A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  SELEBRITI
 ► Selebriti
 ► Artis
 ► Musisi
 ► Model
 ► Disainer
 ► Announcer
 ► Lainnya
 ► Asosiasi
 ► Selebriti Dunia
 ► Majalah TI
 ► Nusantara
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► In Memoriam
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 


 
ARTIS  
INDONESIA  
   
Pencarian Google - TokohIndonesia
 

Agnes Monica Muljoto

Ari Wibowo

Astri Ivo

Bambang Hermanto^

Bella Saphira

Benyamin Sueb (1939-1995)

Bob Tutupoly

Camelia Malik

Christine Hakim

Chrisye (1949-2007)

Cornelia Agatha

Cut Memey

Cut Tary Aminah Anasya
Damsyik, HIM

Dede Yusuf

Deddy Mizwar

Desy Ratnasari

Dewi Lestari Simangunsong

Diah Iskandar

Diah Permatasari

Djenar Maesa Ayu

Eddy Sud (1937-2005)

Elvy Sukaesih

Ernie Djohan

Iis Dahlia

Ine Febriyanti
Inneke Koesherawati
Inul Daratista

Lenny Marlina

Lidya Kandou

Lilis Suryani (1948-2007)

Lulu Tobing

Marissa Haque

Maya Rumantir

Melky Goeslaw (1947-2006)

Miing Bagito

Neno Warisman

Nurul Arifin

Pranawengrum Katamsi (1943-2006)

Rafika Duri
Rossa Raslaina Handiyani
Ratno Timoer

Reza Artamevia

Ruth Sahanaya

Soekarno M Noer^

Sophan Sophian

Sophia Latjuba

Sundari Untinasih Soekotjo

Syaharani (Saira Syaharani Ibrahim)

Titiek Puspa

Titi Qadarsih

Turino Djunaedi (1927-2008)

Vina Panduwinata

► Vonny Cornellya

Wanda Hamidah
Widi Mulia AB Three
Wim Umboh (1933-1996)

Yuni Shara

 

Lenny Marlina

Si “Centil” dari Ciateul

Aktris film terkenal ini lahir di Jalan Ciateul, Bandung, 19 Februari 1954. Nama Jalan Ciateul itu amat begitu disukainya, sehingga dia pakai sebagai judul buku otobiografinya, “Si Lenny dari Ciateul” yang diluncurkan di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta persis pada tanggal 19 Februari 2004 menandai genap usia paruh bayanya 50 tahun.

 

Ernie Djohan

Si Mutiara yang Jumpa Lagi

Ernie Djohan Si “Mutiara yang Hilang” kini jumpa lagi. Setelah sukses dalam "Ernie Djohan's Golden Concert" di Gedung Kesenian Jakarta, tahun 2001 lalu, ia makin sering jumpa lagi dengan para penggemarnya, terutama dalam acara sosial, seperti peduli jantung. Ia seorang penyanyi kenangan yang tetap enerjik di usia kepala lima. Dan, tak banyak orang tahu, ia pintar memijat.

 

Cornelia ‘Sarah’ Agatha

Pencinta dan Pelaku Seni Peran

Seni peran adalah dunia Cornelia Agatha, disapa Lia. Ia sangat mencintai dunia seni peran itu. Pantas saja wanita cantik berdarah Jawa, Manado, Belanda, Jerman dan Yahudi ini bisa tampil prima baik dalam sinetron, teater ataupun layar lebar bahkan dalam dunia tari. Ia berprinsip bahwa seni haruslah dihidupi bukan menghidupi.

 

Astri Ivo

Memberi Nasihat Tak Boleh Marah

Liburan buat Astri Ivo, artis yang lahir tanggal 21 September 1964, ini adalah suatu sarana untuk menasihati anak. Juga sarana untuk membuat dirinya lebih sabar. Baginya, liburan tidak harus diisi dengan bepergian ke luar kota atau ke luar negeri.

