|
KH Abdullah Gymnastiar
Nama Aa Gym tergolong cukup populer menjadi kandidat calon presiden 2004
dalam sejumlah poling. Suatu hal yang menarik sebab Aa Gym bukanlah
seorang tokoh satu partai politik. Sebagai penceramah pun dia jarang
sekali menyen-tuh sisi politik praktis.
KH Abdurrahman Wahid
Mantan Presiden RI ke-4 (20 Oktober 1999-24 Juli 2001), ini diperkirakan
bakal menjadi King Maker Pemilihan Presiden Pemilu 2004. Kendati namanya
masih masuk dalam nominasi calon presiden Pemilu 2004 dan mendapat
dukungan dari beberapa kyai serta sebagai satu-satunya calon presiden dari
PKB, namun diperkirakan ia tidak akan dicalonkan atau mencalonkan diri
secara resmi.
Aburizal Bakrie
Mantan Ketua Umum Kadin Indonesia ini mencoba keberuntungan politik
dengan ikut menjadi salah satu kandidat calon presiden dalam Konvensi
Partai Golkar. Putera sulung pengusaha H Achmad Bakrie kelahiran Jakarta
15 November 1946 ini pada awal pencalonan didukung tidak kurang dari
ketiga ormas Trikarya Golkar (SOKSI, Kosgoro, dan MKGR).
Akbar Tandjung
Langkah politisi ulung dan licin ini semakin mantap dalam persaingan
kandidat pesiden dalam Konvensi Calon Presiden Partai Golkar, setelah
Mahkamah Agung menerima permohonan kasasinya. Ia bebas dari jerat hukum
dengan tuduhan korupsi Rp. 40 milyar. Sehingga peta persaingan dalam
Konvensi Capres Golkar bergerak memberi peluang besar baginya
memenangkan konvensi tersebut.
Prof. Dr. M. Amien Rais
Amien Rais kelahiran Surakarta, 26 April 1944 adalah salah seorang
tokoh kunci pergerakan reformasi. Dia begitu berani ikut menggalakkan arus
gerakan reformasi untuk berhadap-hadapan dengan rezim yang sedang berkuasa.
Amien lalu didaulat menjadi Tokoh Gerakan Reformasi. Dr. H. Hamzah Haz
Bila ada tokoh politik yang layak menyadang predikat akomodatif, maka
Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan yang juga menjabat Wakil
Presiden RI, ini pantas disebut. Ia tidak bersuara terlalu vokal, tetapi
juga tidak terlalu lunak. Hamzah punya gaya sendiri: keras dengan kemauan
tapi juga lembut dalam kompromi.
K.H. Hasyim Muzadi
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Muzadi,
dinominasikan seba-gai salah seorang tokoh yang berpelu-ang menjadi
calon presiden atau wakil presiden pada Pemilu 2004. Kyai kelahiran
Tuban, 8 Agustus 1944, ini kemungkinan akan dicalonkan Partai
Kebangkitan Bangsa (PKB).
Dr HM Hidayat Nur Wahid, MA (1)
Namanya kini disebut-sebut sebagai salah seorang calon Presiden atau Wakil
Presiden Pemilu 2004. Bahkan beberapa poling menempatkannya pada posisi
paling diunggulkan menjadi presiden. Poling TokohIndonesia DotCom
menempatkannya pada posisi pertama sebagai tokoh negarawan, tokoh bersih
KKN dan tokoh idola.
M. Jusuf Kalla
Jusuf Kalla merupakan seorang pengusaha sukses yang kemudian berkiprah di
dunia politik. Kariernya semakin berkibar seiring dengan bergulirnya
reformasi. Politisi yang empat kali anggota MPR Utusan Daerah dari Golkar
dan pernah menjadi Ketua Pemuda Sekber Golkar, ini mulai menjabat menteri
ketika pemerintahan Gus Dur.
Megawati Sukarnoputeri
Diam (tak banyak bicara), akhirnya menjadi suatu kekuatan bagi
Megawati. Kendati, mendapat tekanan dan rintangan bahkan caci-maki, dia
tetap diam dan sabar. Buahnya, dia pun berhasil menggapai singgasana
Presiden RI ke-5. Kini, ia masih diunggulkan akan memenangkan Pemilu
Presiden.
