A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  P E J A B A T
 ► Pejabat
 ► Presiden
 ► MA
 ► Bepeka
 ► MK
 ► Kabinet
 ► Departemen
 ► Badan-Lembaga
 ► Mabes TNI
 ► Mabes Polri
 ► Pemda
 ► BUMN
 ► Purnabakti
 ► Asosiasi
 ► Majalah TI
 ► Nusantara
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► In Memoriam
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 


 
KABINET  
REPUBLIK INDONESIA  
   

2009-2014 :: Kabinet Indonesia Bersatu II

2004-2009 :: Kabinet Indonesia Bersatu I

2001-2004 :: Kabinet Gotong Royong
1999-2001 :: Kabinet Persatuan Nasional
1998-1999 :: Kabinet Reformasi Pmbngunan
1998-1998 :: Kabinet Pembangunan VII
1993-1998 :: Kabinet Pembangunan VI
1988-1993 :: Kabinet Pembangunan V
1983-1988 :: Kabinet Pembangunan IV

1978-1983 :: Kabinet Pembangunan III
1973-1978 :: Kabinet Pembangunan II

1971-1973 :: Kabinet Pembangunan I
1967-1968 :: Kabinet Ampera II

1966-1967 :: Kabinet Ampera I

1966-1966 :: Kabinet Dwikora II

1964-1966 :: Kabinet Dwikora I

1963-1964 :: Kabinet Kerja IV

1962-1963 :: Kabinet Kerja III

1960-1962 :: Kabinet Kerja II
1959-1960 :: Kabinet Kerja I

1957-1959 :: Kabinet Karya

1956-1957 :: Kabinet Ali Sastroamidjojo II

1955-1956 :: Kabinet Burhanuddin Harahap

1953-1955 :: Kabinet Ali Sastroamidjojo I

1952-1953 :: Kabinet Wilopo

1951-1952 :: Kabinet Sukiman-Suwirjo

1950-1951 :: Kabinet Natsir

1949-1950 :: Kabinet RIS

1949-1949 :: Kabinet Hatta II

1948-1949 :: Kabinet Darurat

1948-1949 :: Kabinet Hatta I

1947-1948 :: Kabinet Amir Syafruddin II

1947-1947 :: Kabinet Amir Syafruddin I

1946-1947 :: Kabinet Syahrir III

1946-1946 :: Kabinet Syahrir II

1945-1946 :: Kabinet Syahrir I

1945-1945 :: Kabinet Presidentil

 

Hatta Rajasa

Penganut Pluralisme Politik

Penganut pluralisme dalam politik ini berobsesi menjadi politisi negarawan yang mendahulukan kepentingan bangsa. Terlatih bekerja keras, jujur, mandiri dan bekerjasama sejak kecil. Sekjen PAN dan Menristek Kabinet Gotong-Royong ini dipercaya kembali memimpin Departemen Perhubungan dalam Kabinet Indonesia Bersatu.

 

Mari Pangestu

Ekonom Indonesia Kelas Dunia

Menteri Perdagangan Kabinet Indonesia Bersatu dan mantan direktur eksekutif CSIS ini seorang ekonom perempuan Indonesia yang sudah dikenal dunia. Puteri ekonom kondang Panglaykim, ini telah menjadi pembicara laris bukan hanya di Indonesia tapi juga di berbagai belahan dunia. Ia sering dimintai masukan oleh World Bank, IMFdan ADB.

 

Dr. Sri Mulyani Indrawati

Fokus Perbaikan Iklim Investasi

Ia primadona, cerdas, jelita dan populer. Analisisnya kritis, lugas dan jernih. Setahun setelah menjabat Menteri Negara PPN/Kepala Bappenas Kabinet Indonesia Bersatu, mantan Executive Director IMF ini dipercaya menjabat Menteri Keuangan menggantikan Yusuf Anwar dalam reshuffle KIB yang diumumkan 5 Desember dan dilantik 7 Desember 2005.

.

 

Susilo Bambang Yudhoyono (5)

Presiden Pertama Pilihan Rakyat

Ini dia Presiden RI pertama hasil pilihan rakyat secara langsung. Lulusan terbaik Akabri (1973) yang akrab disapa SBY dan dijuluki 'Jenderal yang Berpikir', ini menyerap aspirasi dan suara hati nurani rakyat yang menginginkan perubahan yang menjadi kunci kemenangannya dalam Pemilu Presiden putaran II 20 September 2004.

 

M. Jusuf Kalla

Tokoh Utama Perdamaian Malino

Pengusaha sukses dan kader Golkar ini seorang tokoh yang dinilai ‘bersih’ dan dapat diterima semua golongan. Tak heran bila ia mendapat kesempatan menjabat menteri. Ia pun menjadi tokoh utama perdamaian Malino. Tokoh bersahaja ini pun sempat ikut konvensi capres Golkar, sebelum dipinang SBY menjadi pasangan Cawapres.

 

Andi Mallarangeng

Menteri Pemuda dan Olahraga

Andi Alifian Mallarangeng pria kelahiran Makassar, 14 Maret 1963, menjabat Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menpora) Kabinet Indonesia Bersatu II (2009-2014). Sebelumnya, doktor ilmu politik dari NIU, Illinois, AS (1997), ini menjabat Juru Bicara Kepresidenan.

 

Nila Djuwita Moeloek

Profesor dan Aktivis Kesehatan

Prof. Dr. dr. Nila Djuwita Farid Moeloek, SpM yang akrab dipanggil Nila, ini seorang guru besar dan aktivis kesehatan. Ketua Medical Research Unit FKUI, ini dipercaya menjabat Menteri Kesehatan RI periode 2009-2014. Dokter Spesialis Mata ini seorang pemimpin yang aktif (aktivis) di berbagai organisasi.

 

Sofyan A Djalil (01)

Bukan Kacang Lupa Kulit

Tidak banyak orang mengenal Sofyan Djalil sebelum dia diangkat menjadi Menkominfo (2004-2007) dan Menneg BUMN (2007-2009). Dia mulai dikenal setelah aktif sebagai relawan Lembang 9 (tim sukses JK) yang kemudian bergabung dalam tim sukses SBY-JK dalam Pilpres 2004.

 

Jero Wacik

Simbiosis Budaya dan Pariwisata

Putra Bali kembali mempimpin Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar). Jero Wacik, kelahiran Singaraja, Bali, 24 April 1949, ini dipercaya menjabat Menteri Negara Budpar menggantikan I Gde Ardhika. Lulusan S1 ITB dan FE UI ini, sebelumnya seorang pengusaha jasa pariwisata yang aktif di Partai Demokrat.

 

Purnomo Yusgiantoro

Menteri Pemberani Tidak Populis

Dia menteri terbaik Kabinet Gotong-Royong. Pantas saja Presiden Yudhoyono  mengangangkatnya kembali menjabat Menteri ESDM Kabinet Indonesia Bersatu. Dia menteri pemberani mengambil kebijakan tidak populis demi kepentingan kemandirian bangsa. Berani menaikkan harga BBM mengikuti standar harga internasional.