A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  P E J A B A T
 ► Pejabat
 ► Presiden
 ► MA
 ► Bepeka
 ► MK
 ► Kabinet
 ► Departemen
 ► Badan-Lembaga
 ► Pemda
 ► BUMN
 ► Purnabakti
 ► Asosiasi
 ► Majalah TI
 ► Nusantara
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► In Memoriam
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 


 
KABINET  
PERIODE 1993-1998  
   

PEMBANGUNAN VI

The Development VI Cabinet

 

Presiden
SOEHARTO
Wakil Presiden
TRY SUTRISNO

 

Susunan Kabinet Pembangunan VI
 

Menteri Koordinator bidang Ekonomi Keuangan dan Industri (EKUIN):

PROF DR SALEH AFIFF

Menteri Koordinator bidang Industri dan Perdagangan:

IR.HARTARTO

Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan:

SOESILO SUDARMAN

Menteri Koordinator bidang Riset dan Teknologi/Ketua BPPT:

PROF.DR.ING.B.J HABIBIE

Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat:

IR. AZWAR ANAS

Menteri Sekertaris Negara:

DRS.MOERDIONO

Menteri Sekertaris Kabinet:

DRS.SAADILAH MURSJID

Menteri Pertahanan/Panglima ABRI:

JENDRAL EDDY SUDRADJAT

Menteri Dalam Negeri:

YOGIE S.MEMET

Menteri Luar Negeri:

ALI ALATAS

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan:

DR.WARDIMAN DJOJONEGORO

Menteri/Ketua BAPPENAS:

DRS.IR.GINANDJAR KARTASASMITA

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara:

TB SILALAHI

Menteri Tenaga Kerja:

DRS.ABDUL LATIEF

Menteri Perumahan Rakyat:

IR.AKBAR TANDJUNG

Menteri Penerangan:

HARMOKO

Menteri Transmigrasi:

SISWONO YUDO HUSODO

Menteri Koperasi:

DR.SUBIJAKTO TJOKROWARDOYO

Menteri Agama:

DR.TARMIZI TAHER

Menteri Kehutanan:

IR.JAMALUDDIN SOERYOHADIKUSUMO

Menteri Keuangan:

DRS.MARIE MUHAMAD

Menteri Kependudukan/Ketua BKKBN:

DR.H.HARYONO SUYONO

Menteri Pemuda dan Olahraga:

HARYONO ISMAN

Menteri Perhubungan Pos dan Telekomunikasi:

DR.IR. HARYANTO DHANUTIRTO

Menteri Perindustrian:

IR.TUNGKI ARIWIBOWO

Menteri Pertambangan dan Energi:

IDA.BAGUS.SOEDJANA

Menteri Pertanian:

PROF.DR.SJARIFUDDIN BAHARSJAH

Menteri Pangan dan Bulog:

PROF.DR.IBRAHIM HASAN

Menteri Perdagangan:

SATRIO (BILLY) BUDIHARDJO JOEDONO

Menteri Pariwisata:

JOOP AVE

Menteri Urusan peranan Wanita:

DRA. MIEN SUGANDHI

Menteri Kehakiman:

OETOYO USMAN SH

Menteri Kesehatan:

PROF.DR.SUYUDI

Menteri Sosial:

NY.INTAN SOEWENO

Menteri Pekerjaan Umum:

RADINAL MOCHTAR

Menteri Negara urusan Lingkungan Hidup (KLH):

IR.SARWONO KUSUMAATMADJA

Menteri/Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM):

SANYOTO SASTROWARDOYO

Menteri Pertanahan dan Agraria:

SONY HARSONO

Gubernur Bank Sentral:

DR. J.SUDRADJAD DJIWANDONO

Jaksa Agung:

SINGGIH, SH

HM Soeharto (1)

Dikhianati Pembantu Dekatnya

HM Soeharto, adalah sosok nama besar yang memimpin RI, selama 32 tahun. Suatu kepe-mimpinan luar biasa yang harus diakui oleh teman dan lawan politiknya (senang atau tidak). Sempat mendapat penghargaan dari FAO atas keberha-silan menggapai swasembada pangan (1985). Namun, akhirnya ia harus meletakkan jabatan secara tragis.

 

Prof Dr Sujudi (1930-2007)

Menkes Berdedikasi Tinggi

OBITUARI: Mantan Menkes (1993-1998) dan Rektor UI Prof Dr Sujudi, kelahiran Bogor, 9 September 1930, meninggal di Jakarta, 23 Juni 2007 sekitar pukul 10.20 Wib. Guru besar emeritus FKUI itu sampai kahir hayat tetap aktif sebagai sesepuh Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Jepang dan lain-lain.

