta (1995)
Hangatnya Bercinta (1995)
Ranjang Cinta (1995)
Roda-roda Asmara di Sirkuit Sentul (1995)
Sinetron:
Padamu Negeri (1994)
Tirai Sutra (1995)
Kipas-kipas Asmara (1996)
Tirai Kasih Yang Terkoyak (1996-1997)
PadaMu Aku Bersimpuh (2001)

Alamat:
Bintara Jaya Permai A.61, Cibening

Sumber:
Indonesiaselebriti.com
Disctarra.com
Kompas.com

 

Copyright © 2002 Ensiklopedi Tokoh Indonesia. All right reserved. Design and Maintenance by Esero