Megawati Sukarnoputeri
Diam (tak banyak bicara), akhirnya menjadi suatu kekuatan bagi
Megawati. Kendati, mendapat tekanan dan rintangan bahkan caci-maki, dia
tetap diam dan sabar. Buahnya, dia pun berhasil menggapai singgasana
Presiden RI ke-5. Kini, ia masih diunggulkan akan memenangkan Pemilu
Presiden.
Dr. Nurcholis Madjid
Nurcholis Madjid, yang populer dipanggil Cak Nur, itu
merupakan ikon pembaruan pemikiran dan gerakan Islam di Indonesia. Gagasan tentang pluralisme telah
menempatkannya sebagai intelektual muslim terdepan. Namanya semat mencuat sebagai kandidat terkuat
calon presiden Pemilu 2004.
Prabowo Subianto
Pensiun dini dari dinas militer, Prabowo beralih menjadi pengusaha. Ia
mengabdi pada dua dunia. Kini, nama Mantan Pangkostrad dan Komjen Kopassus
ini kembali mencuat, menyusul keikutsertaannya dalam konvensi calon
presiden Partai Golkar. Namun diperkirakan targetnya sebuah garis
start untuk menapaki Pemilu Presiden 2009.
Dr. Ruyandi Hutasoit, Sp.U, MA
Ketua Yayasan Doulos dan Yayasan Bersinar bagi Bangsa, ini
mendeklarasikan Partai Damai Sejahtera (PDS) 28 Oktober 2001 demi damai
sejahtera bagi bangsa. Kemudian partai ini secara resmi menetapkan Ruyandi
Hutasoit selaku Ketua Umum PDS sebagai calon presiden pada Pemilu 2004.
Siswono Yudo Husodo
Pamor Siswono Yudo Husodo sebagai calon presiden independen semakin hari
semakin mencuat. Kehadiran mantan Menteri Perumahan Rakyat dan Menteri
Transmigrasi dan PPH ini telah memberi warna tersendiri dalam “kontes”
pencarian figur pemimpin terbaik dari semua calon yang baik-baik.
Siti Hardiyanti Rukmana
Bagi Siti Hardiyanti Rukmana nama mantan Presiden Soeharto ayahnya masih
sangat laik jual di bidang politik. Untuk menjadi pemimpin tertinggi di
republik ini dia, yang dipanggil Mbak Tutut, menyebut kendaraan politik
pengusungnya yakni Partai Karya Peduli Bangsa adalah satu-satunya
partai yang pendiriannya direstui oleh Pak Harto.
Surya Dharma Paloh
ia mengikuti Konvensi Partai Golkar dengan menawarkan gagasan
restorasi nasional. "Kita akan memperlihatkan ada suatu hal yang pasti
bisa diterima negeri ini: Perubahan-perubahan mendasar yang bisa
memberikan rasa kebanggaan diri secara pribadi maupun secara kelompok," katanya.
Susilo Bambang Yudhoyono
SBY, demikian ia akrab disapa. Namanya mencuat seba-gai seorang
kandidat presiden yang dijagokan Partai Demokrat, partai yang didirikannya.
Partai ini sangat PD memosisikannya sebagai calon presiden, bukan wakil
presiden. Bisa saja
ia akan menjadi kuda hitam Pemilu Presiden.
Wiranto (1)
Jenderal TNI (Purn) Wiranto hanya bersedia menjadi presiden. Itu
hanya satu periode. Prinsip ini tampaknya membuat peserta Konvensi
Partai Golkar ini merasa keberatan atas pernyataan Akbar Tandjung bahwa
kandidat presiden pemenang konvensi bisa saja menjadi pasangan Megawati
sebagai wakil presiden.
Yusril Izha Mahendra (1)
Yusril Ihza Mahendra adalah kandidat calon presiden yang sama sekali
tidak pernah menunjukkan ambisinya secara berlebihan. Dia bersikap
demikian mengingat posisi tawarnya cukup tinggi dalam peta perpolitikan
nasional. Yusril secara pas telah menempatkan partainya Partai Bulan
Bintang (PBB) sebagai “reinkarnasi” Partai Masyumi.
KH Zainuddin MZ
Dai kondang sejuta ummat, KH Zainuddin MZ, telah memilih jadi politikus. Ia
masuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP) karena penasaran mengapa partai
berbasis Islam tidak memenangkan pemilu. Ia bersama rekan-rekannya mendeklarasikan PPP
Reformasi pada 20 Januari 2002 yang kemudian berubah nama menjadi Partai
Bintang Reformasi dalam Muktamar Luar Biasa pada 8-9 April 2003 di
Jakarta.
|