IN MEMORIAM
07 Mar 1978 ::
Silas Papare,
Serui (Serui, 18 Des 1918)
07 Mar 2007 ::
Koesnadi Hardjasoemantri, Yogya (09 Des 1926)
08 Mar 1943 ::
Cipto Mangunkusumo, Jakarta (Ambarawa, 1886)
08 Mar 2008 ::
Turino Djunaedi,
Jkt (Padangtiji, 06 Jun 1927)
09 Mar 2001 ::
Sumitro Djojohadikusumo, Jkt (Jateng,29Mei
1917)
11 Mar 2000 :: HB
Jassin, Jkt (Gorontalo, 31 Jul 1917)
13 Mar 2003
:: Poorwo
Soedarmo, Jkt (Malang, 20 Feb 1904)
13 Mar 2007 ::
Sarbini Sumawinata,
Jkt (Madiun, 20 Agu 1918)
14 Mar 1980 ::
Mohammad Hatta^ Jkt (Bukittinggi,
12 Ags 1902)
16 Mar 2002 :: Umar
Kayam, Jkt (Ngawi, 30 Apr 1932)
16 Mar 2006 ::
Ramadhan KH, Afsel (Bandung, 16 Mar 1927)
18 Mar 2006 ::
Djuanda Widjaja,
Paris (Bandung, 10 Des 1959)
18 Mar 2008 ::
Ashadi Tjahjadi,
Jkt (Gombong, 05 Mei 1928)
21 Mar 2003
::
Umar Wirahadikusumah, Jkt (Sumdng 10 Okt 1924
22 Mar 2002 :: Anton Hilman,
Jkt (Jakarta, 22 Mei 1938)
22 Mar 2003
::
Ali Akbar Navis.
Padang (P.Panjang, 17 Nov 1924)
23 Mar 1999 ::
Koentjaraningrat,
Jakarta (Yogya, 15 Jun 1923)
25 Mar 1985 ::
S Sudjojono,
Jakarta (Kisaran, 14 Des 1913)
25 Mar 2007 ::
Nelly Adam Malik,
Jakarta (Jkt, 15 Mei 1925)
30 Mar 2007 ::
Chrisye,
Jakarta (Jkt, 16 Sep 1949)
Ashadi Tjahjadi (1928-2008)
Mantan Kepala Staf TNI-AU (1977-1983)
Marsekal (Purn) Ashadi Tjahjadi meninggal dunia dalam usia 80 tahun,
di RSCM, Jakarta, Selasa 18 Maret 2008. Mantan
Duta Besar Indonesia untuk Jerman Barat kelahiran Gombong, Jawa Tengah, 5
Mei 1928, itu meninggal setelah
terkena serangan stroke.
Turino Djunaedi (1927-2008)
Tokoh paripurna perfilman Indonesia, Turino Djunaedi, meninggal dunia
Sabtu 8 Maret 2008 pukul 20.55 di RS Setia Mitra,
Jakarta. Aktor film, sutradara, produser, penulis cerita dan skenario
film, kelahiran Padang Tiji, NAD, 6 Juni 1927,
itu sudah lama menderita sakit karena stroke.
Chrisye (1949-2007)
Penyanyi pop melankolin legendaris
ini meninggal dunia Jumat 30 Maret 2007
pukul 04.08 di rumahnya Jalan Asem Dua No 80, Cipete, Jakarta. Chrisye
bernama lengkap Chrismansyah Rahadi kelahiran Jakarta, 16 September 1949, itu sudah lama menderita sakit kanker paru-paru.
Dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan.
Prof Sarbini Sumawinata (1918-2007)
OBITUARI: Bangsa Indonesia kembali kehilangan salah seorang
putra terbaiknya. Guru besar FEUI sekaligus ekonom senior, Profesor Sarbini Sumawinata, meninggal dunia
pada hari Selasa 13 Maret 2007 pukul 23.38 setelah hampir seminggu dirawat di Rumah
Sakit Pusat Pertamina, Jakarta.
Prof Dr H Koesnadi Hardjasoemantri (1926-2007)
OBITUARI:
Guru besar hukum lingkungan FH UGM, ini salah seorang dari 21 korban meninggal dunia akibat terbakar
dan meledaknya pesawat Boeing 737-400 Garuda Indonesia, sesaat setelah
mendarat di Bandara Adi Sutjipto, Yogyakarta, 7 Maret 2007. Pesawat itu berpenumpang 133 orang dan 7 awak.
Bung Hatta (Moh. Hatta)
Mohammad
Hatta lahir pada tanggal 12 Agustus 1902 di Bukittinggi. Di kota kecil
yang indah inilah Bung Hatta dibesarkan di lingkungan keluarga ibunya.
Ayahnya, Haji Mohammad Djamil, meninggal ketika Hatta berusia delapan
bulan. Hatta memiliki enam saudara perempuan. Ia adalah anak
laki-laki satu-satunya.
