A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  P E J A B A T
 ► Pejabat
 ► Presiden
 ► MA
 ► Bepeka
 ► MK
 ► Kabinet
 ► Departemen
 ► Badan-Lembaga
 ► Pemda
 ► BUMN
 ► Purnabakti
 ► Asosiasi
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► In Memoriam
 ► Majalah TI
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 


 
KPU  
KOMISI PEMILIHAN UMUM  
   

 

KPU Pusat 2007-2012

Ketua:
:: Prof Dr Abdul Hafiz Anshary

Anggota:

:: Sri Nuryanti, Sip, MA

:: Dra Endang Sulastri, MSi

:: I Gusti Putu Artha, Sp, MSi

:: Prof Dr Ir H Syamsulbahri, MS

:: Dra Andi Nurpati, MPd

:: H Abdul Aziz, MA

 

KPU Pusat 2002-2007

Ketua:
:: Prof. Dr. Nazaruddin Sjamsuddin MA
Wakil Ketua:
:: Prof. Ramlan Surbakti, MA,PhD
Anggota:
:: Drs. Mulyana W. Kusumah
:: Drs. Daan Dimara, MA
:: Prof. Dr. Rusadi Kantaprawira
:: Dr. Imam B Prasodjo (mundur)
:: Drs. Anas Urbaningrum, MA
:: Chusnul Mar'iyah Ph.D
:: Dr. F.X. Mudji Sutrisno, SJ (mundur)
:: Dr. Hamid Awaludin
:: Dra. Valina Singka Subekti, MSi
 

 

KPU DKI Jakarta

Ketua:

:: Muhammad Taufik

 

Prof. Dr. Nazaruddin Sjamsuddin, MA

Ketua Komisi Pemilihan Umum

Lahir di Bireuen, Aceh, pada 5 November 1944, Nazaruddin Sjamsuddin menamatkan pendidikan sampai SMA di Provinsi yang sekarang bernama Nanggroe Aceh Darussalam itu. Setelah meraih gelar sarjana ilmu politik di Universitas Indonesia pada awal 1970, tahun tahun berikutnya dihabiskan di Monash University, Melbourne, Australia, dimana ia memperoleh gelar MA dan PhD, juga dalam ilmu politik.

 

Rudini

Jenderal Pesta Demokrasi 1999

Mantan Menteri Dalam Negeri (1988-1993), ini seorang pejabat Orde Baru yang terbebas dari penghujatan pada awal bergulirnya reformasi. Mantan Kepala Staf Angkatan Darat ini, justru dipercaya sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum (1999-2001) yang bertugas sebagai penyelenggara Pemilu 7 Juni 1999. Dia jenderal pesta demokrasi 1999.

 

Prof. Dr. Rusadi Kantaprawira

Tak Tergoda Politik Praktis

Di kalangan mahasiswanya, Dosen Unpad yang jadi anggota KPU (Komisi Pemilihan Umum), ini digelari sebagai ilmuwan politik yang tak tergoda politik praktis. Sebagai ilmuwan, ia juga tak tergiur dengan kepentingan- kepentingan sesaat suatu kelompok kepentingan, termasuk partai politik. Ia ilmuwan yang independen dan nonpartisan.
 

Drs. Daan Dimara, MA

Sosok Pekerja Keras dan Ulet

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), ini oleh para koleganya, dikenal sebagai figur yang mau bekerja keras, tekun dan ulet. Walaupun Purek II Uncen, Jayapura, ini tidak mendalami secara spesifik studi politik, ia memiliki pengalaman memadai soal pemilu. Pada Pemilu 1999, ia mendapat kepercayaan untuk menjadi trainer (penatar) Panitia Pemilihan Umum Indonesia untuk Irian Jaya. Iapun diangkat menjadi anggota Panitia Pemilihan Umum Daerah Irian Jaya.

 

Drs. Mulyana W. Kusumah

Kriminolog Pendiri Kontras

Hampir dua dasa warsa, Anggota KPU (Komisi Pemilihan Umum) Drs Mulyana W Kusumah, ini menjadi tenaga pengajar di FISIP UI. Tak hanya UI, sarjana kriminologi, ini juga mengajar di perguruan tinggi swasta, antara lain Universitas Pancasila, Jakarta maupun Universitas Ibnu Khaldun, Bogor. Namun pekerjaan tetap laki laki berperawakan kecil ini, seolah ditelan oleh aktivitas di luar kampus yang sangat padat.

 

Dra. Valina Singka Subekti, Msi

Dari MPR Jadi Anggota KPU

Menjelang Pemilu 1999, Valina memandu acara talk show 'Wacana Pemilu' stasiun AN Teve yang merupakan program Universitas Indonesia dalam melakukan pendidikan politik masyarakat. Sampai saat ini ia masih menyempatkan diri menjadi pembicara di berbagai acara diskusi dan seminar, serta menulis di berbagai media massa.

 

Muhammad Taufik

Hidup Mengalir Laksana Air

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta ini menapaki kehidupan dengan prinsip mengalir seperti air, tidak neko-neko dan memaksakan kehendak. Putera bangsa yang sejak kecil piawai berkomunikasi dan beroganisasi, ini adalah mantan Sekjen Serikat Pekerja Maritim Indonesia, Ketua SPSI Tanjung Priok, aktivis Golkar dan PKP.

 

Prof. Ramlan Surbakti, MA. Ph.D

Ilmuwan Kritis Namun Realistik

Pemilihan umum, dalam pandangan Wakil Ketua Komisi Pemilihan Umum Prof. Ramlan Surbakti, MA, PhD, merupakan sebuah peristiwa politik yang penting dan berharga mahal. Karena itulah, ketika muncul desakan agar Pemilu 2004 dipercepat, Ramlan tidak langsung menerima usulan itu. "Dibutuhkan waktu minimal dua tahun untuk mempersiapkan Pemilu," katanya.

 

Dr. Hamid Awaludin

Pemilu Diawali Pembenahan Partai

Berbicara soal pemilu, Anggota KPU (Komisi Pemilihan Umum) ini berpendapat bahwa yang harus dibenahi terlebih dahulu adalah partai. Dengan basis partai yang baik, akan melahirkan proses pendidikan yang baik. Proses pendidikan yang baik akan melahirkan kedewasaan politik, sementara kedewasaan politik akan melahirkan sistem pemilu yang baik.

 

Drs. Anas Urbaningrum, MA

Rakyat Juri Paling Adil

Pemilu, dalam pandangan Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), ini adalah sebuah kompetisi berbagai kekuatan politik. Karena Pemilu harus membuka peluang terjadinya kompetisi yang fair dan transparan. Maksudnya, masing masing kontestan Pemilu kesempatan dan peluang yang sama, untuk mengekspresikan ideologi politik masing masing. Melalui mekanisme itu akan terjadi proses belajar antara satu kontestan dengan kontestan yang lain, serta terbangun pluralisme politik. "Rakyat yang akhirnya akan memberikan penilaian. Sebab rakyatlah juri yang paling adil," kata mantan Ketua Umum PB HMI periode 1997 1999 ini.

 

/ Chusnul Mar’iyah Ph.D

Ilmuwan yang Aktivis

Setelah meraih gelar Ph.D pada 1998 dalam bidang Ilmu Politik dari The University of Sydney, Australia, Chusnul Mar'iyah kembali ke Indonesia untuk menekuni panggilan hidupnya: mengajar. Namun, kendati dosen adalah pekerjaan resmi di KTPnya, perempuan ini yang lahir di Babad, Lamongan, Jawa Timur, lebih tepat disebut sebagai 'ilmuwan yang terlibat' karena mengecimpungkan diri di pelbagai kegiatan sosial.

Abdul Hafiz Anshary

Ketua KPU 2007-2012

Mantan Ketua KPU Provinsi Kalsel (2003-April 2005) Prof Dr Abdul Hafiz Anshary, MA terpilih menjadi Ketua Komisi Pemilihan Umum periode 2007-2012. Ia terpilih aklamasi dalam Rapat Pleno KPU, yang dihadiri enam anggotanya, Selasa 23/10/2007 malam setelah siang harinya dilantik Presiden.

 

Anggota Komisi Pemilihan Umum Periode 2007-2012

Prof Dr H Abdul Hafiz Anshary Az, MA
Lahir:

Banjarmasin, 14 Agustus 1956
Pendidikan:
- S-1, Peradilan Agama, IAIN Antasari, Banjarmasin (1982)
- S-2, Sejarah Peradaban Islam, IAIN Syarif Hidayatullah, Jakarta (1992)
- S-3, Sejarah Peradaban Islam, IAIN Syarif Hidayatullah, Jakarta (2000)
Pekerjaan:
- Lektor (1998-2000)
- Ketua Pusat Pengkajian Islam Kalimantan IAIN Antasari (2000-2005)
- Lektor Kepala (2001-2002)
- Guru Besar IAIN Antasari (2002-kini)
- Ketua KPU Provinsi Kalimantan Selatan (2003-April 2005)

Sri Nuryanti, Sip, MA
Lahir:

Bantul, 8 Februari 1970
Pendidikan:
- S-1, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada (1993)
- S-2, Asian Studies, The Australian National University (2001)
Pekerjaan:
- Peneliti pada Pusat Studi Jepang, Universitas Gadjah Mada (1992)
- Peneliti Politik LIPI (1994-kini)
- Koordinator Penelitian Tim Pemilu LIPI
- Direktur Eksekutif RIDEP (2006)

Dra Endang Sulastri, MSi
Lahir:

Pati, 26 Oktober 1965
Pendidikan:
- S-1, Ilmu Pemerintahan, Universitas Gadjah Mada (1991)
- S-2, Ilmu Politik, Universitas Indonesia (2003)
Pekerjaan:
- Dosen tetap FISIP, Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) (1991-kini)
- Dosen Luar Biasa pada FIKOM UMB (2000-kini)
- Wakil Dekan FISIP UMJ (2004-kini)
- Dosen tetap Program Pascasarjana Magister Ilmu Administrasi (2006-kini)
- Anggota Tim Pokja Partisipasi Politik Perempuan pada Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan (2006-kini)

I Gusti Putu Artha, Sp, MSi
Lahir:

Singaraja, Bali, 4 April 1966
Pendidikan:
- S-1, Ekonomi Pertanian, Universitas Udayana
- S-2, Sistem Pengembangan dan Pengendalian Sosial, Universitas Udayana (2007)
Pekerjaan:
- Redaktur Pelaksana Koran Sekolah Wiyata Mandala (Kelompok Media Bali Post) (1993-1996)
- Redaktur Halaman Nasional Harian "Bali Post" (1996-1998)
- Redaktur Pelaksana Harian "Denpasar Post" (1998-2003)
- Presenter dan Produser BaliTV (2001-2002)
- Anggota KPU Provinsi Bali (2003-kini)

Prof Dr Ir H Syamsulbahri, MS
Lahir:

Muara Tenang, 23 Maret 1955
Pendidikan:
- S-1, Universitas Brawijaya (1980)
- S-2, Universitas Padjadjaran (1986)
- S-3, Universitas Airlangga (1997)
Pekerjaan:
- Rektor Institut Pertanian Malang (IPM) (1986-1990)
- Guru Besar Ilmu Agroklimatologi Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (1998)
- Ketua LPM Universitas Brawijaya (1998-kini)
- Tim Ahli DPRD Provinsi Jawa Timur
- Ketua Lembaga Penelitian Universitas Brawijaya (2005-kini)

Dra Andi Nurpati, MPd
Lahir:

Macero, Sulawesi Selatan, 2 Juli 1966
Pendidikan:
- S-1, IAIN Alauddin, Makassar (1992)
- Postgraduate/Award Course, Deakin University, Melbourne, Australia (2000)
- S-2, Teknologi Pendidikan, Universitas Lampung (2006)
Pekerjaan:
- Dosen IAIN Syarif Hidayatullah, Jakarta (1993-1995)
- Dosen Universitas Muhammadiyah, Lampung (1995-1998)
- Dosen IAIN Raden Intan, Bandar Lampung (1995-1997)
- PNS, Guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) I Model Kota Bandar Lampung (1996-kini)
- Anggota Panwaslu Provinsi Lampung (2004)

H Abdul Aziz, MA
Lahir:

Cianjur, 24 September 1954
Pendidikan:
- S-1, Bahasa dan Kebudayaan Arab, IAIN Syarif Hidayatullah, Jakarta (1981)
- S-2, Anthropology and Sociology, Monash University, Melbourne, Australia (1992)
Pekerjaan:
- Kepala Bagian Program dan Penyusunan Undang-Undang, Sekretariat Balitbang, Departemen Agama (1999-2000)
- Direktur Ditpekapontren, Ditjen Bagais, Departemen Agama (2001-2002)
- Direktur Ditmapenda, Ditjen Bagais, Departemen Agama (2002-2005)
- Ahli Peneliti Muda pada Balitbang dan Diklat Departemen Agama (2005-kini)

 

Sumber: Komisi II DPR