MAJALAH TOKOH INDONESIA
Search     A   B     D     F       I       L     N   O   P   Q   R   S     U     W     Y   Z
MAJALAH

:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::

VOLUME 01 TOKOH DUNIA
 ► POLING
 
 ► Selamat HUT
 ► Poling Tokoh
 ► Kirim Pesan
 ► Beritahu Teman
 ► Search
 ► Majalah
 ► Redaksi
 
 

 

 

garis
garis

 

Jimmy Carter

Raih Nobel Perdamaian 2002

Mantan Pre-siden AS ke-39 Jimmy Carter, meraih hadiah Nobel Perdamaian 2002. Komite Nobel Norwegia menilainya tidak mengenal lelah selama bertahun-tahun mengatasi konflik internasional, memperjuangkan demokrasi, hak-hak asasi manusia dan mendorong pembangunan sosial dan ekonomi.

 

SADDAM-BUSH ‘bbs dulu ah’

Sebuah kendaraan berhias patung kertas Presiden Amerika Serikat George W Bush dan Presiden Irak Saddam Husesin yang sedang duduk mesra di atas tempat tidur, sebagai layaknya suami-isteri (bbs dulu ah), ikut meramaikan karnaval Rosemonday di Duseldorf, Jerman, Minggu 2/3/03. Sebuah sindiran di tengah perseteruan kedua pemimpin itu yang tengah memuncak. Bush begitu marah sama Saddam. Lantaran presiden negeri kaya minyak itu ditengarai memproduk senjata kimia pemusnah massal. Bush pun memobilisasi mesin perangnya untuk menyingkirkan Saddam. Sementara, Saddam menuding Bush ingin menguasai ladang minyak Irak dan tak mengaku punya senjata kimia.

David Rockefeller

Presiden Direktur Chase Manhattan Bank ini adalah cucu Rockefeller. Sebagai keturunan ketiga dari dinasti dermawan terbesar dunia itu, David juga mengukuhkan kedermawanan sebagai salah satu jalan hidupnya. Ia aktif dalam berbagai kegiatan sosial, termasuk dalam lembaga pendidikan Rockefeller University.
Kofi Annan

Tak Berdaya, PBB Mandul

Sekretaris Jenderal Kofi Annan dan Dewan Keama-nan (DK) PBB, tampak-nya tak berdaya untuk menegakkan tujuan PBB. Kini badan perdamaian dunia itu makin mandul bahkan sudah di ambang bubar. AS dan sekutunya Inggris sudah tak meng-anggapnya. Dimulai ketika AS menyatakan tidak memerlukan DK PBB untuk berperang melawan Irak. Anggota tetap DK PBB, Perancis dan Rusia dibuat terperangah. Karena pemimpin kedua negara itu sebelumnya sudah berlagak menegaskan akan memve-to resolusi DK PBB ten-tang perang melucuti senjata kimia Irak. Eh, itu malah memicu AS menya-takan tak memerlukan resolusi DK PBB. Kemu-dian Presiden AS George W Bush pun mengultima-tum Presiden Irak Saddam Hussein untuk segera keluar dari negerinya dalam tempo 48 jam. Jika tidak, perang dimulai.

Saddam tentu tidak mau diultimatum. Apa hak AS mengusirnya dari negeri sendiri? Akhirnya, satu jam 35 menit setelah 48 jam berlalu, tepatnya tanggal 20 Maret 2003 pukul 05.35 waktu Irak, AS dan sekutunya benar-benar membombardir Baghdad. Kofi Annan dan DK PBB ternyata tak bergigi. Mereka hanya menyatakan penyesalan atas serangan AS dan Inggris terhadap Irak itu.

Ironisnya, delapan hari setelah perang, DK PBB melakukan sidang darurat yang ternyata hanya mampu membicarakan pemberian bantuan kema-nusiaan kepada rakyat korban perang di Irak. Bukan membicarakan penghentian perang. DK PBB, Perancis, Rusia, dan Cina, juga Jerman ternyata tak bernyali. Perang pun menelan banyak korban. Dan rezim Saddam jatuh

Copyright © 2002 Ensiklopedi Tokoh Indonesia. All right reserved. Design and Maintenance by Esero