|
MAJALAH TOKOH INDONESIA 12 Susilo-Kalla
3 Misi Aman, Adil, Sejahtera
Pasangan Capres-Cawapres Partai Demokrat, PBB dan PKPI Jenderal TNI (Purn)
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Muhammad Jusuf Kalla (JK) menjanjikan
tiga arah Indonesia 2004-2009 jika terpilih. Pertama, mewujudkan
kehidupan yang aman, bersatu padu, rukun dan damai. Kedua, menjunjung
tinggi hukum dan kesetaraan serta menghargai hak asasi manusia. Dan
ketiga, mampu menyediakan kesempatan kerja dan penghidupan yang layak.
SBY-JK berjanji akan melaksanakan tiga misi pembangunan, yakni negara
kebangsaan yang aman dan damai, yang adil dan demokratis, serta yang
sejahtera. SBY-JK berjanji meningkatkan rasa saling percaya dan harmoni
antar kelompok masyarakat. Segala bentuk separatisme bersenjata, gerakan
terorisme, serta gangguan kriminalitas dan keamanan dicegah dan
ditanggulangi.
SBY-JK berjanji menegakkan hukum dan ketertiban, menciptakan tata
pemerintahan bersih dan berwibawa, menghapus diskriminasi dalam berbagai
bentuknya, mengembangkan seluas-luasnya kebudayaan yang berlandaskan
nilai-nilai luhur, serta menghormati dan mengakui hak asasi manusia.
SBY-JK berjanji meningkatkan kinerja dan stabilitas ekonomi makro,
memperbaiki dan menciptakan kesempatan kerja, menghapus kemiskinan dan
ketimpangan dalam berbagai bentuknya, serta merevitalisasi pertanian dan
pedesaan.
SBY-JK berjanji akan mencapai sasaran pembangunan 2004-2009, antara lain
terselesaikan konflik di berbagai daerah terutama Aceh, Poso, Maluku,
dan Papua, bertambah baik keamanan negara, menurun ketegangan dan
ancaman konflik antar kelompok atau golongan, meningkat daya cegah dan
tangkal terhadap ancaman bahaya terorisme, menurun angka kriminalitas,
menurun angka perampokan dan kejahatan di lautan dan penyelundupan
lintas batas, dan semakin kokoh NKRI berdasarkan Pancasila, UUD 1945,
dan Bhinneka Tunggal Ika.
SBY-JK berjanji praktek korupsi di birokrasi berkurang, tercipta sistem
pemerintahan dan birokrasi yang bersih, akuntabel, transparan, efisien
dan berwibawa, terhapus segala aturan, peraturan, dan praktik yang
bersifat diskriminatif terhadap warga negara, kelompok, atau golongan
masyarakat, terjamin keadilan gender dalam berbagai produk perundangan,
program pembangunan, dan kebijakan publik, tercipta sistem hukum yang
sederhana dan efektif, diterapkan hukum secara adil, konsekuen, dan
tidak pilih-pilih, meningkat partisipasi masyarakat dalam pengambilan
kebijakan publik, terjamin konsistensi seluruh per-aturan pusat dan
daerah dan tidak bertentangan, serta terlaksana pemilihan umum yang
demokratis, jujur, dan adil.
SBY-JK berjanji stabilitas perekonomian akan membaik ditandai laju
inflasi rendah dan terkendali, nilai tukar rupiah stabil, suku bunga SBI
turun yang diikuti secara proporsional oleh sukubunga pinjaman,
aktivitas perekonomian meningkat ditandai pertumbuhan ekonomi lebih
tinggi, kesempatan kerja meningkat ditandai turunnya angka pengangguran
terbuka, perekonomian rumah tangga membaik ditandai meningkatnya daya
beli, angka kemiskinan turun dari saat ini 17 persen.
SBY-JK masih mem-punyai banyak janji lain. Seperti tentang ketahanan
pangan rakyat, kesejahte-raan dan kualitas masya-rakat, akses masyarakat
terhadap pendidikan dan pelayanan kesehatan, partisipasi sekolah,
pendidikan vocational, serta tentang tingkat kematian bayi dan ibu
melahirkan dan kondisi infrastruktur. Nilai-nilai luhur terus diperkuat
untuk menghindarkan pemaksaan individu oleh individu lain, atau golong-an
oleh golongan lainnya, negara menjaga dan meng-hormati hak-hak asasi
warga negara. ► e-ti/ht
|
|
|
|