 

Yogie S Memet (1929-2007)

Mantan Gubernur Jabar dan Mendagri

OBITUARI: Mantan Mendagri dan Gubernur Jawa Barat Haji RM Yogie Suardi Memet, meninggal pukul 14.15 Kamis 7 Juni 2007 di RS Advent, Bandung. Mantan Anggota DPA dan Pangdam Siliwangi kelahiran Cirebon, 16 Mei 1929, itu dimakamkan Jumat 8 Juni 2007 di TMP Cikutra dengan upacara militer.

 

Edi Sudrajat (1938-2006)

Mantan Panglima ABRI

OBITUARI: Mantan Panglima ABRI (TNI) dan Menhankam (1993-1998), Jenderal (Purn) Edi Sudradjat, meninggal dunia sekitar pukul 13.15, Jumat  1 Desember 2006 di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. mantan KASAD kelahiran Jambi, 22 April 1938, itu sudah lama menderita sakit.

 

Azwar Anas

Pencetus Gebu Minang

Keuletan mantan Menko Kesra Kabinet Pembangunan VI (1993-1998), ini berbuah manis. Jabatan apapun yang diembannya, selalu dijawab dengan memberikan hasil maksimal. Tak mengherankan jika beberapa jabatan dipercakan sebanyak dua periode kepadanya. Atau, dipromosikan ke jabatan baru yang menuntut tanggungjawab lebih besar.

 

Siswono Yudohusodo (1)

Teruji Bersih KKN

Selama menjabat menteri (1988-1998), ia telah teruji bersih dari KKN. Ketua Umum HKTI penerima Entrepreneur Agribusiness Award 2003, ini telah menjalani pergulatan hidup mulai dari pengusaha, politisi, menteri, petani hingga didaulat menjadi calon presiden independen Pemilu Presiden 2004. Ia Capres teruji bersih KKN!

 

Moerdiono

Tiga Dekade Petinggi Setneg

Mantan Menteri Sekretaris Negara (1988-1998), Moerdiono -- biasa dipanggil Pak Moer – selama era Orde Baru bekerja di Sekretariat Negara. Dia selalu hati-hati dalam memberi keterangan kepada pers. Saking hati-hatinya terkesan terbata-bata dan lamban berpikir, padahal ia seorang yang sangat teliti. Dia tergolong ramah dan akrab dengan wartawan.

 

Ginandjar Kartasasmita

Orba itu Hanya Masa Lalu

Anggota DPD dari Jawa Barat yang Menteri Pertambangan dan Energi dan Menteri Negara PPN/Ketua Bappenas di era Orde Baru ini sering diserang sebagai bagian dari Orde Baru. Padahal, menurutnya, Orba itu itu hanyalah masa lalu. Hal itu dikemukakannya Senin (27/9/2004) dalam konteks pencalonannya sebagai Ketua DPD.

 

Harmoko

Menteri Penerangan Tiga Periode

Dia Menteri Penerangan tiga periode, Kabinet Pembangunan IV-VI (1983-1997). Maka tak salah jika banyak orang menyebut mantan Ketua PWI ini sebagai loyalis Soeharto. Namun ketika mahasiswa berdemonstrasi dan menemuinya selaku Ketua DPR/MPR, Harmoko didampingi empat wakil ketua,  tampil di televisi, meminta Pak Harto mundur.

 

Saleh Afiff (1930-2005)

Konseptor Harga Dasar Gabah

Mantan Menko Ekuwasbang 1993-1998, Saleh Affif meninggal dunia dalam usia 75 tahun sekitar pukul 20.00 WIB, Senin 28 Juni 2005 setelah beberapa saat dirawat di RS Pusat Pertamina Jakarta. Konseptor harga dasar gabah kelahiran Cirebon, 31 Oktober 1930, itu meninggal setelah mengalami gangguan pernapasan Minggu sore.

 

Singgih (1934-2005)

Jakas Agung 1990-1998

Mantan Jaksa Agung Singgih SH, meninggal dunia Sabtu 30 Juli 2005 pukul 15.05, di RS Siloam Gleneagles, Karawaci, Tangerang. Penerima Bintang Mahaputera Adiprana kelahiran Jombang, Jawa Timur, 23 Juni 1934 ini meninggalkan seorang istri, Ny Renny Singgih (66), empat anak (D Harnadi, Tri Harnoko, Diana Candra Rina Riyanto, dan Redianto HN) serta enam cucu.