WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Jamu Percantik Indonesia


Jamu Percantik Indonesia
Mooryati Soedibyo | TokohIndonesia.com - Ist

Dia tak jemu-jemu memajukan jamu di forum nasional dan internasional. Sebagai cucu Sri Susuhunan Pakoe Boewono X Keraton Surakarta kehidupan BRAy Mooryati Soedibyo sangat erat ke segala hal yang berkaitan dengan kecantikan, jamu tradisional, dan lingkungan keraton.

Tokoh Terkait

Pengetahuannya di bidang itu tak diragukan lagi. Maklum, sejak usia tiga tahun ia sudah tinggal menetap di Keraton Raja Kasunanan Surakarta, 1893-1939
Raja Kasunanan Surakarta, 1893-1939
Surakarta
, yang dikenal sebagai sumber kebudayaan Jawa. Di keraton, Mooryati akrab dipanggil Ibu Moor saja, memperoleh pendidikan tradisional yang sangat menekankan tata krama, seni tari klasik, kerawitan, memDesainer
Lihat Daftar Desainer
Lihat Daftar Desainer
desainer
batik, ngadi saliro ngadi busono, mengenal tumbuh-tumbuhan berkhasiat, meramu jamu dan kosmetika tradisional dari bahan alami, bahasa sastra Jawa, tembang dengan langgam mocopat, aksara Jawa Kuno, dan bidang seni lainnya.

Sejak belia ia sudah hobi minum jamu. Persis sejak tahun 1973 hobi itu dikembangkannya menjadi ladang usaha. Ramuan jamu resep Keraton Raja Kasunanan Surakarta, 1893-1939
Raja Kasunanan Surakarta, 1893-1939
Surakarta
yang semula diberikan kepada teman-temannya, dikemasnya menjadi Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
bisnis
. Dalam perkembangan selanjutnya produk-produk jamunya terdiri 800 item yang bisa ditemukan di lebih 20 negara. Mulai dari produk untuk balita, umum, super, dan premium, dari produk untuk orang tua hingga remaja puteri.

Berikut petikan wawancara BRAy Pendiri Mustika Ratu dan Wakil Ketua MPR (2004-2009)
Pendiri Mustika Ratu dan Wakil Ketua MPR (2004-2009)
Mooryati Soedibyo
dengan Lihat Daftar Wartawan
Lihat Daftar Wartawan
wartawan
TokohIndonesia.Com, pada Selasa, 7 September 2004 di gedungnya yang megah Mustika Ratu Center, Pancoran, Jakarta Selatan.

Anda dikenal sebagai tokoh utama penggali, pejuang, pemrakarsa, sekaligus pelaku industri jamu terkemuka. Bagaimana perjalanan hidup Ibu bersama jamu yang dikembangkan oleh Mustika Ratu?

Saya, menggali tradisi nenek moyang kita yang sudah hampir terpendam dan sudah hampir dilupakan masyarakat. Tradisi perawatan kesehatan dan kecantikan sesungguhnya sudah berkembang dengan baik dan menjadi budaya yang benar-benar dipelihara oleh nenek moyang kita sejak ratusan tahun lalu, hingga munculnya pengobatan modern di tanah air. Tentu, tidak mudah mengembangkan budaya yang sudah hampir dilupakan masyarakatnya.

Itulah makanya, saya harus memulai usaha saya dari kecil, dari industri rumahan atau home industry yang sangat sederhana, yang kemudian berkembang secara alamiah menjadi perusahaan yang semakin besar. Kini, setelah hampir 30 tahun mengembangkan jamu, PT Mustika Ratu sudah berkembang menjadi suatu perusahaan besar berbasis industri, bahkan telah menjadi perusahaan yang sudah go public atau menjual sahamnya kepada masyarakat.

Mengapa jamu sempat terpendam dan tidak menarik digunakan masyarakat?

{pub}
Silakan LOGIN untuk membaca kelanjutannya
{/pub}
{reg}

Dulu, jamu-jamu yang secara intensif digunakan nenek moyang kita, itu mulai ditinggalkan masyarakat seiring dengan masuknya obat-obatan hasil produksi perusahaan farmasi ke Indonesia. Di sinilah, jamu mulai tersisihkan dan dilupakan. Masyarakat tidak lagi memakai jamu dengan semestinya. Demikian pula dengan ahli pengobatan tradisionil, yang selama ini melayani masyarakat, mulai ditinggalkan.

Ketika para dokter yang sudah mengenyam pendidikan di fakultas kedokteran mulai eksis di masyarakat, maka, para pengobat alternatif pun semakin kehilangan perannya. Namun sangat disyukuri, sebagian besar rakyat kecil masih tetap setia memelihara warisan budaya nenek moyang kita, termasuk dalam menggunakan jamu. Sehingga masih tetap berakar dalam kehidupan mereka, walaupun pada satu sisi hal itu didorong karena obat-obatan hasil farmasi yang relatif mahal.

Apakah itu sebab, selama masa krisis ekonomi yang menurunkan daya beli masyarakat jamu kembali menjadi eksis dalam masyarakat?

Oh, ya.... Setelah krisis ekonomi menimpa Indonesia, penggunaan jamu dalam masyarakat langsung mendongkrak peningkatan hidup para Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
pengusaha
jamu. Karena masyarakat tidak mampu membeli obat-obatan hasil produk farmasi, maka mereka berusaha mengkonsumsi jamu-jamu sebagai wujud dari paradigma sehat. Paradigma sehat, maksudnya, agar jangan sampai menderita sakit. Sebab kalau sakit, pada saat itu biayanya akan menjadi sangat mahal. Dengan demikian, sebelum sakit dirawat dengan obat-obatan tradisional dan jamu-jamuan. Bersambung hp-tsl
*** TokohIndonesia.Com (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)

 

Page 1 of 6 All Pages

  • «
  •  Prev 
  •  Next 
  • »

Ditayangkan oleh sira  |  Dibuat 07 Sep 2004  |  Pembaharuan terakhir 11 Aug 2012
Al Zaytun Dan Pancasila Leadership Dan Demokrasi

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Ahok-Djarot

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Buku ini membahas Feng Shui dari sudut pandang seorang arsitek dan bagaimana sesungguhnya peran dan manfaat Feng Shui bagi dunia arsitektur.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!