MAJALAH TOKOH INDONESIA
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::

 

Dapatkan di TOKO BUKU Gramedia, Gunung Agung, Gunung Mulia dan AGEN-AGEN atau
E-MAIL: SIRKULASI atau
Telp: 021-83701736 Fax: 021-9101871


 
Majalah TI-34  
 
   

MAJALAH TOKOH INDONESIA

 

►Index

►36 ►35 ►34 ►33 ►32 ►31 ►30 ►2928 ►27 ►26 ►25

►24 ►23 ►22 ►21 ►20 ►19 ►1817 ►16 ►15 ►14 ►13 ►12 ►11 ►10 ►09 ►08 ►07 ►06 ►05 ►04 ►03 ►02 ►01

 

►EDISI KHUSUS ►P2005

 

Prof. Dr Suhardiman, SE (01)

Futurolog Politik Indonesia

BIOGRAFI: Pendiri satu-satunya dan Ketua Dewan Penasihat Depinas SOKSI (Sentral Karyawan Swadiri Indone-sia), ini kami juluki futuris politik Indonesia. Personifi-kasi SOKSI ini juga seorang tokoh pencetak kader bangsa. Mantan Wakil Ketua DPA-RI (1993-1998) kelahiran Gawok, Solo, 16 Desember 1924, yang juga dijuluki dukun politik, itu memiliki kecerdasan dan ketajaman intuisi, insting (indera keenam) mempre-diksi perkembangan politik Indonesia jauh ke depan.

 

MAJALAH TOKOH INDONESIA

Dapatkan di TOKO BUKU Gramedia, Gunung Agung, Gunung Mulia dan AGEN-AGEN atau
E-MAIL: SIRKULASI atau
Telepon 021-83701736 Fax: 021-9101871

Rp 14.000

 

DAFTAR ISI

MAJALAH TOKOH INDONESIA 34

 

TOKOH UTAMA:
Prof Dr Suhardiman, SE, Futurolog Politik Indonesia

Pendiri satu-satunya dan Ketua Dewan Penasihat SOKSI (Sentral Karyawan Swadiri Indonesia), ini kami juluki futuris politik Indonesia. Personifikasi SOKSI ini juga seorang tokoh pencetak kader bangsa. Mantan Wakil Ketua DPA-RI (1993-1998) kelahiran Gawok, Solo, 16 Desember 1924, yang juga dijuluki dukun politik, itu memiliki kecerdasan dan ketajaman intuisi, insting (indera keenam) memprediksi perkembangan politik Indonesia jauh ke depan. .................................................... 6

Tolak Carik Desa Jadi Dukun Politik
Ayahnya yang menjabat kepala desa bercita-cita menempa Suhardiman menjadi juru tulis atau carik desa. Suhardiman menolaknya karena ingin melanjutkan sekolah. Dia pun menjadi tentara dan lulus Akademi Militer tahun 1949. Namun, dalam karir, dia banyak bergumul dalam dunia politik. Intiusi politiknya sangat peka dan menjangkau jauh ke depan, sehingga dia digelari dukun politik. .................................................................... 8

Kehidupan Keluarga. ..................................................................13

Yakin Hidup 100 Tahun
Entah kenapa tiba-tiba Prof Dr Suhardiman merasa didatangi se-orang malaikat pencabut nyawa. Malaikat itu ngomong kepadanya bahwa kedatangannya sebenarnya untuk mencabut nyawanya. Tapi mendadak ada perintah supaya ditunda. Pertimbangannya, “karena kamu masih dibutuhkan oleh bangsa dan negaramu di sana,” ujar Suhar-diman menirukan kata-kata sang malaikat. Ditunda berapa lama? Seratus tahun? “Jadi umur saya nanti seratus lebih, ha-ha-ha...!” katawa-nya berderai. ........................ 14

PERSPEKTIF:
Etos Nasionalisme Baru
Prof Suhardiman seorang nasionalis sejati. Pada usia senjanya, sudah menginjak 82 tahun, pria kelahiran Solo ini tidak pernah berhenti berpikir untuk kemajuan bangsanya. ......... 18

Regenerasi Kepemimpinan Bangsa
Prof Suhardiman memaparkan pemikirannya bahwa proses regenerasi di dalam pem-bangunan politik dapat dibagi dalam empat kurun waktu. .................................................................... 20

Menuju Indonesia Raya Ketiga 2045
Eksistensi Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia sangat perlu dipahami di antara sepak terjang ideologi-ideologi besar dunia. Pemahaman ini sangat penting dalam rangka pemantapan ideologi Pancasila yang menjadi dasar dan pedoman hidup bangsa. ............................................................ 24
n Analisis Suhardiman Tentang Teokrasi, Indi-vidualisme, Kapitalisme dan Sosialisme. .................................................... 28

WAWANCARA:
Suhardiman: Perlu Reformasi Jilid Dua
DR Suhardiman pendiri Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) sering disebut sebagai dukun politik. Hal ini terutama dikaitkan dengan seringnya dia membuat geger dengan ramalan-ramalan politiknya yang kemudian terbukti terjadi. .................. 30
 

DEPTHNEWS:
SOKSI Pencetak Kader Bangsa
SOKSI, Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia, sebuah organisasi kemasyarakatan (ormas) pencetak kader bangsa, bukan kader organisasi. .............................................. 36
 

Dinamika Perjuangan SOKSI. ....................................... 38
Faham Organisasi. .......................................................... 40
Asas, Tujuan & Tugas SOKSI. ....................................... 40
Dewan Penasihat SOKSI. ............................................... 40
Depinas SOKSI. ................................................................ 41
Panca Dharma Karyawan ............................................... 42
Mars Karyawan Indonesia .............................................. 42


INHEADNEWS:
Pernyataan Politik SOKSI
Prihatin Atas Munculnya Fenomena Phobia Pancasila ................ 4

KAPUR SIRIH:
Politisi Negarawan .............................................................................. 4


 

     

Majalah Tokoh Indonesia 34

Suhardiman, Futurolog Politik Indonesia

TOKOH UTAMA: Prof  Suhardiman, SE, Futurolog Politik Indonesia = Tolak Carik Desa Jadi Dukun Politik = Kehidupan Keluarga = Yakin Hidup 100 TahunPERSPEKTIF: Etos Nasionalisme Baru = Regenerasi Kepemimpinan Bangsa = Menuju Indonesia Raya Ketiga 2045 = Analisis Suhardiman Tentang Teokrasi, Indi-vidualisme, Kapitalisme dan SosialismeWAWANCARA: Suhardiman: Perlu Reformasi Jilid Dua DEPTHNEWS: SOKSI Pencetak Kader Bangsa = Dinamika Perjuangan SOKSIFaham Asas, Tujuan & Tugas SOKSI = Dewan Penasihat dan Depinas SOKSIINHEADNEWS: Pernyataan Politik SOKSI KAPUR SIRIH: Politisi Negarawan

 

Majalah Tokoh Indonesia 33

Bismar Siregar, Cermin Nurani Hakim

TOKOH UTAMA: Bismar Cermin Kebeningan Nurani Hakim = Pendekar Hukum Jalan Lurus = Hakim, Anak Petani = Isteri Teman DiskusiWAWANCARA:  Bismar: Cucuran Darah dan Air Mata Pencari Keadilan = Adili Pak Harto, Haram HukumnyaDEPTHNEWS: Surat Bismar ke Pak Harto = Pak Harto Pernah Berjasa = Kita Juga Ikut Bersalah = Perwira Handal Ahli StrategiINHEADNEWS: Probo Yakin PK-nya Dikabulkan MA = Laboratorium Pertanian SukamiskinTOKOH TELADAN: Baharuddin Lopa dan Hoegeng Imam SantosoKAPUR SIRIH: Nurani Penegak KeadilanSURAT: Kampanye Pilkada dan UUD

 

 

Majalah Tokoh Indonesia 32

Soemino, Pemimpin yang Tak Pernah Tidur

TOKOH UTAMA: Dirjen yang Tak Pernah Tidur = Memilih Kereta Api, Bukan Pertamina = Ini Medan Bung! = ‘Tak Pernah Tidur’ di Padang = Masa Jaya Kereta Api = ‘Diparkir’ dan Jualan Nasi = Dirjen KA PertamaBISNIS: Cyber Hair Youth SalonKISAH HIDUP: Anak Petani dari Delanggu = Pecinta GatotkocoWAWANCARA: Inginkan KA Unggulan Transportasi MassalPERSPEKTIF: Revitalisasi Kereta Api = KA Perkotaan, Bandara Soetta, Antarkota dan Barang = Keselamatan Angkutan KA = KA Tulang Punggung Angkutan DaratSEJARAH: Sejarah Perkeretaapian IndonesiaIN HEADNEWS: Menhub Hatta Rajasa: Buka Pintu Masuk Swasta dan Pemda dalam Bisnis KA KAPUR SIRIH: Pemimpin Kereta ApiSURAT: Belajar dari Pejuang