 

Diah Iskandar

Senandung Nostalgia Connie Francis

Diah Iskandar, yang dijuluki Connie Francis Indonesia, belakangan ini kembali muncul dalam acara-acara nostalgia di layar kaca. Ia antara lain menyanyi untuk acara musik Legend dan Country di TVRI, musik Latin di Metro TV, dan Tembang Kenangan di Indosiar.

 

Christine Hakim

Mengukir Prestasi Internasional

Aktris dan produser film ini telah mengukir berbagai prestasi internasional. Penampilannya selalu anggun dan tenang. Ia memiliki kecantikan alamiah, nyata dan tidak khayali. Pemeran utama film Cut Nyak Din ini sangat teguh dalam komitmennya pada dunia film dan kebudayaan dalam arti luas.

 

Ruth Sahanaya

Daya Vokal Pembius Telinga

Kekuatan vokalnya yang khas sanggup membius telinga para pendengar dengan cara yang tak terlukiskan. Berbagai prestasi internasional sudah diraihnya. Penyanyi bertubuh mungil dengan tinggi badan 154 cm dan berat 45 kg ini tetap eksis dan bertahan meskipun penyanyi pendatang baru terus bermunculan.

 

Inul Daratista

Ratu Goyang ‘Ngebor’

Ia menonjol karena tariannya kontroversial. Majalah Time Asia menyediakan dua halaman untuk menceritakan artis ini sebagai sensasi baru di dunia musik dangdut. Musik campuran India, Arab dan Malayu yang sudah meluas di Indonesia. Wajahnya memenuhi semua televisi dan media cetak. Ia mengangkat dangdut ke puncak tapi justeru ada yang menudingnya malah mencampakkan dangdut ke comberan.

 

Ratno Timoer^

Si Buta dari Gua Hantu

Aktor film Ratno Timoer (usia 61 tahun), yang memerankan Si Buta dari Gua Hantu, meninggal dunia, Minggu 22 Desember 2002 pukul 16.30 WIB, di Rumah Sakit Pelni Petamburan, Jakarta Barat. Jenazahnya, disemayamkan di rumah duka di Jalan Duren Tiga, No 45, Pancoran, Jakarta Selatan.

 

Sophia Latjuba

Tidak Hanya Cantik

Gayanya trendy dan modis, tatapan matanya lembut, senyumnya manis penuh misteri, seakan menjadi hiasan khas artis serba bisa ini. Setelah dua tahun lebih menghilang dari panggung musik Indone-sia, ia tiba-tiba muncul membawakan lagu “Kangen” dari grup Dewa dan “Anggrek Bulan” ciptaan A. Riyanto dalam album terbaru Chrisye, “Dekade”, yang menghimpun lagu-lagu lama dari setiap dekade, sejak 1940-an hingga 2000.

 

Lulu Tobing

Seks, Hadiah Pernikahan dari Tuhan

Lulu Tobing berbicara tentang seks dan pernikahan, ia tidak main-main. Menurutnya, seks adalah hadiah pernikahan dari Tuhan. Ia hanya boleh merasakannya ketika ia sudah menikah. Prinsip ini sudah mendarah daging dalam keluarganya dan ia setuju dan menerimanya sebagai pedoman dalam pergaulan yang semakin bebas di kalangan artis. Sementara, ia tidak pernah jauh dari gosip seputar kehidupan percintaannya.

 

Dewi Lestari Simangunsong

Semakin Terkenal karena Pena

Sebelum dikenal sebagai penulis novel, Dewi Lestari  yang akrab dipanggil Dee sudah lebih dulu dikenal sebagai penyanyi yang tergabung dalam Trio RSD (Rida Sita Dewi). Kini, namanya termasuk dalam jajaran penulis hawa yang diperhitung-kan di belantara dunia sastra Indonesia setelah ia meluncurkan novel “Supernova Satu”.

