| KABINET |
|
| PERIODE 1964-1966 |
|
| |
|
DWIKORA I
Presiden
►
Soekarno^
(1901-1970)
Wakil Presiden
Menteri Luar Negeri
►
Soebandrio (1914-2004)
KABINET: 2001-2004 ::
Kabinet Gotong
Royong
1999-2001 ::
Kabinet Persatuan Nasional
1998-1999 :: Kabinet Reformasi
1998-1998 :: Kabinet Pembangunan VII
1993-1998 :: Kabinet Pembangunan VI
1988-1993 :: Kabinet Pembangunan V
1983-1988 :: Kabinet Pembangunan IV
1978-1983 ::
Kabinet Pembangunan III
1973-1978 :: Kabinet Pembangunan II
1971-1973 :: Kabinet Pembangunan I
1967-1968 :: Kabinet Ampera II 1966-1967 :: Kabinet Ampera I 1966-1966
:: Kabinet Dwikora II 1964-1966 :: Kabinet
Dwikora I 1963-1964 :: Kabinet Kerja IV 1962-1963 :: Kabinet
Kerja III 1960-1962 :: Kabinet Kerja II
1959-1960 :: Kabinet Kerja I 1957-1959 :: Kabinet Karya 1956-1957 ::
Kabinet Ali Sastroamidjojo II 1955-1956 :: Kabinet Burhanuddin Harahap
1953-1955 :: Kabinet Ali Sastroamidjojo I 1952-1953 :: Kabinet Wilopo
1951-1952 :: Kabinet Sukiman-Suwirjo 1950-1951 :: Kabinet Natsir
1949-1950 :: Kabinet RIS 1949-1949 :: Kabinet Hatta II 1948-1949 ::
Kabinet Darurat 1948-1949 :: Kabinet Hatta I 1947-1948 :: Kabinet
Amir Syafruddin II 1947-1947 :: Kabinet Amir Syafruddin I 1946-1947
:: Kabinet Syahrir III 1946-1946 :: Kabinet Syahrir II 1945-1946 ::
Kabinet Syahrir I 1945-1945 :: Kabinet Presidentil
|
Proklamator Soekarno (1901-1970)
Soekarno (Bung Karno) Presiden Pertama RI, 1945- 1966,
menganut ideologi pembangunan ‘berdiri di atas kaki sendiri’. Proklamator
ini dengan gagah mengejek Amerika
Serikat dan negara kapitalis lainnya: "Go to hell with your aid." Pemimpin Besar Revolusi ini berhasil
menggelorakan semangat revolusi bagi bangsanya.
Soebandrio (1914-2004)
Mantan
Menlu sekaligus Wakil PM I pada zaman
Soekarno ini wafat dalam usia hampir 90 tahun,
Sabtu 3 Juli 2004. Politisi ulung Orde Lama ini meninggal setelah
sembilan tahun dibebaskan dari penjara yang telah dijalaninya 29,5
tahun sebagai tapol G-30-S/PKI. Setelah bebas, ia mencoba meluruskan sejarah G30S yang disebutnya telah
dimanipulasi.
|