WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Perusahaan Berbasis On-Demand


Perubahan yang cepat, dinamis dan tidak dapat diprediksi dalam dunia bisnis menuntut berbagai perusahaan untuk memperbaiki bahkan bila perlu merombak mekanisme responsifitas proses bisnisnya. Salah satu solusi terbaiknya adalah dengan mengadopsi kemampuan teknologi yang terbukti mampu mengantisipasi berbagai perubahan baik dari dalam atau luar perusahaan. Betti Alisjahbana mengemukakan hal itu dalam wawancara dengan TokohIndonesia.com.

Tokoh Terkait
Skip TOC

Article Index

  1. Perusahaan Berbasis On-Demand current position
  2. 02 | Peran IBM Memasyarakatkan IT
  3. 03 | SDM di IBM
  4. 04 | Prospek IT di Masa Depan

Itulah sebabnya IBM dengan gencar menjual konsep on-demand ke berbagai perusahaan. Dengan konsep ini, perusahaan berbasis on-demand dapat menyesuaikan diri terhadap perubahan yang terjadi baik yang positif maupun negatif serta terus meningkatkan kinerja perusahaan baik dari segi perolehan laba, produktivitas, dan sebagainya. Berikut ini rangkuman pandangan Betti Alisjahbana yang dikemukakan dalam wawancara dengan Lihat Daftar Wartawan
Lihat Daftar Wartawan
wartawan
TokohIndonesia.com, Mangatur Lorielcide Paniroy - Marjuka, pada 7 Oktober 2003, di kantor IBM Indonesia, Gedung Landmark Lt. 31, JL Jenderal Panglima Besar TKR/TNI
Panglima Besar TKR/TNI
Sudirman
Jakarta, dalam kapasitasnya sebagai Presiden Lihat Daftar Direktur
Lihat Daftar Direktur
Direktur
IBM Indonesia.

Perusahaan berbasis on-demand berusaha meminimalkan fixed cost dan lebih mengaju pada variable cost dalam melakukan aktivitas Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
bisnis
nya. Bila keadaan Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
bisnis
sedang baik dan permintaan meningkat, cost yang dikeluarkan sebanding dengan peningkatan itu. Bila keadaan Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
bisnis
kurang baik dan permintaan menurun, cost yang dikeluarkan sebanding dengan penurunan itu. Jadi, perusahaan terhindar dari biaya-biaya yang tidak produktif. Kenyataan yang ada sekarang adalah masih banyak perusahaan bersandar pada fixed cost sehingga bila keadaan ekonomi sedang sulit, biaya tetap tinggi. Oleh karena itu, IBM membantu pelanggan-pelanggannya menjadi perusahaan yang berbasis on-demand, responsif, fleksibel dan variabel sehingga mereka bisa sukses dengan pendapatan yang terus tumbuh berkembang.

Dalam membantu pelanggannya menjadi perusahaan berbasis on-demand, IBM mempunyai 3 pendekatan. Pendekatan pertama adalah menyediakan jasa konsultasi transformasi bisinis. IBM membantu pelanggannya mendefinisikan on-demand strategy dan business model yang diperlukan supaya perusahaan mempunyai dasar yang benar dan kuat untuk menjadi sebuah perusahaan berbasis on-demand.

Pendekatan kedua adalah menyediakan teknologi yang menunjang dimana perusahaan berbasis on-demand memiliki karakteristik khusus seperti terbuka, artinya, perusahaan berbasis on-demand perlu mengintegrasikan proses bisnisnya mulai dari internal perusahaan hingga ke supplier dan konsumen. Oleh karena itu, dibutuhkan teknologi yang mengikuti standar, memungkinkan integrasi dari berbagai aplikasi, software dan hardware, mempunyai utilisasi yang tinggi sehingga terhindar dari computing resources yang menganggur, autonomic, yaitu berusaha sebanyak mungkin membuat system management-nya menjadi sederhana dan otomatis serta resiliency, yaitu ketahanan terhadap berbagai perubahan.

Pendekatan ketiga adalah fleksibilitas pengadaan teknologi itu sendiri. Dengan adanya fleksibilitas dalam pengadaan teknologi, perusahaan bisa menikmati teknologi dan support tanpa harus memiliki secara langsung teknologi itu sendiri, inilah yang dinamakan outsourcing. IBM juga memberikan fleksibilitas dari segi on-demand capacity. Artinya, biaya pemakaian dapat disesuaikan dengan jumlah pemakaian computing resources.. Bila perusahaan membutuhkan lebih banyak penggunaan, maka yang dibayarkan sesuai dengan tambahan jumlah pemakaian yang dilakukan.