 

Syaharani (Saira Syaharani Ibrahim)

Akrab dengan Jazz

Penyanyi berbakat di blantika musik Indonesia ini biasa menyanyi di kampus dan pub. Semenjak kecil, ia sudah akrab dengan lagu-lagu jazz standar dan mulai tampil di depan publik Malang tahun 1990-an. Perempuan berdarah Bone, Sulsel, kelahiran Batu, Malang, 27 Juli 1971, bernama asli Saira Syaharani Ibrahim ini  kerap dipanggil Rani. 

 

HIM Damsyik

Datuk Dansa Berkelas Dunia

Dansa dan film adalah dua dunia yang berjalan linear dalam kehidupannya. Keterampilan berdansanya berkelas dunia. Kehebatannya memerankan tokoh antagonis dalam sinetron “Siti Nurbaya” membuat namanya sangat lekat dengan sebutan “Datuk Maringgih” dan kepiawiannya berdansa menjadikannya memperoleh julukan “Datuk Dansa”.

 

Wim Umboh (1933-1996)

Sutradara Film-film Cinta

Sutradara film-film cinta Indonesia kelahiran Manado, 26 Maret 1933, ini meraih 27 Piala Citra, sebagian sebagai sutradara terbaik, khususnya film cinta. Dia merilis kl 59 film cinta. Saat menikah ketiga kalinya, dia masuk Islam dengan nama baru, Achmad Salim. Dia meninggal di Jakarta, 24 Januari 1996.

 

Turino Djunaedi (1927-2008)

Tokoh Paripurna Perfilman Nasional

OBITUARI: Tokoh paripurna perfilman Indonesia, Turino Djunaedi, meninggal dunia Sabtu 8 Maret 2008 pukul 20.55 di RS Setia Mitra, Jakarta. Aktor film, sutradara, produser, penulis cerita dan skenario film, kelahiran Padang Tiji, NAD, 6 Juni 1927,  itu sudah lama menderita sakit karena stroke.

 

Djenar Maesa Ayu

Melawan Ketabuan dengan Pena

Dari segelintir perempuan penulis Indonesia saat ini, nama Djenar Maesa Ayu terasa sangat menonjol dari yang lainnya. Pada mulanya ia menulis cerita pendek (cerpen), lalu beringsut ke novel. Namanya semakin melangit ketika ia melebarkan sayap ke dunia televisi dan layar lebar.

 

Lilis Suryani (1948-2007)

Penyanyi dari Gang Kelinci

Lilis Suryani, pelantun lagu Gang Kelinci yang amat populer era 1960-an, meninggal dunia, Minggu 7 Oktober 2007 pukul 21.30 di rumahnya di Jalan Haji Namam, Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Penyanyi kelahiran Jakarta, 22 Agustus 1948, itu meninggal akibat penyakit kanker rahim yang dideritanya empat tahun.

 

Chrisye (1949-2007)

Penyanyi Pop Legendaris

Penyanyi pop melankolin legendaris ini meninggal dunia Jumat 30 Maret 2007 pukul 04.08 di rumahnya Jalan Asem Dua No 80, Cipete, Jakarta. Chrisye bernama lengkap Chrismansyah Rahadi kelahiran Jakarta, 16 September 1949, itu sudah lama menderita sakit kanker paru-paru. Dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan.

 

Melky Goeslaw (1947-2006)

Penyanyi dan Penggubah Lagu

Melky Jannes Goeslaw, penyanyi dan penggubah lagu kelahiran Morotai, Maluku Utara, pada 7 Mei 1947, meninggal dunia di Jakarta dalam usia 59 tahun sekitar pukul 16.00, Rabu 20 Desember 2006. Juara Festival Lagu Pop Nasional (FLPN) tahun 1975, itu meninggal akibat penyakit kanker paru stadium empat.

