WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Politisi Abdi Negara


Politisi Abdi Negara
Budi Harsono | Majalah Tokoh Indonesia 31

Bagaimana bila seorang militer (jenderal) melanjutkan pengabdian sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat? Pertanyaan ini menjadi sangat relevan ketika pada era reformasi ini bergema seruan yang melarang militer berpolitik (politik praktis baik di partai, parlemen juga eksekutif). Sejak Pemilu 2004, institusi militer tidak lagi memiliki wakil (Fraksi TNI/Polri) di lembaga legislatif.

Hal ini, sesungguhnya bermaksud baik. Sebab pengalaman masa lalu, kala militer menguasai panggung politik negeri ini, instink politik militer untuk mempertahankan kekuasaan telah memacetkan peranan institusi politik sipil dalam proses kepemimpinan daerah dan nasional. Sistem komando yang dianut militer seringkali mendistrorsi mekanisme penyerapan aspirasi rakyat dari bawah.

Namun setelah reformasi bergulir delapan tahun, timbul pula ekses dari ketiadaan Fraksi TNI/Polri di parlemen. Majalah Digital Tokoh Indonesia
Majalah Digital Tokoh Indonesia
Majalah Tokoh Indonesia
31 ? TOKOH UTAMA: Budi Harsono, Pejuang Berjiwa Ikhlas = Fraksi TNI/Polri Jembatan Penghubung Lintaskepentingan = Ada Spirit yang Hilang di DPR = Terbanyak Belum Tentu Terbaik = Pimpin F-TNI/Polri di Masa Kritis = Mengabdi melalui Partai Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
Golkar
= Dari Teritorial ke Pentas Politik = Meniti Karier Militer dengan Ikhlas = Tugas Dekatkan Diri kepada Tuhan = KISAH HIDUP: Bekerja Ikhlas, Tuhan Menjaga Rezeki = Masa Kecil, Remaja dan Dewasa = Teladan bagi Keluarga = Terapkan Disiplin Batin = Sosok Budi di Mata Mut Indayah = PERSPEKTIF: Kesadaran Bernegara dan Bela Negara Mulai Hilang = Netralitas TNI = WAWANCARA: Jangan Hilangkan Jati Diri TNI = KAPUR SIRIH: Lihat Daftar Tokoh Politisi
Lihat Daftar Tokoh Politisi
politisi
Abdi Negara = SURAT: Terjadi di BNI.
Yakni munculnya sosok dan kelompok Lihat Daftar Tokoh Politisi
Lihat Daftar Tokoh Politisi
politisi
yang lebih menonjolkan kepentingan kelompoknya. Pada saat munculnya tuntutan-tuntutan sektarian seperti itu, sepertinya terasa ada sesuatu yang hilang di parlemen.

Dalam situasi seperti ini, kenangan terhadap Fraksi TNI/Polri bisa muncul. Terlepas dari sistem komando militer yang berpotensi menjalankan politik demi kelanggengan kekuasaan, ternyata para Lihat Daftar Tokoh Politisi
Lihat Daftar Tokoh Politisi
politisi
militer (anggota Fraksi TNI/Polri) lebih memiliki bekal sebagai abdi negara. Peran anggota parlemen sebagai abdi negara inilah yang paling terasa hilang saat ini.

Jika disimak, paling tidak ada tiga hakikat keanggotaan DPR (legislatif). Pertama, sebagai wakil rakyat, dipilih rakyat menjadi kepanjangan tangan rakyat, untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. Kedua, sebagai politisi, mewakili partai politik yang merupakan institusi inti sistim demokrasi untuk menampung, merumuskan dan memperjuangkan aspirasi rakyat. Ketiga, sebagai abdi negara, putera-puteri bangsa yang mengabdikan diri secara ikhlas untuk kepentingan bangsa dan negara, bukan kepentingan diri sendiri dan golongannya saja.
Para anggota parlemen, bisa mengukur diri dalam takaran ketiga hakekat keanggotaan parlemen itu. Mungkin saja peranan para anggota dewan saat ini sebagai wakil rakyat (dipilih rakyat) dan sebagai politisi (mewakili partai) jauh lebih menonjol dari sebelumnya. Namun sebagai abdi negara, masih patut belajar dari para politisi militer masa lalu.

Hal ini pulalah menjadi salah satu yang digelisahkan Letnan Jenderal TNI (Purn) Budi Harsono, Anggota DPR dari Partai Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
Golkar
. Mantan Ketua Fraksi TNI/Polri, ini mengkritisi kesadaran bernegara dan bela negara yang dinilainya semakin terkikis dari jiwa warga negara, termasuk anggota parlemen, dewasa ini.

Dia amat prihatin menyaksikan potret manusia Indonesia yang terlalu bermental materialistis dan individualistis. Mantan Sekjen Partai Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
Golkar
ini mengingatkan, kesadaran bernegara dan kerelaan berkorban demi negara seharusnya bukan hanya dimiliki seorang militer tapi juga dimiliki segenap warga negara Indonesia, apalagi anggota parlemen.
Jadilah politisi abdi negara. Jakarta, Agustus 2006 * Redaksi ? Kapur Sirih, Majalah Digital Tokoh Indonesia
Majalah Digital Tokoh Indonesia
Majalah Tokoh Indonesia
31


Ditayangkan oleh cross  |  Dibuat 08 Aug 2006  |  Pembaharuan terakhir 11 Aug 2012
Kerawanan Ekonomi Neoliberal Menteri Yang Taat Konstitusi

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Ahok-Djarot

Tokoh Monitor

Jual Buku-buku Pilihan

Buku Pilihan

thumb

Belajar matematika bersama para Tales Runner di Tales World akan menjadi petualangan yang sangat seru! Ayo kita ikuti!

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: