Putera Sampoerna

Penjemput Pasar Masa Depan

Putera Sampoerna, mengguncang dunia bisnis Indonesia dengan menjual seluruh saham keluarganya di PT HM Sampoerna senilai Rp18,5 triliun, pada saat kinerjanya baik. Generasi ketiga keluarga Sampoerna, ini memang seorang pebisnis visioner yang mampu menjangkau pasar masa depan.

Sjafrie Sjamsoeddin

DCM untuk Pengadaan Alutsista

Sekjen Dephan ini berupaya mengubah citra Dephan. Dia melakukan pembenahan ke dalam, terutama dalam pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista). Dia membentuk Dealing Center Management (DCM), tim bersama dalam departemen untuk membahas dan memutuskan pengadaan alutsista

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
 BIRTHDAY
 ► Januari
 ► Februari
 ► Maret
 ► April
 ► Mei
 ► Juni
 ► Juli
 ► Agustus
 ► September
 ► Oktober
 ► November
 ► Desember
 
 ► Majalah TI
 ► Nusantara
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 


 
OKTOBER  
 
   

HARI ULANG TAHUN

01 Okt 1917 :: Gesang Martohartono,
01 Okt 1939 :: Djohan Effendi, Kandangan, Kalsel

01 Okt 1956 :: Laksamana Sukardi, Jakarta

01 Okt 1960 :: Maya Tamara, Jakarta

02 Okt 1924 :: Sitor Situmorang, Harianboho

02 Okt 1932 :: LB Moerdani, Cepu (wf Jakarta 29 Ags 2004)

03 Okt 1921 :: Gedong Bagoes Oka, Kr.Asem, (wf 14 Nov 2002)

03 Okt 1947 :: Roem Rowi, Ponorogo

04 Okt 1926 :: Frans Seda, Flores

04 Okt 1952 :: Icuk Sugiarto, Olahraga Bulutangkis

05 Okt 1890 :: Dr. Sam Ratulangie Pahlawan

05 Okt 1958 :: Iqbal Latanro, Makassar

05 Okt 1959 :: Anton Apriantono, Serang

05 Okt 1943 :: Soebronto Laras, Jakarta

05 Okt 1960 :: Dr. Hamid Awaludin, Pare Pare

06 Okt 1941 :: Prof. Dr. Bagir Manan, SH, Lampung

06 Okt 1943 :: Raam Punjabi, Surabaya
06 Okt 1944 :: Kemala Motik Abdul Gafur, Jakarta

07 Okt 1923 :: Drs. R. Panji Purnomo, Ilmuwan

07 Okt 1938 :: Margana, SH, Purwodadi
08 Okt 1884 :: Agus Salim^, Pahlawan

08 Okt 1948 :: Achmad Choizin Chumaidy, Pekalongan

08 Okt 1960 :: Rano Karno, Artis Film

09 Okt 1928 :: Bagong Kussudiardja (1928-2004), Yogya

09 Okt 1937 :: Bob Nasution, Tokoh Tinju

09 Okt 1957 :: Syamsudin Haris, Bima, NTB

09 Okt 1965 :: Imam Supriyanto, Jakarta

10 Okt 1907 :: Gatot Subroto, Banyumas (Jkt, 11 Jun 1962)
10 Okt 1924 :: Umar Wirahadikusumah, Sumedang (wf 21 Mar 03)
10 Okt 1925 :: Bustanil Arifin, Padangpanjang, Sumatera Barat

