| DPR |
|
| DEWAN PERWAKILAN RAKYAT |
|
| |
|
2004-2009
Fraksi Partai Golkar
Fraksi PDI-P
::
Pimpinan DPR-RI
:: Fraksi PDI-P
:: Fraksi Golkar
:: Fraksi PPP
:: Fraksi PKB
::
Fraksi Reformasi
:: Fraksi KKI
:: Fraksi PBB
:: Fraksi PDU
:: Fraksi PDKB
:: Fraksi TNI-Polri
:: Sekretariat Jenderal
Slamet Effendy Jusuf
Politisi berwawasan kebangsaan ini sangat merasa beruntung
karena berada
pada momen-momen perubahan yang sangat penting dan dahsyat. Sesungguhnya,
ia seorang konseptor sejati kembalinya Nahdlatul Ulama ke Khittoh 1926.
Saat mahasiswa, ia menjadi juru bicara memperjuangkan agar PMII, menjadi
organisasi yang independen dari struktur Partai NU. Terakhir, sebagai
Wakil Ketua Panitia Ad-Hoc (PAH) I Badan Pekerja MPR aktif mempersiapkan
perubahan UUD 1945.
Alexander Litaay
Pada masa puncak tekanan kepada PDI
pimpin-an Megawati, ia menjabat Sekretaris Jenderal hingga saat PDI
berubah nama menjadi PDI Perjuangan. Kemudian, partai
ini berhasil menjadi pemenang Pemilu 1999.
Namun ia tidak ikut terangkat dalam
puncak kekuasaan itu. Malah ia seperti disingkirkan dari pusat pengambilan
keputusan partai. Marwah Daud Ibrahim
Ia memang penentang Akbar Tandjung yang cukup lantang. Sosoknya di DPR
memang tidak lepas dari kelompok dia berkumpul, Iramasuka. Sebuah kelompok
yang menglaim perwakilan dari Indonesia bagian Timur. Otomatis ia berada
satu blok dengan BJ Habibie, mantan presiden yang pernah merasa dikhianati
Akbar.
Panda Nababan
Penerima penghargaan jurnalistik Adinegoro (1976), ini menjadi salah
seorang anggota Fraksi PDIP DPR RI yang tergolong menonjol. Ia sering
tampil dalam dialog interaktif dan seminar. Pria kelahiran
Siborong-borong,Tapanuli Utara, 13 Februari 1944, ini pernah menjabat
Wakil Pemimpin Umum Majalah Forum Keadilan, 1990-1999 dan sampai saat ini
sebagai pemegang saham majalah tersebut.
Hamdan Zoelva, S.H.
Pria
kelahiran
Bima, Nusa Tenggara Barat, 21 Juni 1962 ini terpilih menjadi anggota DPR
dari Partai Bulan Bintang. Sebelumnya, lulusan Fakultas Hukum Universitas
Hasanuddin (1986) ini berprofesi pengacara. Kini ia menjabat Wakil Ketua
Kemisi II DPR yang membidangi Hukum dan Dalam Negeri. Selain itu, ia juga
menjabat Ketua DPP PBB (2000-2005).
Aisyah Aminy
Politisi wanita kawakan dari
PPP ini
menerima anugerah Bintang Jasa Utama dari pemerintah pada HUT Kemerdekaan
RI ke-59 17 Agustus 2004. Walau sudah memasuki usia anugerah di atas 70
tahun, wanita kelahiran Sumatera Barat 1 Desember 1931 ini masih tetap
lantang memperjuangkan aspirasi rakyat yang diwakilinya.
|
|
Ali Masykur Musa
Anggota DPR 2004-2009 dari Partai Kebangkitan Bangsa
ini seorang politisi muda yang berpotensi masuk dalam bursa
kepemimpinan nasional. Mantan Ketua FKB DPR RI (2001-2002) dan Ketua DPP
PKB ini seorang politisi muda yang bisa diharapkan untuk membangun
Indonesia sebagai bangsa yang flural.
Drs HN Serta Ginting
Dia anggota DPR yang tergolong vokal. Kritiknya terkadang sangat tajam,
menyengat, sehingga memerahkan kuping para menteri dan pejabat yang
menjadi mitra kerja Komisi IX (Kependudukan, Kesehatan, Tenaga Kerja dan
Transmigrasi). Tapi seperti diakuinya, semua itu dilakukan dengan tulus.
