| DKI JAKARTA |
|
| PEJABAT PEMDA |
|
| |
|
:Gubernur Kepala Daerah
1945-1951 :: Suwiryo (Walikota)
1951-1983 :: Syamsurizal (Walikota)
1953-1960 :: Sudiro (Walikota )
1960-1964 :: Sumarno
1964-1965 :: Henk Ngantung
1965-1966 :: Sumarmo
1966-1977 ::
Letjen KKO Ali Sadikin
1977-1982 :: Letjen Tjokropranoto
1982-1987 :: Mayjen R.Soeprapto
1987-1992 ::
Letjen
Wiyogo Atmodarminto
1992-1997 ::
Letjen Soerjadi Soedirdja
1997-2007 :: Mayjen Sutiyoso
Wakil Gubernur Kepala Daerah
2002-2007 ::
Fauzi Bowo
Kabupaten/Kotamadya
Kod. Jakarta Pusat
Kod. Jakarta Barat
Kod. Jakarta Selatan
Kod. Jakarta Timur
Kod. Jakarta Utara
Kabupaten Kepulauan Seribu
Data
Berdiri : 10 Februari 1965
Ibukota : Jakarta
Luas Wilayah : 661.62 Km (0,03 % Luas Indonesia )
Penduduk : Sensus 1980 : 6.503.499 jiwa; Sensus 1990 : 8.222.515 jiwa
Warga Asing : 50.000 jiwa
Pendidikan : SD (1.144.111), SMP ( 426.688), SMA ( 242.163)
Suku & Marga : Betawi , Jawa, Cina, Arab, Tugu, Depok dll.
Agama : Islam (77,1 %), Kristen (18,2 %), Hindu (0,3 %), Buhda (5,4 %).
Rustam Effendi
Dia pamongpraja yang inovatif dan selalu giat bekerja keras layaknya
seorang entrepreneur atau wirausahawan sejati. Maka, dia digelari pamong
entrepreneur yang berorientasi pelayanan dan kepentingan rakyat. Di setiap
pos pengabdian yang dipercayakan kepadanya, selalu saja meninggalkan jejak
yang patut dikenang.
Drs Effendi Anas, MSi
Jabatan Walikota Jakarta Utara biasanya dipegang oleh kalangan militer,
terutama dari Angkatan Laut. Effendi Anas adalah orang sipil pertama yang
memegang jabatan itu. Namun, soal mengganti jabatan
yang sebelumnya dipegang oleh militer, ternyata bukan kali ini saja. Ia
juga pernah menjadi orang sipil pertama yang menjadi Kakansospol Jakarta Pusat
dan Kadit Sospol DKI.
|
|
Sutiyoso
Jakarta
1/5/2005: Sutiyoso yang akrab dipanggil Bang Yos dinobatkan sebagai
gubernur paling kreatif. Dia orang paling kreatif dalam bidang
pemerintahan menurut penilaian Yayasan Pengembangan Kreativitas (YPK).
Selain Bang Yos, 12 tokoh lainnya menerima penghargaan serupa dalam
bidang masing-masing.
Fauzi Bowo
Dia pemimpin yang bijak dan
bersahaja. Saat masih menjabat Sekwilda
DKI, putra daerah Betawi ini dijagokan beberapa partai dan Bamus Betawi sebagai
calon gubernur DKI. Namun, dia memilih tetap berpasangan dengan Sutiyoso,
dan terpilih sebagai Wakil Gubernur. Diperkirakan, Fauzi Bowo akan
menggantikan Sutiyoso melalui Pilkada langsung 2007.
Soerjadi Soedirdja
Mantan Gubernur DKI Jakarta (1992-1997)
berpangkat Letjen ini seorang tokoh yang sedikit bicara tapi banyak
bekerja. Dia berhasil membebaskan jalan-jalan di Jakarta dari beca dan
membangun banyak fly over. Mantan Mendagri (1999-2001)dan
Menkopolkam(2000-2001), ini lahir
di Jakarta 11 Oktober 1938.
Wiyogo Atmodarminto
Letjen TNI Purn Wiyogo Atmodarminto, yang akrab dipanggil Pak
Wi, saat menjabat Gubernur DKI Jakarta periode 1987-1992 menerapkan
program BMW (bersih, Manusiawi dan ber-Wibawa) . Sebelumnya pria
kelahiran 22 November 1922, itu bertugas sebagai Duta besar RI untuk
Jepang, Pangkowilhan II (1981-1983) dan Pangkostrad
(Januari 1978 - Maret 1980)
Ali Sadikin
Bang
Ali menerima tanda kehormatan Bintang Mahaputera Adipradana karena dinilai
berjasa luar biasa terhadap negara dan bangsa, khususnya mengembangkan
Kota Jakarta sebagai Kota Metropolitan. Presiden Soekarno mengangkat
putera bangsa kelahiran Sumedang, 7 Juli 1927 ini sebagai Gubernur Jakarta
lantaran dianggap kopig alias keras kepala. Dia berhasil sebagai
pemimpin justru karena pembawaannya yang keras itu.
dr. H. Djailani, Mayjen (Purn)
Jakarta barometer ekonomi nasional, sekaligus menjadi tumpuan harapan bagi
penduduk dari propinsi lain. Implikasinya, arus urbanisasi terus meningkat. |
|