10 Okt 1946 :: Sumita Tobing, Medan

10 Okt 1950 :: Sri Redjeki Sumaryoto, Solo

10 Okt 1950 :: Mochamad Noor, Barabai

10 Okt 1955 :: Jamaluddin Malik, Sumbawa

11 Okt 1918 :: Jeroma Robbins, Penata tari

11 Okt 1929 :: Purwoto S Gandasubrata, Jkt (Pwkt 04 Mei 2005)
11 Okt 1938 :: Soerjadi Soedirdja, Jakarta

11 Okt 1949 :: Setia Mangunsong, Balige

11 Okt 1957 :: Nada Soraya, Artis Penyanyi
12 Okt 1939 :: Dicky Zulkarnaen, Artis Film

12 Okt 1943 :: Harun Kamil,SH,  Anggota MPR-RI 1999 - 2004

12 Okt 1951 :: Enggartiasto Lukita, Cirebon
12 Okt 1955 :: Agustin Teras Narang, Banjarmasin, Kalsel

13 Okt 1947 :: Putera Sampoerna, Belanda

14 Okt 1921 :: Hoegeng Imam Santoso, Pekalng ( Jkt 14 Jul 2004)

14 Okt 1926 :: Barli Halim, Prof, SE, MBA, Bandung

14 Okt 1928 :: KS Tubun, Pahlawan
14 Okt 1944 :: Paulus Indra, Bengkulu

15 Okt 1932 :: Mohamad Soerjani, Dr,Ir, Tulungagung

15 Okt 1944 :: Th. Sumartana, Banjarnegara (wf 24 Jan 2003)

15 Okt 1947 :: Freddy Numberi, Serui, Papua

15 Okt 1949 :: Mustafa Abubakar, Pidie

15 Okt 1960 :: Maria Ulfah Anshor, Indramayu

15 Okt 1962 :: Marissa Grace Haque, Balikpapan

16 Okt 1916 :: Dr. TD Pardede, Pengusaha

17 Okt 1950 :: Rudolf Adolf Tendean, Manado

17 Okt 1951 :: Agus Wirahadikusumah, Bandung (wf 2001)

17 Okt 1951 :: Prabowo Subianto, Jakarta

17 Okt 1961 :: Chusnul_Mar’iyah, Ph.D, Lamongan

18 Okt 1934 :: Tuti Soenardi, Surabaya

18 Okt 1953 :: Komaruddin Hidayat, Muntilan, Magelang

18 Okt 1964 :: Aryanthi Baramuli, Jakarta
19 Okt 1946 :: Rudy Wanandi, Padang

19 Okt 1950 :: Th. Widia Soerjaningsih, Mlg (Jkt, 24 Des 2004)
19 Okt 1959 :: George Djuhari, Medan

20 Okt 1924 :: Malidar Hadiyuwono^, Produser Film

20 Okt 1936 :: Ida Bagus Sudjana, Sanur (wf Jkt 18 Agu 2002)

20 Okt 1948 :: Maulana Ibrahim, Bandung, Dep.Gub.BI

20 Okt 1977 :: Nelson Tansu, Medan

21 Okt 1933 :: Amrus Natalsya, Medan
21 Okt 1940 :: Dr Amroso Katamsi, Pahlawan Indonesia

21 Okt 1945 :: Yusuf Ashari, M, Magelang
21 Ok 1949 :: Rudy Hadisuwarno, Penata Rambut

23 Okt 1939 :: Ami Priyono, Sutradara
23 Okt 1956 :: Mari Elka Pangestu, Jakarta

24 Okt 1909 :: R.M Sedyatmo, Penemu Pondasi Cakar Ayam
24 Okt 1941 :: Sri Sumarjati, Sekjen DPR RI

26 Okt 1951 :: Sukmawati Sukarnoputri, Jakarta
27 Okt 1927 :: Ir Achmad Affandi, Menteri Pertanian

28 Okt 1950 :: Sriyanto Muntasram, Tuban

28 Okt 1973 :: Nuzran Joher, Rawang, Kerinci

29 Okt 1950 :: Slamet Prihatino S, Yogyakarta

29 Okt 1974 :: Yenny Wahid, Jombang

30 Okt 1952 :: Sjafrie Sjamsoeddin, Makassar

31 Okt 1930 :: Saleh Affif, Cirebon (Jakarta, 28 Jun 2005)

31 Okt 1947 :: Udju Djuhaeri, Pamanukan

31 Okt 1952 :: Hemas, GKR, Jakarta

 

Mustafa Abubakar

Direktur Utama Perum Bulog

Mustafa Abubakar, lelaki kelahiran Piddie, 15 Oktober 1949, sejak 21 Maret 2007 dipercaya menjabat Direktur Utama Perum Bulog menggantikan Widjanarko Puspoyo. Sebelumnya, Mustafa menjabat sebagai Inspektur Jenderal di Departemen Kelautan dan Perikanan.

Setia Mangunsong

Perancang Manajemen Mutu Perikanan

Dia seorang dari sedikit PNS yang kreatif dan inovatif yang lebih mengejar prestasi daripada status. Direktur Standarisasi dan Akreditasi, DKP, ini perancang manajemen standar pengawasan mutu industri perikanan nasional. Kandidat doktor IPB Bogor, ini juga aktif melahirkan UU Perikanan.

 

Aryanthi Baramuli

Politisi Perempuan Potensial

Apa hubungan antara politik, tinju, dan kelapa? Bagi Aryanthi Baramuli Putri, tiga hal itulah yang membentuk dan mewarnai hidupnya saat ini. Masih ada lagi, Aryanthi senang mengumpulkan benda-benda purbakala dari waruga, kuburan kuno masyarakat Minahasa, juga bermain sepak bola. Maskulin? "Saya tetap perempuan," tukasnya.

