A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  P E J A B A T
 ► Pejabat
 ► Presiden
 ► MA
 ► Bepeka
 ► MK
 ► Kabinet
 ► Departemen
 ► Badan-Lembaga
 ► Mabes TNI
 ► Mabes Polri
 ► Pemda
 ► BUMN
 ► Purnabakti
 ► Asosiasi
 ► Majalah TI
 ► Nusantara
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► In Memoriam
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 


 
LIPI  
LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA  
   

Ketua LIPI
Prof Dr Umar Anggara Jenie
Wakil Ketua
Prof Dr Lukman Hakim
Sekretaris Utama:
Drs. Ardjoeno Brodjonegoro
Deputi:
Dr. Ir. Jan Sopaheluwakan, M.Sc (Deputi Bid. Ilmu Pengetahuan Kebumian)
Dr. Endang Sukara (Deputi Bid. Ilmu Pengetahuan Hayati)
Dr. Anung Kusnowo, M.Tech (Deputi Bid. Ilmu Pengetahuan Teknik)
Dr. Dewi Fortuna K.A, M.A (Deputi Bid. Ilmu Pengetahuan Sosial & Kemanusiaan)
Drs. Lukman Hakim, M.Sc (Deputi Bid. Jasa Ilmiah)
Kepala Pusat/Biro:
Dra. Jusni Djatin, MLS (Kapus Dokumentasi & Informasi Ilmiah)
Drs. Soedibyo, MM ( Kepala Inspektorat)
Dr. Rochadi (Karo Perencanaan & Keuangan)
Drs. M. Bashori Imron, M.Si ( Pelaksana Tugas Karo Organisasi & Kepegawaian)
Prajogo ( Karo Kerjasama & Pemasyarakatan Iptek )
Drs. Amir Asyikin Hasmuan, MS (Pelaksana Tugas Karo Umum & Perlengkapan)
Dr. Erman Aminullah, M.Sc (Kapus Penelitian Perkembangan Ilmu Pengetahuan & Teknologi)
Dr. Ir. Hery Haryono (Kapus Penelitian Geoteknologi)
Dr. Ir. Kurnaen Sumadiharga. M.Sc (Kapus Penelitian Oseanografi)
Dr. Ir. Gadis Sri Haryani (Pelaksana Tugas Kapus Penelitian Limnologi)
Dr. Ir. Rudi Subagja (Pj. Kapus Penelitian Metalurgi)
Dr. Arie Budiman, M.Sc (Kapus Penelitian Biologi)
Dr. Usep Soetisna (Pj. Kapus Penelitian Bioteknologi)
Dr. Dedy Darnaedi (Kapus Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor)
Dr. Achiar Oemry (Kapus Penelitian Fisika)
Ir. H. Heru Trisnamurti. M.Sc (Kapus Penelitian Kimia)
Dr. Ir. Engkos Koswara N, M.Sc (Pj. Kapus Penelitian Infonnatika)
Dr. Totok M. S. Soegandi, M.Sc (Kapus Penelitian Tenaga Listrik & Mekatronik)
Dr. Masbah R. T., Siregar (Kapus Penelitian Elektronika & Telekomunikasi)
Drs. Muhammad Hisyam, M.A (Pel. Tugas Kapus Penelitian Kemasyarakatan & Kebudayaan)
Drs. Mahmud Thoha, M.A (Pj. Kapus Penelitian Ekonomi)
Dr.Ir.Aswatini (Pel. Tugas Kapus Penelitian Kependudukan)
Dr. Ikrar Nusa Bhakti (Pj. Kapus Penelitian Politik)
Dra. Yekti Maunati. M.A (Pel. Tugas Kapus Peneitian Sumber Daya Regional)
Sunartoto. M.Eng (Kapus Penelitian Kalibrasi Instrumentasi & Metrologi)
Dr.Ir. Fatimah Zulfah S. P., (Pj. Kapus Standardisasi & Sistem Mutu)
Dr. Ir. Syahrul Aiman (Pj. Kapus Inovasi)

 

Alamat Kantor:
Gedung Widya Sarwono
Jalan Jend. Gatot Subroto No. 10
Jakarta 12710
Telepon 021-5225641
Fax 021-5207226

 