Ramadhan KH (1927-2006)
Wartawan dan penulis biografi Ramadhan KH
wafat tepat di hari ulang tahunnya
yang ke-79, Kamis 16 Maret 2006 di Cape Town, Afrika
Selatan. Jenazah pria kelahiran Bandung 16 Maret
1927, ini akan tiba di Tanah Air Sabtu 18 Maret 2006 dan
dikebumikan di Taman Pemakaman Umum Tanah Kusir, Jakarta. Djuanda Widjaja (1959-2006)
Dia pengamat militer, intelijen dan politik yang terbilang handal.
Untuk berkonsentrasi dalam profesi itu, pria lajang kelahiran Bandung, 10 Desember 1959,
berpangkat Letnan Kolonel, itu mengundurkan diri dari Korps TNI-AL tahun
1998. Dia meninggal dunia di Paris, Sabtu 18
Maret 2006.
Ali Akbar Navis
Ia
seorang sastrawan dan budayawan terkemuka Indonesia.
Lebih dikenal dengan nama AA Navis, yang di kalangan
sastrawan digelari sebagai kepala pencemooh. Gelar yang lebih
menggambarkan kekuatan satiris tidak mau dikalahkan sistem dari luar
dirinya. Sosok yang menjadi simbol energi sastrawan ini meninggal dalam usia 79.
H.B Jassin
Sepanjang hidupnya, HB Jassin menumpahkan perhatian
mendorong kemajuan sastra-budaya di Indonesia. Ia dikenal sebagai kritisi sastra terkemuka
sekaligus dokumentator sastra terlengkap. Kini, kurang lebih 30 ribu buku
dan dokumennya tersimpan di Pusat Dokumentasi Sastra H.B.
Jassin, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
Prof Poorwo Soedarmo, Meninggal
Jakarta 13/3/03: Prof Poorwo Soedarmo, perintis ilmu gizi dan pencetus
slogan "Empat Sehat Lima Sempurna" meninggal dalam usia 99 tahun pada hari
Kamis 13/3/03 pukul 17.45. Menurut cucunya Tito, Poorwo meninggal dalam
perjalanan ke rumah sakit. Sejak 11 bulan lalu ia terkena stroke dan sudah
beberapa kali keluar-masuk rumah sakit. Disemayamkan di kediamannya Jalan
Duren Bangka 11, Jakarta Selatan dan dikebumikan hari Jumat pukul 13.30 di
TMP Kalibata, Jakarta, dengan inspektur upacara Menteri Kesehatan Achmad
Sujudi.
Anton Hilman
Pengajar bahasa Inggris di TVRI pada tahun 1980-an, Anton Hilman, meninggal
dunia Jumat pagi 22/03/2002, pukul 09:25 WIB di RS St Carolus Jakarta.
Pria kelahiran Jakarta, 22 Mei 1938 itu menderita penyakit lever dan
sirosis. Sejak awal Januari almarhum sudah dirawat di RS St Carolus.
Hilman yang bernama lengkap Antonius Gideon Hilman meninggalkan seorang
isteri Evelina Hilman.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
 |
|
 |
|
|
|
|
|
|
|
 |
Prof Dr Koentjaraningrat (1923-1999)
Pak Koen, panggilan akrabnya, seorang ilmuwan yang berjasa meletakkan dasar-dasar perkembangan ilmu
antropologi di Indonesia. Sehingga ia diberi kehormatan sebagai Bapak
Antropologi Indonesia. Hampir sepanjang hidupnya disumbangkan untuk
pengembangan ilmu antropologi.
Umar Kayam
Umar Kayam, sosiolog, novelis, cerpenis, budayawan, meninggal dunia di MMC
Jakarta, hari Sabtu (16/3) kemarin pukul 07.45. Tutup usia pada usia 70
tahun (almarhum dilahirkan di Ngawi, Jawa Timur, 30 April 1932), Umar
Kayam sudah dirawat di rumah sakit itu sejak sekitar dua pekan lalu ketika
dia dilarikan ke situ karena terjatuh dan mengalami patah tulang pangkal
paha kiri.
|
 |
|
|
|
|
|
|
Sindudarsono Sudjojono (1913-1985)
Dia pionir yang mengembangkan seni lukis modern khas Indonesia. Pantas
saja komunitas seniman, menjuluki pria bernama lengkap Sindudarsono
Sudjojono yang akrab dipanggil Pak Djon iini dijuluki Bapak Seni Lukis
Indonesia Baru. Dia salah seorang pendiri Persatuan Ahli Gambar
Indonesia (Persagi) di Jakarta tahun 1937 yang merupakan awal sejarah
seni rupa modern di Indonesia.
Silas Papare
Ketika Irian Barat masih di bawah penguasaan Belanda, Silas Papare
berjuang membebaskan untuk menyatukannya dengan Republik Indonesia.
Ia memberontak, mendirikan Partai
Kemerdekaan Indonesia Irian (PKII), serta Badan Perjuangan Irian.
Akhirnya, Irian Barat merdeka dan menyatu
kembali ke pangkuan ibu pertiwi. |
|