Untuk mendukung bisnisnya, tahun 2002 lalu, IBM membeli PricewaterhouseCoopers Consulting sekitar 3,5 milyar dolar AS dalam bentuk dana tunai maupun saham. Bila dulu IBM lebih ke arah teknologi saja, sekarang IBM turut pula menangani business transformation suatu perusahaan yang tentu saja sangat membutuhkan konsultan-konsultan bisnis yang profesional.

Mengkomunikasikan dan menjual konsep on-demand kepada berbagai perusahaan menuntut IBM mengubah pendekatannya. Komunikasi harus dimulai dengan orang yang tepat. Bila dulu penawaran teknologi IT dibicarakan dengan IT manager saja, sekarang dengan konsep ini, komunikasi juga dilakukan dengan pemilik atau pemimpin perusahaan dimana mereka lebih mengerti tentang model bisnis dan prioritas bisnis perusahaannya.

Pendekatan yang dilakukan pun harus relevan dan berbeda. Pendekatan kepada pemimpin perusahaan lebih kepada bagaimana teknologi itu bisa mempengaruhi bisnisnya sedangkan dengan IT manager lebih kepada sisi teknologinya itu sendiri. Misalkan saja, untuk mendukung fokus bisnisnya ini, IBM mensosialisasikan konsep on demand kepada para pelanggan, di Darmawangsa Hotel, 17 Januari 2003 yang lalu.

Sebelum gencar menjual konsep on-demand ke berbagai perusahaan, IBM sudah menggeluti dunia e-business, dimana internet dan IT dimanfaatkan untuk menunjang bisnis pelanggan. Ada tiga tahap yang IBM lalui dalam menerapkan e-business dalam suatu perusahaan. Tahap pertama adalah perusahaan memiliki situs di internet. Tahap kedua adalah integrasi. Selain tampil di web, pengunjung juga dapat melakukan transaksi online, misalkan membeli barang, transfer uang antar account, dan sebagainya.

Tahap ini implementasinya lebih kompleks karena memerlukan integrasi yang menyeluruh terhadap proses bisnis dalam perusahaan itu. Mulai dari integrasi penjualan, proses delivery, proses penagihan. Tahap ketiga adalah e-business on-demand. Bila pada tahap kedua integrasi hanya terbatas pada perusahaan itu sendiri, sedangkan pada tahap ketiga, integrasi yang dilakukan sudah termasuk partner, customer dan supplier-nya. Integrasi pada tahap ketiga ini jauh lebih lengkap.

Semenjak tahun lalu, IBM mulai fokus pada on-demand dan secara agresif masuk pada tahap ketiga dengan menyediakan jasa transformasi bisnis. Berkaitan dengan kondisi pasar, IBM masih harus berhadapan dengan kenyataan bahwa 65% perusahaan di dunia masih berada pada tahap pertama, 28% tahap kedua, dan sisanya mulai masuk ke tahap ketiga.?Mangatur Lorielcide Paniroy - Marjuka (Diterbitkan juga di Majalah Digital Tokoh Indonesia
Majalah Digital Tokoh Indonesia
Majalah Tokoh Indonesia
Edisi 05)

*** TokohIndonesia.Com (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)

 

Page 1 of 4 All Pages

  • «
  •  Prev 
  •  Next 
  • »

Ditayangkan oleh sira  |  Dibuat 07 Oct 2003  |  Pembaharuan terakhir 11 Aug 2012
Empat Sindrom Politik Islam Wahabi

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 43

Tokoh Monitor

KPK Observer

Buku Pilihan

thumb

Dalam catatan sejarah perang, kita dapat menemukan beberapa pertempuran klasik, yaitu kiprah militer yang dikagumi para pemimpin militer dan sejarawan selama berabad-abad. Cannae adalah salah satu pertempuran demikian. Dipimpin oleh Hannibal Barca, seorang pemimpin perang yang mampu mempersatukan berbagai suku bangsa, dan membuktikan kehebatan strateginya dengan memukul mundur pasukan Romawi.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: