|
Tokoh Pekerja
Pembaca yang budiman! Tokoh Indonesia kini tengah berbenah. Memasuki
usianya yang ke enam, Tokoh Indonesia memasuki tahapan baru menerbitkan
Majalah Tokoh Indonesia dalam beberapa versi. Majalah yang berbasis
website TokohIndonesia DotCom ini, merancang penerbitan majalah ini
setelah banyak menerima masukan dan saran agar lebih variatif dan lebih
memenuhi kebutuhan para member dan pembaca.
Pada Juli 2007 lalu, kami telah menerbitkan Majalah Tokoh Indonesia
Edisi Khusus ‘Kutai Kartanegara di Pentas Dunia’ dalam bentuk yang lebih
kecil, berukuran 138-206 mm. Majalah ini berbentuk buku yang lebih
praktis dibawa ke mana-mana serta disimpan dalam rak buku. Selanjutnya
Edisi Khusus ini akan kami terbitkan dalam dua ukuran yakni ukuran
217-279 mm dan 138-206 mm. Edisi khusus ini menyajikan secara tuntas
selain tentang biografi, visi dan kegiatan seorang tokoh, juga tentang
kinerja sebuah lembaga atau institusi secara utuh dalam satu edisi.
Edisi khusus ini juga akan terdiri dalam beberapa versi, sesuai
kekhususannya. Seperti seri VISI Tokoh Indonesia, CEO Tokoh Indonesia,
GUBERNUR Tokoh Indonesia dan
MAESTRO Tokoh Indonesia dan lain-lain.
Sementara edisi reguler akan kami terbitkan secara berkala, dua bulanan,
yang akan menyajikan berbagai hal mengenai biografi, gaya hidup,
kesehatan, kepemimpinan, hobi, visi dan opini para tokoh Indonesia.
Edisi ini merupakan kelanjutan dari penerbitan Majalah Tokoh Indonesia
yang saat ini ada di tangan pembaca yang dikembalikan pada model
awal-awal penerbitannya dengan pengembangan sesuai saran para member dan
pembaca serta kajian redaksi.
Guna mendukung pengembangan majalah berbasis website ini, kami juga
membuka kantor baru di Gedung Dewan Pers Lantai 1, Jalan Kebon Sirih
No.32-34, Jakarta Pusat. Kantor ini lebih berfungsi sebagai
tempat pertemuan, rapat, wawancara dengan tokoh, tempat diskusi daripada
tempat kerja rutin (menulis). Sebab wartawan Tokoh Indonesia sudah
ditradisikan bekerja di luar kantor, di rumah dan di mana pun dia berada
dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi.
Pembaca, Majalah Tokoh Indonesia Edisi 38 ini akan menjadi edisi
terakhir kedua dalam versi ini. Versi seperti ini kemudian akan
diterbitkan sebagai bagian dari edisi khusus.
Pada Edisi 38 ini kami menyajikan profil seorang tokoh pekerja, yang
kami sebut sebagai seorang pejuang kesejahteraan buruh. Dia adalah Drs H
Serta Ginting, Anggota DPR-RI dari Partai Golkar. Dia seorang tokoh
serikat pekerja dan pendekar HGU Perkebunan yang disegani.
Serta Ginting layak dicatat sebagai salah satu pejuang perkebunan di
Indonesia. Bersama sejumlah pentolan karyawan BUMN Perkebunan seluruh
Indonesia, Ginting berperan besar dalam membidani lahirnya Perjanjian
Kerja Bersama (PKB) PT Perkebunan Nusantara I-XIV.
Sebelumnya, ia juga termasuk tokoh pendiri Federasi Serikat Pekerja
Perkebunan (SP-Bun) dan SP-Bun PTP Nusantara III. Serta Ginting bahkan
terpilih sebagai ketua umum yang pertama di kedua organisasi tersebut.
Dia tokoh pekerja yang humanis dan merakyat. Karakter itu begitu lekat
bahkan sudah menjadi jati diri Serta Ginting, yang akrab dipanggil Bang
Ginting. Sifat ini tentu saja sangat mendukung aktivitasnya sebagai
politisi yang merakyat dan membumi. Sebagai anggota dewan, ia tak
henti-hentinya melihat, mendengar, menyuarakan dan menawarkan solusi
pemecahan masalah yang dihadapi bangsa ini, khususnya di bidang
ketenagakerjaaan. Kritiknya memang terkadang pedas, tapi tetap didukung
argumentasi yang meyakinkan.
Redaksi ► mti |
|
|
|