gototopgototop

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan paling lambat 16 Mei 2012.

LENGKAPI DATA: Sudahkah Anda punya "rumah pribadi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan kirimkan biografi dan CV Anda ke

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

  • 0
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
prev
next

Dulang Suara


Dulang Suara
Jusuf Kalla | Majalah Tokoh Indonesia 14

Persaingan dua pasangan kontestan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) putaran kedua tampaknya akan berlangsung ketat. Maka pantas saja kedua pasangan melakukan konsolidasi dengan berbagai cara untuk memenangkan putaran final Pilpres 20 September 2004 itu.

Mengamati konsolidasi dan komunikasi politik yang dilakukan kedua pasangan, tampaknya ada perbedaan yang cukup signifikan. Pasangan Susilo Bambang Yudhoyono Presiden RI Keenam (2004-2014) Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla Wakil Presiden RI (2004-2009), Ketua Umum PMI Jusuf Kalla (SBY-JK), yang berada di atas angin dengan perolehan lebih 33.5 persen pada Pilpres putaran pertama, mengedepankan ‘koalisi’ langsung dengan rakyat, kemudian setelah Pilpres usai akan dilanjutkan koalisi dengan partai. Alasannya, rakyatlah yang punya otoritas memilih langsung.

Sementara pasangan Megawati Soekarnoputri Presiden RI Kelima (2001-2004) Megawati Soekarnoputri dan KH Hasyim Muzadi (Mega-Hasyim) mengawalinya dengan konsolidasi antarpartai yang melahirkan Deklarasi Koalisi Kebangsaan. Alasannya, partai adalah penyambung aspirasi rakyat dan mendapat dukungan dari rakyat. Partai adalah pilar demokrasi. Melalui partai yang berkoalisi itu mereka berkomunikasi langsung dengan rakyat pendukungnya.

MAJALAH TOKOH INDONESIA 14 ? TOKOH UTAMA: Jusuf Kalla Wakil Presiden RI (2004-2009), Ketua Umum PMI Jusuf Kalla Pendulang Suara Putaran kedua = Kader Golkar 39 Tahun = Negarawan yang Relijius = SBY-JK Solusi = WAWANCARA: Jusuf Kalla, 74% Rakyat Ingin Perubahan = OPINI TOKOH: Rauf Purnama, Nilai Tambah SDA = BERITA: SBY-JK Terima Mandat Perubahan = KAPUR SIRIH: Dulang Suara = SELEBRITI: Camelia Malik Diva Dangdut Camelia Malik = SURAT: Laurence Manullang dll Pilpres 20 September 2004 akan membuktikan pendekatan politik mana yang paling efektif untuk mendulang suara rakyat pemilih. Jika SBY-JK menang, maka seharusnya elit-elit partai introspeksi: Apa yang salah dalam sistim dan perilaku kepartaian kita? Sebaliknya, Jika Mega-Hasyim yang hanya bermodal dasar 26,6 persen menang, maka SBY harus mengakui kekeliruannya bahwa mesin politik partai ternyata berfungsi sebagai jembatan mendulang suara rakyat.

Melihat hasil Pemilu Legislatif dan Pilpres putaran pertama, memang pantas saja SBY merasa di atas angan memasuki Pilpres putaran kedua. Namun popularitasnya yang telah mencapai puncak, harus dicermati dan diantisipasi jangan-jangan memasuki fase antiklimaks pada Pilpres putaran kedua.
Salah satu langkah antisipatif adalah mengoptimalkan eksistensi pasangannya Jusuf Kalla. Pada edisi ini, kami menampilkan sosok pengusaha dan poltisi yang negarawan ini sebagai pendulang suara pasangan ini pada putaran kedua Pilpres mendatang.

Diperkirakan, posisinya akan dapat mendulang suara dari simpatisan Partai Golkar mengingat dia seorang kader yang sempat lolos Prakonvensi Capres Partai Golkar. Juga akan mendulang suara dari luar Jawa, terutama dari Indonesia bagian Timur. Termasuk dari kalangan muslim, baik Nahdlatul Ulama maupun Muhammadiyah, sebab ia seorang nahdliyin dan isterinya dibesarkan dalam keluarga Muhammadiyah. Bukan itu saja, di kalangan nonmuslim pun namanya cukup akrab. Dia memang seorang negarawan yang pluralis dan relijius. Jakarta, September 2004 * Redaksi ?Kapur Sirih, Majalah Tokoh Indonesia 14


Ditayangkan oleh cross  |  Dibuat 01 Sep 2004  |  Pembaharuan terakhir 22 Feb 2012

Intermezzo
Perlu waktu 3 tahun bagi Indonesia untuk mendapatkan pengakuan terhadap budaya batik sebagai budaya milik Indonesia setelah 6 negara perwakilan Unesco melakukan pengkajian dan verifikasi.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp: (021) 8293113, Telp/SMS: (021) 32195352, 32195353, Fax: (021) 83787235
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik, (2) Ucapan terima kasih di kolom komentar, (3) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat, (4) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Beri Komentar

Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


Kode keamanan Refresh

 

Like and Support Us

Komunitas

  • Terbaru
  • Komentar
  • Tegar Sampai Akhir

    nedyne
    Pengkhianat negara gini, ngapain dipublish... entah berapa dibayar WHO buat jadi antek mafia farmasi
     
  • Irwan Hidayat

    m.nailul anwar noer
    Alhamdulillah, kami selaku warga negara Indonesia, sangat bangga atas tercapainya cita2 Sidomuncul, dan ...

Aktivitas Terbaru di Facebook

Poling Tokoh