ORGANISASI LIPI

KEPALA LIPI
WAKIL KEPALA LIPI
SEKRETARIS UTAMA
» Biro Perencanaan dan Keuangan
» Biro Organisasi dan Kepegawaian
» Biro Kerjasama dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
» Biro Umum dan Perlengkapan
» Pusat Penelitian Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
» Pusat Pembinaan, Pendidikan dan Pelatihan Peneliti
DEPUTI ILMU KEBUMIAN
» Pusat Penelitian Geoteknologi
» Pusat Penelitian Oseanografi
» Pusat Penelitian Limnologi
» Pusat Penelitian Metalurgi
» UPT Loka Konservasi Biota Laut Bitung
» UPT Loka Konservasi Biota Laut Biak
» UPT Loka Konservasi Biota Laut Tual
» UPT Loka Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Oseanografi
» UPT Loka Pengembangan Bio Industri Laut
» UPT Loka Uji Teknik Penambangan Jampang Kulon
» UPT Loka Uji Teknik Penambangan dan Mitigasi Bencana
» UPT Balai Konservasi Biota Laut
» UPT Balai Informasi dan Konservasi Kebumian
DEPUTI ILMU PENGETAHUAN HAYATI
» Pusat Penelitian Biologi
» Pusat penelitian Bioteknologi
» Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor
» UPT Balai Penelitian dan Pengembangan Biomaterial
» UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas
» UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi
» UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Eka Karya
DEPUTI ILMU PENGETAHUAN TEKNIK
» Pusat Penelitian Fisika
» Pusat Penelitian Kimia
» Pusat Penelitian Informatika
» Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik
» Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi
» Balai Besar Pengembangan Teknologi Tepat Guna
» UPT Loka Pengembangan Signal dan Navigasi
» UPT Balai Pengembangan Proses dan Teknologi Kimia
» UPT Balai Pengolahan Mineral
DEPUTI ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DAN KEMANUSIAAN
» Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan
» Pusat Penelitian Ekonomi
» Pusat Penelitian Kependudukan
» Pusat Penelitian Politik
» Pusat Penelitian Sumber Daya Regional
DEPUTI BIDANG JASA ILMIAH
» Pusat Penelitian Kalibrasi, Instrumentasi dan Metrologi
» Pusat Penelitian Sistem Mutu dan Teknologi Pengujian
» Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah
» Pusat Inovasi
» UPT Balai Pengembangan Instrumentasi
» UPT Balai Informasi Teknologi
» UPT Balai Media dan Reproduksi
INSPEKTORAT
 

Prof Dr Samaun Samadikun (1931-2006)

Kepala LIPI 1989-1995

OBITUARI: Mantan Kepala LIPI yang juga guru be-sar bidang elektronika ITB, itu aktif memperjuang-kan pengembangan  mikroelektronika dan Kota Chip sejak 1991. Namun sampai meninggal di Jakarta, Rabu 15 November 2006 pukul 10.15 WIB, cita-cita pria kelahiran Magetan, 15 April 1931 itu belum terwujud.

 

Umar Anggara Jenie

Iptek untuk Pembangunan

PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 27 Oktober 2005 lalu telah mencanangkan tahun 2005-2006 sebagai Tahun Indonesia untuk Ilmu Pengetahuan (TIIP 05-06. Pencanangan tersebut merupakan amanat dari Deklarasi Ilmuwan pada Kongres Ilmu Pengetahuan Indonesia VIII (KIPNAS-VIII), yang diselenggarakan pada tanggal 9-11 September 2003.

 

Wiwik Sringatin Subowo

Penemu Plastik Ramah Lingkungan

Peneliti polimer dari Pusat Penelitian Fisika Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), ini memperoleh gelar profesor riset, atas ketekunannya meneliti dan menghasilkan temuan plastik ramah lingkungan karena bisa terurai—dengan bahan campuran pati jagung terlapisi dan polietilen, yaitu polimer sintetis berbasis petroleum.

 

Syamsuddin Haris

Siapkan Diri Jadi Peneliti

Peneliti, profesi yang memang diinginkannya. Drs Syamsuddin Haris MSi, Ahli Peneliti Utama (APU) Bidang Politik LIPI, ini sejak mahasiswa memper-siapkan diri untuk terjun sebagai peneliti. Walaupun sebelumnya, pria kelahiran Bima, Nusa Tenggara Barat, 9 Oktober 1957, ini tidak pernah bercita-cita jadi peneliti.

 

 

PENGUKUHAN AHLI PENELITI UTAMA MENJADI PROFESOR RISET
Bertempat di Gedung Dhanapala, Departeman Keuangan RI, Jl. Senen Raya No Jakarta Pusat, baru-baru ini Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), menganugerahkan gelar Profesor Riset kepada 148 Ahli Peneliti Utama (APU) yang berasal dari 12 instansi departemen dan non departemen melalui acara Sidang Majelis Pengukuhan Profesor Riset yang diketuai oleh Ketua LIPI Prof. Dr. Umar Anggara Jenie, M.Sc. Apt. Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral sendiri terdapat 5 orang Ahli Peneliti Utama yaitu, DR. Maizar Rahman (LEMIGAS), Dr. Suprajitno Munadi (LEMIGAS), Drs. M. Udiharto (LEMIGAS), Dr. Hardi Prasetyo (Staf Ahli Menteri ESDM), Drs. Mimin Karmini (P3GL). Ini merupakan gelar immaterial tertinggi dari pemerintah dalam bidang riset di Indonesia dan pertama kalinya dalam sejarah LIPI. - Meningkatkan kualitas profesi

