Tokoh Indonesia DotCom, sebuah media informasi dan database online terbaik, terlengkap dan terpadu perihal biografi, visi-misi, dan berita para tokoh di Indonesia. Diterbitkan sejak 20 Mei 2002 bertepatan Hari Kebangkitan Nasional. Tokoh Indonesia meliputi pemimpin formal dan informal Indonesia: [Lanjut...]
Compatible Browsers
Situs ini dioptimalkan untuk komputer modern dengan browser Firefox 3.6.x ke atas dan resolusi minimal 1152 x 864
Daftarnya Gratis & Mudah Isi Form lalu Konfirmasi via E-mail!
Sebelum Anda registrasi lalu konfirmasi via e-mail, account Anda tidak akan aktif.
Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan: isi form dengan benar dan sejujur-jujurnya ; Form yang wajib diisi ditandai dengan simbol asterix ; Baca ketentuan penggunaan untuk memastikan bahwa Anda sudah paham tatacara bergabung di situs Tokoh Indonesia.
Tuangkan Pikiran ke Dalam Tulisan Kesempatan Berbagi dan Berdiskusi!
Jangan tunda lagi. Segera mendaftar lalu posting tulisan bermutu Anda.
Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan: Baca ketentuan penggunaan untuk memastikan bahwa Anda sudah paham tatacara posting artikel di situs Tokoh Indonesia ; Pastikan tulisan Anda sudah layak muat dan bebas salah ketik.
Tempat Kumpul Bermutu Sharing, Caring, Motivating with Others!
Temukan teman baru, saling beri masukan dan komentar kepada tokoh.
Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan: Komunitas Tokoh Indonesia ini masih dalam tahap beta ; Bila ada error atau ketidaknyamanan silakan hubungi admin dengan menggunakan form KONTAK. Segala masalah diusahakan diatasi secepatnya.
Semua Fitur Ada di Sini Mencari Tokoh Semakin Mudah!
Tidak perlu lagi browse manual, sortir Tokoh berdasarkan banyak kriteria.
Fitur-fitur yang bisa Anda gunakan misalnya: Alfabet Index Bar (lihat menu) atau masuk ke halaman Daftar Tokoh, konten antar tokoh saling terkait (Publikasi, Berita, Galeri, Buku, Video).
"Memang awalnya kami belajar demi mencari Jabatan, Ketenaran dan Kedudukan, namun setelah terasa nikmatnya ilmu dan tenggelam di lautannya, hilanglah semua tujuan-tujuan itu, hingga muncullah perasaan Ikhlas..." demikian seorang ulama besar mengomentari perkataan Imam Ghozali "Awalnya ilmu kami tuntut bukan karena Alloh, ternyata ilmu itu menolak untuk dituntut selain karena Alloh". So, mari belajar sampai terasa nikmat!!
"Memang awalnya kami belajar demi mencari Jabatan, Ketenaran dan Kedudukan, namun setelah terasa nikmatnya ilmu dan tenggelam di lautannya, hilanglah semua tujuan-tujuan itu, hingga muncullah perasaan Ikhlas..." demikian seorang ulama besar mengomentari perkataan Imam Ghozali "Awalnya ilmu kami tuntut bukan karena Alloh, ternyata ilmu itu menolak untuk dituntut selain karena Alloh". So, mari belajar sampai terasa nikmat!!