|
Menteri Pertambangan dan Energi:
►
Dr. Ir. Purnomo Yusgiantoro, MSc,
MA
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Kabinet Indonesia Bersatu = 21
Oktober 2004-20 Oktober 2009
►
Dr. Ir. Purnomo Yusgiantoro, MSc,
MA
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Kabinet Gotong-Royong = 10 Agustus
2001-20 Oktober 2004
►
Dr. Ir. Purnomo Yusgiantoro, MSc,
MA
Menteri Pertambangan dan Energi Kabinet Persatuan Nasional = 23 Agustus
2000 – 22 Juli 2001
►Letjen
Susilo
Bambang Yudhoyono, MA
Menteri Pertambangan dan Energi Kabinet Persatuan Nasional 23 Oktober
1999-23 Agustus 2000
►Dr. Ir. Kuntoro Mangkusubroto
Menteri Pertambangan dan Energi Kabinet Reformasi Pembangunan = 23 Mei
1998-20 Oktober 1999
► Dr. Ir. Kuntoro Mangkusubroto
Menteri Pertambangan dan Energi Kabinet Pembangunan VII = 16 Maret 1998-21
Mei 1998
►Ida Bagus Sudjana
Menteri Pertambangan dan Energi Kabinet Pembangunan VI = 17 Maret 1993-16
Maret 1998
►Prof.
Dr. Ir. Ginandjar Kartasasmita
Menteri Pertambangan dan Energi Kabinet Pembangunan V = 21 Maret 1988-17
Maret 1993
►Prof. Dr. Subroto
Menteri Pertambangan dan Energi Kabinet Pembangunan IV = 19 Maret 1983-21
Maret 1988
►Prof. Dr. Subroto
Menteri Pertambangan dan Energi Kabinet Pembangunan III = 29 Maret 1978-19
Maret 1983
►Prof. Dr. Moh. Sadli
Menteri Pertambangan Kabinet Pembangunan II = 28 Maret 1973-29 Maret 1978
►Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro
Menteri Pertambangan Kabinet Pembangunan I = 6 Juni 1968-28 Maret 1973
►Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro
Menteri Pertambangan Kabinet Ampera II = 11 Oktober 1967-6 Juni 1968
►Ir. Bratanata
Menteri Pertambangan Kabinet Ampera I = 25 Juli 1966-17 Oktober 1967
►Mayjen Ibnu Sutowo
Menteri Minyak dan Gas Bumi Kabinet Dwikora II = 28 Maret 1966-25 Juli
1966
►Armunanto
Menteri Pertambangan Kabinet Dwikora I = 27 Agustus 1964-28 Maret 1966
►Chaerul Saleh
Menteri Urusan Minyak dan Gas Bumi Kabinet Kerja IV = 13 November
1963-27 Agustus 1964
►Chaerul Saleh
Kabinet Kerja III = 6 Maret 1962-13 November 1963
►Chaerul Saleh
Menteri Perindustrian dan Pertambangan Kabinet Kerja II = 18 Februari
1960-6 Maret 1962
►Chaerul Saleh
Menteri Perindustrian dan Pertambangan Kabinet Kerja I = 10 Juli 1959-18
Februari 1960
Alamat:
Jl. Merdeka Selatan No.18, Jakarta Pusat -10110
Telp: (021) 3804242 Ext.1101
Langsung: (021) 3813232
Fax: (021) 3847461
|
|
Purnomo Yusgiantoro
Dia
menteri terbaik Kabinet Gotong-Royong. Pantas saja Presiden Yudhoyono
mengangangkatnya kembali menjabat Menteri
ESDM Kabinet Indonesia Bersatu. Dia menteri pemberani mengambil kebijakan
tidak populis demi kepentingan kemandirian bangsa. Berani menaikkan harga
BBM mengikuti standar harga internasional.
Susilo Bambang Yudhoyono
SBY, demikian ia akrab disapa. Gaya bicaranya tenang, sistematis dan
berwibawa. Kata-katanya jelas mencerminkan wawasan berpikirnya yang luas.
Pantas saja para pengamat politik memberinya julukan: Jenderal yang
Berpikir. Tak mustahil pula apabila namanya kini mulai ikut meramaikan
bursa calon presiden, paling tidak calon wakil presiden 2004.
Letjen (Purn) Ida Bagus Sudjana
Mantan Mentamben Ida Bagus Sudjana
meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, Minggu 18/8/02
sekitar pukul 20.00 akibat kanker paru-paru. Penyakit itu baru terdeteksi
sekitar enam bulan. Ia sudah dirawat di RS tersebut selama dua bulan. Sebelumnya ia juga
sempat dirawat di Jepang dan Singapura. Ginandjar Kartasasmita
Anggota DPD dari Jawa Barat yang
mantan Mentamben dan
Menteri Negara PPN/Ketua Bappenas ini kendati diserang
sebagai bagian dari Orde Baru, akhirnya berhasil memenangi pemilihan ketua
Dewan Perwakilan Daerah dalam Rapat Paripurna DPD periode 2004-2001. Ia
didampingi Irman Gusman dan La Ode Ida sebagai wakil ketua.
Prof. Dr. Subroto
Gaya penampilannya khas, necis, mengenakan stelan jas gelap dengan dasi
kupu-kupu. Mantan Menteri Pertambangan ini selalu serius bila diajak
bicara tentang migas yang kerap disebut sebagai emas hitam itu. Mimiknya
selalu menjadi serius. Sebagai mantan Sekjen OPEC (organisasi
negara-negara penghasil minyak), di memang punya perhatian khusus terhadap
sektor yang pernah menjadi primadona bagi penerimaan nasional itu.
|
|