Deding Ishak Ibnu Sudja
Dia wakil rakyat
bergelar doktor bidang
kebijakan publik, pucuk pimpinan Ormas besar, dan pemangku sebuah
lembaga pendidikan tinggi agama Islam. Dengan kapasitas intelektual dan
politis yang dimiliki, dia bertekad menjadikan pembangunan bidang
pendidikan sebagai panglima di negeri ini.
Prof Astrid Susanto PhD (1936-2006)
Guru
Besar Sosiologi Komunikasi FISIP UI, yang juga terjun dalam dunia
politik (DPR/MPR), ini meninggal dunia di RS Harapan Kita, Jakarta, 13
April 2006 pukul 08.55 WIB. Jenazah puteri bangsa bernama lengkap Prof
Dr Maria Antonia Astrid Sunarti Susanto, ini dimakamkan di TPU Tanah
Kusir, Jakarta.
Budi Harsono
Gaya
bertuturnya lemah-lembut. Sikapnya low profile dan ikhlas. Perawakannya
pun mungil. Tapi, siapa sangka sosok politikus ini ternyata
seorang patriot pensiunan TNI penyandang bintang tiga. Dia mengidamkan terciptanya manusia Indonesia bermental pembela negara, bukan
pengusung kepentingan pribadi.
Enggartiasto Lukita
Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI 2004-2009 asal Provinsi Jawa Barat
kelahiran Cirebon, 12 Oktober 1951, ini seorang pengusaha yang aktif
berorganisasi. Dirut PT Kemang Pratama ini pernah memimpin REI sebagai
Ketua Umum (1992-1995) dan Wakil Bendahara Umum DPP Golkar (1998-2004).
M Aziz Syamsuddin (01)
Dia politisi muda berwawasan lintas profesi. Meski masih muda Aziz
Syamsuddin sudah menekuni beberapa profesi, mulai dari bankir, advokat
sampai anggota DPR-RI. Namun dalam aneka profesi itu, dia selalu
konsisten untuk menempatkan diri in lining dengan level ground basic-nya
di bidang keuangan dan hukum.
Ali Mochtar Ngabalin
Anggota DPR yang satu ini sangat mudah dikenali. Selain karena nada
bicaranya yang lantang, tegas, serta
vokal, penampilannya juga unik. Ali Mochtar Ngabalin, wajahnya dihiasi
janggut dan kumis dan selalu mengenakan busana stelan jas necis dipadu
lengkap dengan lilitan surban.
Nursyahbani Katjusungkana
Mantan Direktur Eksekutif Solidaritas Perempuan dan Direktur LBH Asosiasi
Perempuan untuk Keadilan (APIK) Jakarta, ini seorang aktivis dan
pengacara yang kemudian terjun ke dunia politik praktis. Setelah menjadi
Anggota MPR Utusan Golongan (1999-2004) kemudian masuk PKB dan terpilih
menjadi Anggota DPR RI (2004-2009).
Didik Junaidi Rachbini
Ketua
DPPPartai Amanat Nasional (PAN) ini mendeklarasikan
kesediaannya untuk maju sebagai kandidat ketua umum PAN dalam Kongres II
PAN di Semarang, April 2005. Pakar ekonomi yang guru besar Universitas
Indonesia ini mengemukakan lima misi yang akan diwujudkannya dalam memimpin
PAN.
HR Agung Laksono
Ketua
DPP Partai Golkar Korbid OKK dan mantan Menpora, ini terpilih sebagai
Ketua DPR-RI periode 2004-2009. Dia terpilih satu paket (Paket A) dengan
empat Wakil Ketua DPR yakni Soetardjo Soerjogoeritno (PDI-P), Muhaimin
Iskandar (PKB) dan Zaenal Ma'arif (PBR) yang dicalonkan Koalisi Kebangsaan
(Partai Golkar, PDIP, PBR dan PDS).
Zaenal Ma’arif
Karir politiknya melesat bak meteor. Kali pertama menikmati
empuknya kursi DPR RI, dia langsung duduk di kursi wakil ketua DPR.
Riwayat organisasi yang dilakoni pria kelahiran 14 September 1955 ini
boleh dibilang lebih banyak berkutat di daerah. Sebelumnya "hanya" pernah
mencicipi kursi legislatif sebagai wakil ketua DPRD II Surakarta. |
|