MAJALAH TOKOH INDONESIA
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::

 

Dapatkan di TOKO BUKU Gramedia, Gunung Agung, Gunung Mulia dan AGEN-AGEN atau
E-MAIL: SIRKULASI atau
Telp: 021-83701736 Fax: 021-9101871


 
Surat MTI-27  
 
   

Surat dan Komentar
 

Istana Presiden Kok Kemalingan?
Berita hilangnya beberapa Laptop (milik staf istana) dan sejumlah uang di lingkungan Istana Presiden beberapa hari yang lalu tentu membuat sebagian besar orang akan bertanya-tanya. Apakah memang benar itu terjadi? Kalau memang benar-benar terjadi, sungguh sebuah kejadian yang sangat memprihatinkan. Jika Istana Presiden saja sudah disatroni maling, alamat apakah ini. Kita tentu berpikir wilayah steril di lingkungan istana sudah tidak dapat terjamin lagi. Kita tentu juga khawatir dengan keselamatan orang-orang yang tinggal di dalamnya, terutama presiden yang memimpin negeri ini.

Bukan tidak mungkin keselamatan RI 1 ini menjadi agak diragukan dapat aman tinggal di dalamnya. Semakin lama memang semakin banyak keanehan terjadi di negeri kita ini. Ketika terjadi gerakan demonstrasi yang menuju ke Istana Presiden, biasanya aparat keamanan akan berjaga berlapis-lapis untuk mencegah demonstran mendekat ke istana. Tapi, e... justru maling kok bisa bergerak leluasa di dalamnya. Apa nggak memalukan ya?
Sujadi, su74di@yahoo.co.id

Bio Ahmad Albar
Situs ini harus menampilkan profil tentang Ahmad Albar, salah satu musisi Indonesia yang pernah eksis di tahun 70an hingga pertengahan tahun 90an. Dia juga vokalis dari grup rock God Bless, salah satu rock band terkenal di Indonesia dan juga Asia Tenggara tentunya. Terima kasih atas perhatian dari kru-kru di situs ini.
Inno Budi,
innobudi1972@yahoo.com

Penunjukan Exxon Sudah Pas
Sebagai anak bangsa, saya pasti ikut bangga juga ketika sebuah prestasi bisa diraih oleh putra terbaik bangsa. Namun dalam menyikapi penunjukan ExxonMobil sebagai General Manager pengelolaan Blok Cepu saya sependapat dan mendukung kebijakan Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Hal ini didasarkan pada kenyataan yang ada. Pertama, kemampuan Pertamina mengeksplorasi Blok Cepu belum sampai, sedangkan Exxon sudah expert. Kedua, dengan Exxon sebagai GM, dari aspek pendanaan pemerintah tidak perlu repot.

Ketiga, mengingat di jajaran Pertamina belum bersih dari KKN, maka peluang KKN menjadi lebih bisa diminimalisir. Keempat, pemerintah akan lebih fokus dalam pengawasan baik di aspek produksi maupun dalam hal transparansi bagi hasil karena tidak ada campur tangan langsung oleh oknum lokal yang terbiasa memanfaatkan momentum buat memperkaya diri.

Kemudian dari pada berpolemik, saran saya baik para legislatif yang berkompenten maupun LSM, mari bersama sama pemerintah mempersiapkan pengawasan dan pengamanan baik dalam hal regulasi maupun kontrak kerjasamanya agar kasus seperti Freeport tidak terulang.
Djoko Murtjajadi,
djoko_malela@yahoo.co.id

Kagum pada Hatta Rajasa
Redaksi yang Terhormat. Kami sangat gembira dan terima kasih sekali dengan adanya website Tokoh Indonesia sehingga kami dapat mengambil suri teladan dari kesuksesan beliau. Kami sangat tertarik sekali dengan tokoh muda reformasi Bapak Hatta Rajasa yang pada saat ini mendapat beban berat membenahi sarana transportasi di Indonesia baik darat, laut dan udara yang caruk maruk. Kami ingin berinteraksi dengan beliau melaui media e-mail. Untuk itu dapatkah kiranya kami mendapat e-mail address dari Bapak Hatta Rajasa. Terimakasih.
Guharsa,

guharsa@hotmail.com

Tampilkan Juga Pahlawan Perang Gerilya
Saya punya usul, bagaimana kalau website TokohIndonesia.com juga memuat kategori Pahlawan Perang Gerilya yang berisi orang-orang yang berjasa dalam Perang Gerilya membela Kemerdekaan Negara atau para pemegang Bintang Gerilya. Saya yakin banyak di antara kita yang punya kakek, orang tua atau saudara yang bisa masuk kategori tersebut. Sehingga ÒPahlawanÓ bukan cuma milik orang-orang yang sering dibuat nama jalan. Masukan tentang tokoh-tokoh tersebut bisa diterima dari para pembaca. Semoga hal ini dapat bermanfaat bagi generasi mendatang. Terimakasih.
Joko Rizkie Widokarti,
jokorw@bappenas.go.id

Jangan Cuma Menyalahkan Demonstran Papua
Keberingasan demonstran di Abepura, Papua, merupakan wujud dari kefrustasian warga di republik tercinta ini. Mereka bukannya orang bodoh yang tak tahu sama sekali dengan kekayaan alam yang ada di negeri mereka. Namun, jangankan untuk mencicipinya, menjaga agar tidak rusak pun, lagi-lagi mereka tak kuasa. ÒPermainan cantikÓ antara pengambil keputusan di tingkat pusat dengan kaum kapitalis membuat rakyat pinggiran baru tersadar ketika secara tiba-tiba ÒkebunÓ emas dan tembaga mereka ternyata telah tergadai untuk 30 tahun ke depan.

Nah, jika kontrak telah dibuat, cukuplah alasan hukum, investasi, dan image di mata asing sebagai tameng terhadap penolakan masyarakat, sekaligus cara efesien untuk melanggengkan persekongkolan. Lihat saja mulai dari kasus penjualan Semen Gresik (plus semen Padang dan semen Tonasa), perpanjangan kontrak Chevron (dulu Caltex) di Riau, PT Freeport, dan yang terbaru Blok Cepu. Rakyat (di daerah) seakan tidak pernah diperhitungkan. Pemerintah pusat tak ambil pusing bahwa mereka telah menginjak-injak pasal 33 ayat 3 UUD 1945.

Bahkan seandainya DPR komplain pun ujung-ujungnya bisa dinego yang ujung-ujungnya adalah penambahan tunjangan dan gaji. Dalam keadaan dimana jalur penyampaian aspirasi sudah dibuntukan, dan peluang untuk solusi yang sama menguntungkan sudah dipatahkan dengan berbagai argumen, kekerasan akibat frustasi pasti muncul.
Ardi,

ardi-dmi@telkom.net

Kumpul Bareng Tokoh
Salut buat majalah Tokoh Indonesia, yang telah mampu 'mengumpulkan' tokoh-tokoh hebat nusantara. Bagaimana juga bila TI memprakarsai 'kumpul bareng' para tokoh-tokoh hebat itu face to face, dalam rangka 'sambung menyambung menjadi satu dalam frame kebersamaan membangun Indonesia'.
Wening Untoro P, k
h_thoro@yahoo.com

Jangan Tambah Derita Rakyat
Saya terkejut sekali ketika saya membaca RUU APP, di dalamnya banyak pasal berupa larangan yang nyata-nyata suatu pengekangan dan bersifat destruktif terhadap seni budaya dan kreativitas bangsa, membelenggu rakyat dan bahkan ada pasal yang bisa menghancurkan dunia pariwisata Indonesia.

Dengan adanya pasal yang membatasi hasil seni dan budaya, para seniman dan budayawan tidak bisa lagi berekspresi secara bebas. Para penari jaipongan dan ronggeng tidak akan lagi bisa mencari rezeki karena dianggap erotis.

Dengan adanya pasal yang mengatur cara berpakaian secara otomatis masyarakat kecil yang sangat miskin dengan fasilitas olah raga tertutup tidak bisa lagi beraktivitas olah raga secara terbuka misalnya jogging, berenang di danau atau laut, atau senam aerobik. Tentu saja Indonesia yang kaya raya dengan keindahan wisata pantai dan laut tidak bisa lagi mempromosikan dan menjualnya ke dunia internasional, karena memakai bikini untuk berjemur dilarang. Pantai Pangandaran yang sepi pengunjung asing akan bertambah sepi malah tak akan ada lagi turis asing yang datang, hancurlah ekonomi rakyat.

Peredaran barang-barang porno secara sembunyi-sembunyi di masyarakat tidak akan pernah mampu diberantas oleh UU APP, tetapi justru yang mudah menjadi sasaran dan terjerat oleh UU tersebut adalah hal-hal yang saya katakan diatas, karena ativitas tersebut sangat terbuka dan sudah menjadi bagian dari hidup rakyat Indonesia.
Asep Ardi Suardi,
aasuardi@yahoo.com

Tokoh Bidang Optik
Terima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh Ensiklopedi Tokoh Indonesia. Mungkin ada yang terlewatkan atau belum terlihat dan terbaca oleh saya, yaitu ÒA. KasoemÓ yang menurut saya beliau adalah tokoh di bidang per-optikkan di Indonesia. Ada suatu buku tentang ilmu optik dimana beliau sebagai pembaca pertama sebelum disebarluaskan ke masyarakat umum. Terima kasih atas tanggapan dan saran dari saya. Mohon maaf apabila ada kesalahan tulis dan bahasa.
Rendra Wijaksana,
rendrawijaksana@yahoo.com

Minta CV Dihapus
Yth Dewan Redaksi.
Sebelumnya kami ucapkan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pengelola Tokoh Indonesia.com. Saya mohon kiranya bisa diambil atau dihapus CV saya yang berada di samping perihal saya. Dengan alasan terlalu banyak yang menghubungi saya dengan alasan spekulatif seperti meminta sumbangan. Demikian saya sampaikan, atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.
Hillman M Sulaiman,
hillman_m_sulaiman@yahoo.com

Prihatin Kasus Abepura
Melihat tontonan di televisi tentang kasus demonstrasi di Universitas Cendrawasih yang berakhir dengan tewasnya 3 orang anggota Brimob dan 1 orang dari TNI AU sungguh tragis. Di sana kita lihat (dari tayangan kameramen televisi) anggota-anggota yang sudah jatuh tersungkur kemudian dihantam dengan beberapa buah bongkahan batu besar ke arah kepala korban. Sungguh tidak berperikemanusiaan dan sebuah tindakan pembunuhan yang disengaja menurut saya. Turut berbelasungkawa atas keluarga korban, dan agar para pelaku dapat dihukum dengan setimpal. Semoga ini dapat menjadi pelajaran yang berharga bagi aparat agar tidak terulang di manapun juga.
Achmad Yuliansya,
iyunk_cba@yahoo.com

Naikkan TDL, Laksanakan Audit Energi Dulu
Memang tarif dasar listrik kita masih relatif murah bila dibandingkan negara semisal Australia. Namun jangan buru-buru naikkan TDL, laksanakan audit energi terlebih dahulu terhadap seluruh unit pembangkit listrik yang ada dan audit setiap unit pelanggan (perumahan, perkantoran maupun industri) tanpa pandang bulu, pasti pendapatan PLN akan meningkat pesat. Dengan langkah itu saya rasa subsidi terhadap listrik tidak akan mencapai triliunan rupiah. Berantas dulu spanyol atau separo nyolong.
Suyono Thamrin,
sthamrin@yahoo.com

     

Majalah Tokoh Indonesia 27

Setia Mangunsong, Perancang Manajemen Mutu Perikanan

TOKOH UTAMA: Setia Mangunsong, Perancang Manajemen Mutu Perikanan = Pernah Gagal Karena “Sesuatu” = Jenjang Karir Seorang Birokrat Sejati = Roadmap Manajemen Mutu Hasil Perikanan = BIOGRAFI: Kisah Anak Petani Dari Balige = Berasal dari Keluarga Pejuang dan Aktivis Gereja = Memiliki Naluri Bisnis = Nukilan Kisah Unik Dua Training = VISI, MISI, OBSESI: Produk Perikanan Berkualitas Prima = WAWANCARA: Kunci Sukses Perikanan di Pasar Global = DEPTHNEWS: Kembalikan Kejayaan Bahari = KAPUR SIRIH: Seniman Manajemen Perikanan = SURAT & KOMENTAR: Istana Presiden Kok Kemalingan?