| depkeu |
|
| DEPARTEMEN KEUANGAN |
|
| |
|
Menteri Keuangan:
►Sri Mulyani Indrawati, Ph.D
Kabinet Indonesia Bersatu = 7 Desember 2005 - 20 Oktober
2009
►Jusuf
Anwar
Kabinet Indonesia Bersatu = 21 Oktober 2004 - 7 Desember
2005
►Dr. Boediono
Kabinet Gotong-Royong = 10 Agustus 2001-20 Oktober 2004
► Dr.
Bambang Sudibyo
Kabinet Persatuan Nasional = 23 Oktober 1999 – 22 Juli
2001
►Dr. Ir. Bambang Subianto
Kabinet Reformasi Pembangunan = 23 Mei 1998-20 Oktober
1999
►Dr. Fuad Bawazier
Kabinet Pembangunan VII = 16 Maret 1998-21 Mei 1998
►Drs. Mar’ie Muhammad
Kabinet Pembangunan VI = 17 Maret 1993-16 Maret 1998
►Prof. Dr. J.B. Sumarlin
Kabinet Pembangunan V = 21 Maret 1988-17 Maret 1993
►Drs.Radius Prawiro
Kabinet Pembangunan IV = 19 Maret 1983-21 Maret 1988
►Prof. Dr. Ali Wardhana
Kabinet Pembangunan III = 29 Maret 1978-19 Maret 1983
►Prof. Dr. Ali Wardhana
Kabinet Pembangunan II = 28 Maret 1973-29 Maret 1978
►Prof. Dr. Ali Wardhana
Kabinet Pembangunan I = 6 Juni 1968-28 Maret 1973
►Frans Seda
Kabinet Ampera II = 17 Oktober 1967-6 Juni 1968
►Frans Seda
Kabinet Ampera I = 25 Juli 1966-17 Oktober 1967
►Sumarno, SH
Kabinet Dwikora II = 28 Maret 1966-25 Juli 1966
►Sumarno, SH
Kabinet Dwikora I = 27 Agustus 1964-28 Maret 1966
►Sumarno, SH
Kabinet Kerja IV = 13 November 1963-27 Agustus 1964
►RM Notohamiprodjo
Kabinet Kerja III = 6 Maret 1962-13 November 1963
►Ir. H. Juanda
Kabinet Kerja II = 18 Februari 1960-6 Maret 1962
►Ir. H. Juanda
Kabinet Kerja I = 10 Juli 1959-18 Februari 1960
►Mr. Sutikno Slamet (PNI)
Kabinet Karya = 9 April 1957-10 Juli 1959
►Mr. Jusuf Wibisono (Masjumi)
Kabinet Ali Sastroamidjojo II = 24 Maret 1956-9 April
1957
►Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo (PSI)
Kabinet Burhanuddin Harahap = 12 Agustus 1955-24 Maret
1956
►Dr. Ong Eng Die (PNI)
Kabinet Ali Sastroamidjojo I = 30 Juli 1953-12 Agustus
1955
►Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo (PSI)
Kabinet Wilopo = 3 April 1952-30 Juli 1953
►Mr. Jusuf Wibisono (Masjumi)
Kabinet Sukiman-Suwirjo = 27 April 1951-3 April 1952
►Mr. Sjafruddin Prawiranegara
Kabinet Natsir = 6 September 1950-27 April 1951
►Mr. Lukman Hakim (PNI)
Kabinet Halim = 21 Januari 1950-6 September 1950
►Mr. Lukman Hakim (PNI)
Kabinet Susanto = 20 Desember 1949-21 Januari 1950
►Mr. Sjafruddin Prawiranegara
Kabinet RIS = 20 Desember 1949-6 September 1950
►Mr. Lukman Hakim (PNI)
Kabinet Hatta II = 4 Agustus 1949-20 Desember 1949
►Mr. Lukman Hakim
Kabinet Darurat = 19 Desember 1948-13 Juli 1949
►Mr. A.A. Maramis (PNI)
Kabinet Hatta I = 29 Januari 1948-4 Agustus 1949
►Mr. A.A. Maramis (PNI)
Kabinet Amir Syarifuddin II = 11 November 1947-29 Januari
1948
►Mr. A.A. Maramis (PNI)
Kabinet Amir Syarifuddin I = 3 Juli 1947-11 November 1947
►Mr. Sjafruddin Prawiranegara
Kabinet Syahrir III = 2 Oktober 1946-26 Juni 1947
►Ir. Surachman
Kabinet Syahrir II = 12 Maret 1946-2 Oktober 1946
►Ir. Surachman
Kabinet Syahrir I = 14 November 1945-12 Maret 1946
►Mr. Sunarjo Kolopaking
Kabinet Syahrir I = 12 Maret 1946-14 Oktober 1946
►Mr. A.A. Maramis
Kabinet Presidentil = 14 November 1945-12 Maret 1946
►Dr. Samsi
Kabinet Presidentil = 19 Agustus 1945-14 November 1945
Alamat:
Jl. Lapangan Banteng Timur 2-4, Jakarta Pusat
Telp: Sentral (021) 3449230
Fax: Sekjen (021) 3813324
|
|
Dr. Sri Mulyani Indrawati
Ia primadona, cerdas, jelita dan populer. Analisisnya kritis, lugas dan
jernih. Setahun setelah menjabat Menteri Negara PPN/Kepala Bappenas
Kabinet Indonesia Bersatu, mantan Executive Director IMF ini dipercaya
menjabat Menteri Keuangan menggantikan Yusuf Anwar dalam reshuffle KIB
yang diumumkan 5 Desember dan dilantik 7 Desember 2005.
Jusuf Anwar
Mantan Sekjen Depkeu dan Ketua Bapepam 1988 - 2000 terpilih menjabat
Menteri Keuangan Kabinet Indonesia Bersatu. Dia pejabat karier di Depkeu.
Menurutnya, tantangan terbesar dalam tugasnya sebagai menkeu adalah
mengatasi defisit dalam APBN. Tantangan itu bisa ditangani
dengan memperbanyak sumber penerimaan negara.
Dr. Boediono
Indonesia terancam menghadapi krisi lagi dalam memasuki tahun 2004. Hal
ini mungkin terjadi jika Negara Kesatuan Republik Indonesia secara
bersama-sama gagal mengatasi tiga program yakni berakhirnya program
Dana Moneter Internasional Desember 2003, Pemilihan Umum 2004, dan soal
integritas wilayah. Masa transisi pascaprogram IMF sangat rawan, bukan
hanya menyangkut masalah dana, tetapi juga menyangkut rasa percaya
(confidence) pasar.
Prof. Dr. Bambang Sudibyo (1)
Guru
Besar UGM yang juga mantan Menteri Keuangan RI ini seorang akademisi yang
memiliki sentuhan politik dan bisnis. Menurutnya, ekonomi Indonesia rusak
seperti sekarang ini, lebih banyak karena settingnya yang rusak, bukan
karena pranata ekonomi yang rusak. Sekarang ini, kata mantan Ketua Umum
ISEI ini, ekonomi Indonesia dibungkus oleh tiga lapis risiko.
|
|