 

Vina Panduwinata

Keibuan Si Burung Camar

Pers mengelarinya Si Burung Camar. Vina Panduwinata, artis yang bahagia menikmati keibuannya, itu memang menjadi ikon penyanyi pop era 1980-an. Laksana Burung Camar yang indah (putih) dan lincah terbang bebas di udara, Vina menjadi inspirasi bagi perempuan kala itu.

 

Eddy Sud (1937-2005)

Pelawak Aneka Ria Safari

Pemimpin grup lawak Kwartet Jaya (grup lawak senior era 1960-an), yang juga memimpin Aneka Ria Safari TVRI dekade 1980-an, Eddy Sud yang bernama lengkap Eddy Sudihardjo, meninggal dunia, Selasa 16 Agustus 2005 pukul 01.15, menjelang usianya genap 68 tahun. Pelawak senior ini lahir Desa Sayangan, Gondangwinangun, Klaten, 20 Agustus 1937.

 

Bambang Hermanto

Ditawar Pasangan Marylin Monroe

Bambang Hermanto alias Herman Citrokusumo, peraih piala citra lewat film Ponirah Terpidana di Festival Film Indonesia (FFI), 1984, sebagai aktor sudah dikenal sejak 1950-an. Anak tunggal bekas kepala pabrik kopi di Jawa Tengah ini pada FFI 1955, sudah meraih gelar Pendukung Peran Pembantu Terbaik dalam film Lewat Jam Malam.

 

Soekarno M Noer

Aktor Film Legendaris

Dia aktor teater dan film yang legendaris di Indonesia, Soekarno M Noer, kelahiran Tebingtinggi, Sumatra Utara, 13 September 1931, itu telah melakoni lebih 68 judul film sebagai pemeran utama dan sekitar 20 drama. Ayah dari Rano Karno ini memiliki kemampuan membawakan peran yang antagonistis dengan penjiwaan yang mendalam.

 

Sundari Untinasih Soekotjo

Dewi Keroncong Istana

Sundari Untinasih SoekotjoSejak era Presiden Soeharto, hingga Susilo Bambang Yudhoyono, perempuan yang ciri khasnya tampil berkebaya ini kerap kali diundang menjadi penyanyi istana. Lagu yang dibawakannya adalah keroncong. Berkat konsistensinya di dunia musik keroncong, banyak kalangan kemudian menjulukinya ‘Dewi Keroncong’.

 

Bob Tutupoly

Penyanyi Serba Bisa

Bob TutupolyBob Tutupoli penyanyi serba bisa yang sinar terang keartisannya tetap bercahaya di segala jaman. Ia berprinsip, kalau lagi susah jangan banyak mengeluh karena di bawah kita masih banyak orang yang lebih susah. Saat artis berhasil jangan pula terlalu disanjung, atau sebaliknya jangan pula dicaci-maki jika tidak berhasil menuai sukses.

 

Agnes Monica Muljoto

Gapai Mimpi Go International

Agnes Monica makin berkibar. Artis remaja, penyanyi, presenter dan bintang iklan yang senang belajar politik ini makin menunjukkan kelasnya. Kendati masih belia, artis kelahiran Jakarta, 1 Juli 1986, ini telah meraih berbagai penghargaan. Bahkan kini Agnes segera menggapai mimpi go international, main film di Taiwan.

 

Titiek Puspa

Bercerita Lewat Lagu

Karir artis penyanyi dan pencipta lagu ini seolah tiada henti, hingga usia tua. Lagu ciptaan nenek awet muda ini umumnya bercerita tentang manusia. Cerita yang didasari oleh rasa empati dan simpati yang sangat dalam kepada setiap manusia yang terpojok. Beragam tema kehidupan yang lekat dengannya diterjemahkan menjadi lagu.

 

Elvy Sukaesih

Si Ratu Dangdut

Bagi pencinta musik dangdut, Elvy Sukaesih adalah ratu. Mahkota "keratuan" Elvy tak ada yang meragukan, setidaknya menurut penggemarnya. Dengarlah, suara dengan "cengkok" yang khas dan aksi pentasnya yang menyihir banyak penonton. Elvy yang sudah manggung semenjak kelas 3 SD ini memiliki syarat sebagai "entertainer."