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Taufik Effendy dalam sambutannya mengatakan pengukuhan Profesor Riset ini merupakan momentum peningkatan kualitas itikah peneliti serta kontribusi lembaga penelitian dan pengembangan di Indonesia. Untuk itu Menpan menegaskan para Profesor Riset, dituntut untuk meningkatkan kualitas profesi, kedisiplinan dan menerapkan nilai-nilai itikah budaya kerja dan kode etik peneliti khususnya dan PNS umumnya. Menata institusi di bidang penelitian dan pengembangan, serta mendorong masyarakat yang berbasis pengetahuan. Harus berperan yang nyata, mengembangkan lembaga litbang dan pemikiran ilmiah, memberikan masukan kebijakan ipteknas, membuat karya tulis ilmiah berkualitas pada skala nasional, regional maupun internasional, serta menyebarluaskannya membimbing para peneliti di bawahnya. Mengikuti secara akfif tentang perkembangan iptek dunia dan terus menerus meningkatkan pengetahuan keterampilan dan keahlian sehingga terbentuk profesor riset yang profesional.
Sejalan dengan itu, para Profesor Riset juga harus mendorong lembaga-lembaga litbang, memperoleh akreditasi bahkan memperoleh peningkatan yang makin berkualitas, dan meningkatkan kontribusi lembaga litbang dalam kegiatan perekonomian, perindustrian, perdagangan serta sektor pembangunan lainnya. Mereka harus menjadi pionir, contoh, panutan dan teladan yang terus menerus membina dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia peneliti, mengembangkan sistem berpikir (system thinking), kompetensi individu, berpandangan ke depan, dan pembelajaran berkelompok, pengembangan SDM yang optimal terintegrasi, terencana dan berkelanjutan.
Kepada para Profesor Riset harus mengupayakan: 1. Penguasaan iptek tertentu dan tekun dalam mengikuti perkembangn iptek, 2. Penerapan iptek yang berguna bagi kepentingan bangsa, 3. Taat dalam melaksanakan dan menjunjung tinggi itikah keilmuan, memahami dan menghormati nilai-nilai sosial yang berlaku di lingkungan, 4. Tanggung jawab yang besar kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, bangsa, negara, masyarakat, keluarga, dan diri sendiri atas tindak tanduk dan perilaku dalam mengemban tugas meningkatkan penguasaan pengembangan dan pemanfaatan ipteknas.
- Pelayanan Publik
Lebih jauh dikatakan, para Profesor Riset dituntut dapat memberikan pelayanan umum atau pelayanan publik yang prima di bidang iptek antara lain menjawab pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut: sejauh mana bidang pelayanan memanfaatkan iptek, apakah pelayanan bersifat konvensional, atau berbasis iptek, apakah pelayanan menjunjung tinggi kode etik peneliti, apakah petugas pelayanan bertanggung jawab dan memuaskan masyarakat pelanggan. Mereka adalah para peneliti senior, yang harus berani menerapkan pemikiran baru, kerja sama dalam kelompok, terbuka, berkordinasi mempromosikan budaya, ilmu pengetahuan, inovasi, dan kewira-usahaan serta komersialisasi hasil-hasil litbang.
Akhirnya diharapkan agar para Profesor Riset, harus dapat berusaha terus menerus membangun pembangunan teknologi lokal, dan mengimpor teknologi luar dan pada waktu yang bersamaan mengalihkan dan menerapkan teknologi maju (advance technology), serta memberdayakan masyarakat.
Dalam kesempatan lain Dr. Lukman Hakim APU selaku ketua Panitia Penilai Jabatan Peneliti (P2JP) Nasional, menjelaskan untuk dapat menyandang professor riset seorang APU harus sudah pernah menyampaikan orasi ilmiah, berpendidikan minimal S2 atau S1 namun pernah menulis di publikasi internasional minimal dua judul.

Menurut Dr. Lukman Hakim APU, sebenarnya kini terdapat 300 APU dengan 179 APU diantaranya telah menyampaikan orasi ilmiahnya, namun hanya 148 yang layak dilantik sebagai professor riset yang berasal dari instansi pemerintah yakni, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) 43 orang, Departemen Pertanian (Deptan) 28 orang, Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN) 18 orang, Badan Pusat Pengkajian Teknologi (BPPT) 17 orang, Departemen Kehutanan (Dephut) sembilan orang, Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN) tujuh orang, Departemen Pekerjaan Umum (DPU) tujuh orang, Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) enam orang, Departemen Agama (Depag) lima orang, Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM) lima orang, Departemen Keuangan (DepKu) satu orang, dan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) satu orang.
Pemberian gelar profesor riset ini telah diperjuangkan lama yang didasari oleh dorongan untuk lebih menghargai peneliti dan tunjungan profesor riset sendiri akan disetarakan dengan tunjangan pejabat eselon satu.