ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Subur Budhisantoso

Antropolog Partai Demokrat

Antropolog dari UI, ini dipercayakan SBY memimpin Partai Demokrat (PD) sebagai Ketua Umum. Mengandalkan popularitas SBY, di bawah kepemimpinan mantan Direktur Sejarah dan Nilai Tradisional Departemen P & K, ini  PD tampil mengesankan pada Pemilu Legislatif April 2004, meraih 7% suara dan berada pada urutan lima besar.

RahardjoTjakraningrat

Kiprah Politik Bermoral

Ketua Umum Partai Sarikat Indonesia (PSI) ini berpendapat untuk bisa melepaskan bangsa ini dari krisis multidimensional dibutuhkan pemimpin baru yang memiliki kriteria jujur, jati dirinya jelas, kehidupannya mapan, memiliki semangat kewirausahaan tinggi, sebagai manajer yang menguasai public administration, juga harus dekat dengan rakyat.

 
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
 
  P O L I T I S I
 ► Politisi
 ► MPR-RI
 ► DPR-RI
 ► DPD
 ► DPRD
 ► Partai-Pemilu
 ► Ormas
 ► OKP
 ► LSM-Aktivis
 ► Asosiasi
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► In Memoriam
 ► Majalah
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 

 


 
PARTAI  
INFO PARTAI dan SEPUTAR PEMILU  
   

Dr. Ruyandi Hutasoit, Sp.U, MA

Damai Sejahtera bagi Bangsa

Ketua Yayasan Doulos, ini mendeklarasikan Partai Damai Sejahtera (PDS) demi damai sejahtera bagi bangsa. Partai politik peserta Pemilu 2004  bernomor urut 19 ini tidak hanya sebagai sarana menyalurkan suara hati umat kristiani namun juga berftekad berperan aktif membangun bangsa, tanpa membedakan agama, suku dan golongan.

 

Sukmawati Sukarnoputri

Kaum Nasionalis, Bersatulah!

Sukmawati tampak lebih kental sebagai anak ideologis Bung Karno. Partai yang didirikan dan dipimpinnya diberi nama Partai Nasional Indonesia (PNI) Marhaenisme, dideklarasikan 20 Mei 2002. PNI Marhaenisme, kata Sukmawati, merupakan kelanjutan dari PNI yang didirikan oleh ayahnya Bung Karno, Bapak Marhaenisme, bersama kawan-kawannya pada 4 Juli 1927.

 

Dr. Sjahrir

Menyongsong Indonesia Baru

Pria tambun yang cerdas ini lebih dikenal sebagai ekonom. Namun, sejak 23-9- 2002 ia merambah ke bidang politik dengan mendirikan Partai Perhimpunan Indonesia Baru. Ia dan partainya berharap bisa menjadi penerang yang  membuka jalan menyongsong Indonesia Baru, Indonesia yang demokratis, berkeadilan dan majemuk.

 

Dr HM Hidayat Nur Wahid, MA

Kedepankan Moral dan Dakwah

Ia politisi, uztad dan cendekiawan yang bergaya lembut. Sosoknya semakin dikenal masyarakat luas setelah ia menjabat Presiden Partai Keadilan (PK), kini menjadi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ia tidak pernah bercita-cita jadi politisi. Kepemimpinnya di PK memberi warna tersendiri dalam peta perpolitikan nasional.

 

Prof. Dr. M. Amien Rais

‘King Maker’ Pentas Politik Nasional  

Kiprah Prof. Dr. M. Amien Rais dalam pentas politik nasional cukup fenomenal. Kendati Partai Amanat Nasional (PAN) yang dipimpinnya, hanya mendapat tujuh persen suara pada pemilu 1999, ia mampu mewarnai peta politik nasional dan nyaris pula jadi presiden pada SU-MPR 1999. Dan, kini ia menjadi salah satu kandidat calon presiden 2004.

 

KPU Umumkan

Nomor Urut Partai Peserta Pemilu 2004

Jakarta (8/12/03): Rapat Paripurna Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dihadiri para Ketua Umum dan Sekjen 24 partai yang peserta Pemilu 2004, mengundi nomor urut sbb:

1. Partai Nasional Indonesia Marhaenisme
2. Partai Buruh Sosial Demokrat
3. Partai Bulan Bintang
4. Partai Merdeka
5. Partai Persatuan Pembangunan
6. Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan
7. Partai Perhimpunan Indonesia Baru
8. Partai Nasional Banteng Kemerdekaan
9. Partai Demokrat
10. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia
11. Partai Penegak Demokrasi Indonesia
12. Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia
13. Partai Amanat Nasional
14. Partai Karya Peduli Bangsa
15. Partai Kebangkitan Bangsa
16. Partai Keadilan Sejahtera
17. Partai Bintang Reformasi
18. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
19. Partai Damai Sejahtera
20. Partai Golongan Karya
21. Partai Patriot Pancasila
22. Partai Sarikat Indonesia
23. Partai Persatuan Daerah
24. Partai Pelopor

   

Megawati Sukarnoputri

Mbak Pendiam itu Emas

Diam (tak banyak bicara) itu emas, akhirnya menjadi suatu kekuatan bagi Megawati. Kendati, mendapat tekanan dan rintangan bahkan caci-maki, dia tetap diam dan sabar. Buahnya, ia pun berhasil mengga-pai singgasana Presiden RI ke-5. Setelah menjabat presiden, ia pun tetap tak banyak bicara.

 


:: Partai Peserta Pemilu 1999

:: Partai Baru Terdaftar 2000

 

Hatta Rajasa (2)

Sosok Politisi Pluralis Relijius

Sebelum masuk PAN, ia tidak pernah berpolitik praktis. Karena tidak ada kesempatan sesuai iklim politik pada zaman orba. Padahal ketika mahasiswa, ia menyenangi bidang tersebut. Sehingga ketika Amien Rais menggerakkan reformasi, ia pun sudah mulai ikut aktif. Sampai ketika PAN dideklerasikan 23 Agustus 1998, ia pun ikut bergabung.