WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Kekuatan Moral


Kekuatan Moral
Hidayat Nur Wahid | Majalah TokohIndonesia 06

Hari-hari ini, hampir semua kita berpendapat bahwa keterpurukan bangsa ini adalah akibat runtuhnya moralitas bangsa, terutama di kalangan elit. Artinya, sesungguhnya kita masih memiliki kesadaran (pengetahuan) bahwa bangsa ini akan bangkit dari keterpurukan jika kita (terutama para elit) mampu menjagai nurani dan moralitas masing-masing. Tetapi, sayang, kesadaran tentang kekuatan nurani dan moral itu hanya berada pada retorika di ujung lidah, tidak lagi berada di dalam jiwa dan perilaku kita.

Jadi, ada kesenjangan antara pengetahuan tentang moral (cognition) dan perilaku (action). Tragisnya, kita juga membanggakan diri sebagai bangsa yang relijius, penganut agama. Bukankah agama diturunkan ke dunia untuk menyempurnakan akhlak manusia? Rupanya, kesadaran beragama kita juga masih hanya menyentuh aspek kognitif. Sementara perilaku kita masih jauh menyimpang dari kaidah moral yang diajarkan agama, termasuk perilaku beberapa pemimpin agama sendiri.

Maka, bangsa ini menghadapi berbagai permasalahan moral, seperti korupsi, keserakahan, kebencian, iri hati, ketidakjujuran dan sebagainya yang dilakukan oleh para manusia yang tidak bermoral. Masalahnya, apa solusi untuk keluar dari kemerosotan moral ini?

Komitmen dan keteladanan, terutama di kalangan elit! Mungkin, timbul pertanyaan: Bukankah komitmen dan keteladanan itu justru telah sirna? Ya! Tapi kita harus mulai masuk dari pintu optimisme. Masih ada (mungkin banyak) tokoh dan elit yang punya komitmen dan berperilaku teladan. Siapa-siapa mereka? Kolom ini terlalu sempit menyebutnya satu per satu.

Tetapi, kali ini kami menyajikan satu tokoh dari sekian banyak tokoh yang kami yakini punya komitmen berperilaku bermoral itu. Yang menarik dari tokoh ini adalah komitmen mengedepankan moral itu justru tumbuh berkembang dalam institusi politik (partai politik) yang dibangunnya bersama-sama dengan tokoh-tokoh yang punya komitmen mengedepankan moral dan dakwah. Sehingga merupakan kekuatan moral terpadu (tersistim) dari kekuatan moral individu-individu yang tergabung di dalamnya. Mereka kini tergabung dalam Partai Keadilan Sejahtera (dulu Partai Keadilan).

Mereka dan institusinya itu dapat kita sebut sebagai sebuah model yang memberi jawaban dan solusi untuk memecahkan masalah kemerosotan moral bangsa ini. Bagi orang yang berkepentingan politik sempit (kelompok), pernyataan ini mungkin saja dianggap berlebihan. Tapi bagi kebanyakan orang, termasuk para pengunjung website TokohIndonesia DotCom, rupanya mempunyai penilaian bahwa si tokoh Dr HM Ketua MPR-RI 2004-2009
Ketua MPR-RI 2004-2009
Hidayat Nur Wahid
, Ketua Umum PK Sejahtera, itu pantas dipilih sebagai tokoh negarawan, bersih KKN dan menjadi idola. (Poling TokohIndonesia 2003).

Kita berharap bermunculan individu dan organisasi (terutama parpol) yang punya komitmen kuat berperilaku bermoral. Redaksi ?Kapur Sirih Majalah Digital Tokoh Indonesia
Majalah Digital Tokoh Indonesia
Majalah Tokoh Indonesia
Edisi 06
(11-2003)


Ditayangkan oleh cross  |  Dibuat 01 Nov 2003  |  Pembaharuan terakhir 11 Aug 2012
Globalisasi Dan Pendidikan Kuhp Magna Carta Penjahat

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Bersikaplah gembira, murah hati, bersuka-cita dan mampu memaafkan. Ya, Anda bisa memiliki semua sikap itu sekalipun Anda miskin harta sama sekali! Tersenyumlah senantiasa sekalipun orang memusuhi Anda. Sang Buddha Tertawa akan menunjukkannya kepada kita.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: