|
►Index
►24 ►23 ►22 ►21
►20
►19
►18 ►17
►16
►15
►14
►13
►12
►11
►10
►09
►08
►07
►06
►05
►04
►03
►02
►01
EDISI 20 (16 Mei - 19 Juni)
Majalah Tokoh Indonesia 20
Pemimpin Bermental Platinum
TOKOH UTAMA: Bang Yos, Gubernur DKI Jakarta, Pemimpin Bermental Platinum
(6-9) = Kisah Hidup: Mengasah Mutiara dalam Dirinya (10-14) = Pengalaman
Prajurit Komando (15-16) = Gubernur di Masa Sulit (17-19) = Gubernur Era
Lima Presiden - Belajar Tersenyum (20) = Pemilihan Staf dan Kliping
Koran - Gemar Olahraga Kha Laki-laki (21) = Kisah Kasihnya dengan Isteri
dan Anak (22-23) = Peduli Warga Miskin (24) = Piagam Muri - Saat hatinya
Masih Militer (25) = PERSPEKTIF: Revolusi Transportasi Jakarta (26-31) =
WAWANCARA: Bang Yos Menjawab Lugas (32-41) = LINGKUNGAN: Program Langit
Biru (42) = KAPUR SIRIH: Sang Pemimpin (4) = SEKILAS TOKOH: Gubernur
Paling Kreatif - Medali Buat bang Ali (5) = DAFTAR ISI - SURAT (3-5)
Sutiyoso (01)
Gubernur DKI Jakarta (1997-2007) yang berlatar militer dengan pangkat
Letnan Jenderal (purn), ini akrab disapa Bang Yos. Dia salah seorang
putera bangsa yang berintegritas sebagai pemimpin bangsa. Seorang
pemimpin berkepribadian dan berprinsip kuat. Mantan Pangdam Jaya ini
sangat layak digelari sebagai sosok pemimpin bermental platinum.
Sutiyoso (02)
Proses pengasuhan Sutiyoso penuh liku-liku dan paradoksal. Dididik
dalam bingkai disiplin yang keras oleh Sang Ayah dan diasuh dalam
balutan kasih sayang oleh Sang Ibu. Namun, dia malah sering berkelahi di
luar rumah sehingga dianggap bagai pasir dalam sepatu di tengah disiplin
keluarga keluarga yang ketat. Sampai akhirnya, dia memahami dan memilih jalan hidupnya. Jadilah dia
mengubah debu jadi platina, dan menyepuh pasir jadi mutiara dalam
dirinya.
BERITA
Sutiyoso
Jakarta 1/5/2005: Sutiyoso yang akrab dipanggil Bang Yos dinobatkan
sebagai gubernur paling kreatif. Dia orang paling kreatif dalam bidang
pemerintahan menurut penilaian Yayasan Pengembangan Kreativitas (YPK).
Selain Bang Yos, 12 tokoh lainnya menerima penghargaan serupa dalam
bidang masing-masing. Penganugerahan penghargaan kreativitas itu
berlansung di Mal Puri Indah, Jakarta, Minggu 1 Mei 2005.
Sutiyoso (03)Pengalaman Prajurit KomandoMemberikan sesuatu yang maksimal dan tak mengenal istilah
setengah-setengah, adalah ciri pengabdian Sutiyoso yang hampir 30 tahun
berkarir sebagai prajurit komando. Danrem terbaik (1994) dan mantan
Pangdam Jaya (April 1996), ini mengalami kepuasan tersendiri sebagai
tentara, prajurit komando.
Sutiyoso (04)
Gubernur di Masa SulitSetelah dikaryakan menjadi Gubernur Propinsi DKI Jakarta, memenuhi
perintah atasan dengan harus melepas jenjang karir militer dari jabatan
Pangdam Jaya, Sutiyoso bertekad mengabdikan diri membangun kota
metropolitan Jakarta agar sejajar dengan kota besar dunia lainnya.
Sutiyoso (05)
Gubernur Era Lima PresidenSutiyoso selain menghadapi perilaku warga seiring dengan pancaroba
perubahan iklim sosial politik di tanah air dalam era reformasi, ia
sebagai Gubernur DKI Jakarta juga menghadapi perubahan kepemimpinan lima
pre-siden berbeda. Mulai dari Pak Harto, Habibie, Gus Dur, Mbak Mega dan
SBY. Sehingga MURI memberi Bang Yos award atas prestasi uniknya itu.
Sutiyoso (06)
Belajar TersenyumSebagai pemimpin sipil, awalnya Sutiyoso merasa berat sekali ketika
harus menerima kritikan dari sana-sini. Sebab selama di ketentaraan, ia
tidak biasa dikritik. Sekali atasan dikritik, itu alamat ditempeleng
langsung, sebuah tradisi di ketentaraan.