 

Ari Wibowo

Bintang yang Terus Bersinar

Pria berdarah Indo Jawa-Jerman ini, mengawali karirnya sebagai peragawan dan foto model hingga kemudian menjadi bintang film dan sinetron. Peraih penghargaan Bintang Drama Televisi Pria Favorit tahun 2000 dari Panasonic Awards 2000, ini dikenal tidak merokok, rajin beribadah, dan berusaha menjadi teladan bagi lingkungannya.

 

Camelia Malik

Diva Dangdut ‘Jaipong’

Goyangan dada dan pinggulnya memikat. Tari jaipongan menjadi ciri khasnya. Pengalamannya sebagai penyanyi dangdut selama lebih 25 tahun terbukti telah mematangkan dirinya. Meski banyak penyanyi dangdut bermunculan dengan goyangan ‘model baru’, ia tetap konsisten dan tidak terpengaruh. Ia tetap digemari oleh banyak orang lewat ciri khasnya.

 

Deddy Mizwar

Spesialis Sinetron Dakwah

Sutradara, produser, sekaligus aktor kawakan, Deddy Mizwar, belakangan aktif memproduksi film dan sinetron bernuansa dakwah. Aktor senior pemenang 4 piala Citra (untuk film) dan 2 piala Vidya (untuk sinetron) ini sudah berpengalaman membuat sejumlah sinetron bermuatan dakwah dari serial Pengembara, Mat Angin sampai Lorong Waktu.

 

Sophan Sophian

Kiprah Politik Sang Aktor Film

Dia seorang aktor film yang piawai bermain kepura-puraan atau bersandiwara. Ia menghayati kepura-puraan sebagai seni. Kemudian ia terjun dalam dunia politik praktis, menjadi Ketua Fraksi PDIP MPR, lalu mengundurkan diri.  Belakangan ia pun meloncat memainkan adegan (peran) baru masuk tim sukses (bintang iklan) Capres-Cawapres PAN.

 

Lidya Kandou

Eksis Sejak Remaja

Kurang lebih dua puluh lima tahun, Lidya Kandou berkiprah di dunia perfilman Indonesia. Usianya belum genap 17 kala pertama bermain dalam Wanita Segala Zaman tahun 1979. Berkat film Boneka dari Indiana (1990) dan Ramadhan dan Ramona (1992, ia meraih predikat Aktris terbaik dan berhak atas Piala Citra di Festival Film Indonesia.

 

Maya Rumantir

Tiada Kata Terlambat

Life begin at 40, tampaknya benar-benar menjadi kenyataan dalam kehidupan Olivia Maya Rumantir (40) yang dulu dikenal sebagai penyanyi. Ketua Yayasan Maya Bhakti Pertiwi ini akhirnya menikah di usia 40 dengan Ir Takala Gerald Manumpak Hutasoit (41) pada 2 April 2004. Baginya tiada kata terlambat memulai hidup baru dalam berkeluarga.

 

Marissa Haque

Dekatkan Diri pada Allah

Marissa Haque, yang tidak pernah pergi jauh dari dunia perfilman, kemudian masuk dalam dunia politik. Sebelumnya selama tiga tahun dia di Amerika menempuh kuliah S2 di Jurusan Film dan Televisi Internasional di Universitas Ohio, AS, sembari bermunajat (mendekatkan diri) kepada Allah swt, mengurus suami dan dua orang putrinya.

 

Cut Memey

Trik Layani Wartawan

Dara manis kelahiran 7 Desember 1980 ini bermain gemilang di sinetron ‘’Gengsi Gede Gedean’’ sebagai Munah, kemudian sebagai gadis kota di ‘’Cowok Cowok Keren’’ (Cocoker). Selain menjadi pemain sinetron, Cut Memey juga dikenal sebagai model dan presenter.