Sutiyoso (07)
Pemilihan Staf dan Kliping KoranPrinsip kepemimpinan bahwa seorang pemimpin harus siap dipimpin, juga
diterapkan kepada staf di bawahnya. Termasuk dalam proses perekrutan
staf. Sutiyoso (08)
Kisah Kasihnya dengan Isteri dan AnakMenjadi pemimpin, apalagi sebagai gubernur di ibukota, tentu mempunyai
konsekuensi terhadap keluarga. Terutama soal waktu dan perhatian. Juga
bagaimana keluarga, isteri dan anak-anak harus memahami posisinya
sebagai pejabat politis.
Sutiyoso (09) Peduli Warga MiskinGagasan Sutiyoso menjadikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) berbadan
hukum perseroan terbatas (PT) telah memancing reaksi beragam dari
berbagai pihak, termasuk dari Menteri Kesehatan. Seolah-olah dengan PT
timbul kesan keberpihakan Pemda DKI Jakarta kepada rakyat kecil makin
jauh.
Sutiyoso (10)
Revolusi Transportasi JakartaPada tahun 2014, kota Jakarta
akan kolaps macet total akibat pertumbuhan kendaraan tidak sebanding
dengan pertumbuhan jalan. Pada saat itu, siapa saja boleh beli mobil
namun tak bisa keluar rumah, cukup diselimuti saja di garasi. Untuk
mengatasi masalah itu, Gubernur Sutiyoso menggagas suatu pola
transportasi makro. Dia pun memotivasi Rustam Effendi selaku Kepala
Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk membantunya mewujudkan obsesi itu.
Itulah ikhwal awal berprosesnya reformasi total (revolusi) transportasi
di Jakarta.
WAWANCARA
Bang Yos Menjawab Lugas
Seperti apa pembangunan kota metropolitan Jakarta dalam visi Gubernur
Sutiyoso yang akrab dipanggil Bang Yos. Benarkah jenderal bintang tiga
ini kurang berpihak kepada wong cilik? Lalu, mengapa dia tega melakukan
penggusuran? Serta, mengapa dia bersikukuh mengubah badan hukum Rumah
Sakit Umum Daerah (RSUD) menjadi perseroan? Bagaimana keberpihakannya
kepada usaha kecil dan menengah? Lalu, kenapa dia mengizinkan
hypermarket bertumbuh? Selain itu, sesungguhnya bagaimana kerlibatannya
dalam Peristiwa 27 Juli 1996?
LINGKUNGAN:
Langit Biru Jakarta
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
 |
|
 |
|
|
|
|
|
|
|
 |
Majalah Tokoh Indonesia 19
Sosok Politisi Negarawan Relijius
COVER-Daftar
Isi - SURAT-Kapur Sirih: Jurnalisme Makna (1-5) = VISI TOKOH UTAMA:
Jadikan PAN Miniatur Indonesia (6-9) = TOKOH UTAMA: Hatta Rajasa
Miliki Integritas Pimpin PAN (10-11) = Hatta Rajasa, Sosok Politisi
Negarawan Relijius (12-16) = Jujur dan Mandiri - Politisi Pluralis -
Piawai dalam Komunikasi Politik - Dukungan Keluarga -Internalisasi
Demokrasi - Korupsi dan Kemiskinan (17-23) = TOKOH PILIHAN: Nuzran
Zoher, Senator Muda Visioner dari Jambi - Visioner dan Aktif
Berorganisasi - Fenomena Politisi Muda Tanah Air (24-31) = PLASA:
Effendi Anas - JB Kristiadi - Franciscus Welirang - Sampurno - Gadis
Arivia (32-33) = HOBI TOKOH: Richard Susilo, Penemu Kata Carik
Kenangan
(34)
|
 |
|
|
|
|
|
|
Majalah Tokoh Indonesia 18
COVER-Daftar Isi
(1-3) = SURAT-Kapur Sirih: Jurnalisme Makna (4) = DEPTHNEWS: Indonesia
Harus Kuat (6-9) = OPINI TOKOH: Syaykh AS Panji Gumilang, Perjuangan
untuk Menjadi Bangsa Mandiri (10-15) = TOKOH UTAMA: Harmoko, Kebangkitan
Dunia Keempat (16-17) = TOKOH UTAMA: HM Soeharto, Dikhianati Pembantu
Dekatnya (18-20) = TOKOH PILIHAN: Sutrisno Iwantono, Ketika Dunia
Mengglobal (20-21) = TOKOH PILIHAN: Imam Supriyanto (22-23) = TOKOH
DUNIA Dato' Paduka Sri Mir Khan, CEO Dinar & Dirham Indternational
(24-28) = TOKOH PILIHAN: Sulaiman AB, Preskom CenturyBank (29) =
COMPANY: CenturyBank: Parca Merger, Sehat dan Fokus ( 30-34)
|
|