 

Maya Tamara

Generasi Kedua Namarina

Maya Tamara, generasi kedua Namarina, sekolah balet dan senam terkemuka di Indonesia, yang didirikan ibunya, Nanny Anastasia Lubis, 30 Desember 1956. Untuk merayakan usia setengah abad Namarina, diadakan pertunjukan bertema Pointe of No Return di GKJ, 30 Des 2006 dan 20-21 Jan 2007.

 

Syamsuddin Haris

Siapkan Diri Jadi Peneliti

Peneliti, profesi yang memang diinginkannya. Drs Syamsuddin Haris MSi, Ahli Peneliti Utama (APU) Bidang Politik LIPI, ini sejak mahasiswa memper-siapkan diri untuk terjun sebagai peneliti. Walaupun sebelumnya, pria kelahiran Bima, Nusa Tenggara Barat, 9 Oktober 1957, ini tidak pernah bercita-cita jadi peneliti.

 

Enggartiasto Lukita

Pengusaha yang Aktif Berorganisasi

Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI 2004-2009 asal Provinsi Jawa Barat kelahiran Cirebon, 12 Oktober 1951, ini seorang pengusaha yang aktif berorganisasi. Dirut PT Kemang Pratama ini pernah memimpin REI sebagai Ketua Umum (1992-1995) dan Wakil Bendahara Umum DPP Golkar (1998-2004).

 

Mari Pangestu

Ekonom Indonesia Kelas Dunia

Menteri Perdagangan Kabinet Indonesia Bersatu dan mantan direktur eksekutif Center for Strategic and International Studies (CSIS) seorang ekonom perempuan Indonesia yang sudah dikenal dunia. Puteri ekonom kondang Panglaykim, ini telah menjadi pembicara laris bukan hanya di Indonesia tapi juga di berbagai belahan dunia. Ia sering dimintai masukan oleh lembaga keuangan dunia seperti World Bank dan IMF.

 

Marsda TNI Slamet Prihatino S, SIP

Panglima Kopasau I

Marsda TNI Slamet Prihatino S, S.IP lahir di Yogyakarta, 29 Oktober 1950, diterima menjadi calon prajurit taruna Januari 1972 dan dilantik oleh Presiden RI menjadi Letda Lek, Desember 1975. Selanjutnya mengikuti pendidikan Sekbang 22 dan diwisuda (Wing Day) tahun 1977. Diangkat menjadi Pangkoopsau I pada tanggal 06 Juni 2003.

 

GKR Hemas

Anggota DPD dari Yogyakarta

Isteri Sri Sultan Hamengku Buwono X ini terpilih menjadi Anggota DPD Periode 2004-2009 dari Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Alumni SMA Gadjah Mada (1968-1971) ini lahir di Jakarta, 31 Oktober 1952. Ibu dari lima orang puteri ini hidup bahagia di kediamannya Jl Kraton Kilen, Kraton Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

Mayjen Sriyanto Muntasram

Dari Kopasus ke Siliwangi

Jenderal bintang dua ini akan menjabat Pangdam III/Siliwangi meninggalkan jabatan lamanya, Danjen Kopassus. Ia menggantikan Mayjen Iwan Ridwan Sulandjana yang akan menduduki jabatan baru sebagai Assop KSAD. Danjen Kopassus akan diisi oleh Brigjen TNI Syaiful Rizal yang sebelumnya Kasdam VI/Tanjungpura.

 

Sumita Tobing

Jurnalis dan Broadcaster Sejati

Di tangannya, TVRI bangkit kembali menarik perhatian pemirsa di tengah persaingan dengan televisi swasta. Dialah Dirut TVRI pertama setelah diubahnya menjadi Perjan. Jurnaslis dan praktisi pertelevisian, ini adalah broadcaster sejati. Dia juga yang membidani lahirnya siaran berita Liputan 6 SCTV dan ikut membidani lahirnya MetroTV.

 

Maria Ulfah Anshor

Pejuang Kesetaraan Jender

Ketua Umum PP Fatayat NU, organisasi perempuan di bawah Nahdlatul Ulama (NU), periode 2000-2005, dengan jumlah anggota empat juta, ini berjuang dalam perspektif keadilan dan kesetaraan jender. Perjuangannya penuh tantangan, yang membuatnya terkadang merasa frustrasi. Namun dia tetap kuat dan terus berjuang.

 

Sitor Situmorang

'Kepala Suku' Sastrawan ‘45

Pria Batak kelahiran Harianboho, Samosir, Sumatera Utara 2 Oktober 1924 ini sudah menjadi seorang Pemimpin Redaksi harian Suara Nasional terbitan Sibolga, pada saat usianya masih sangat belia 19 tahun, di tahun 1943. Padahal, sebelumnya ia sama sekali belum pernah bersentuhan dengan profesi jurnalistik.

 

Yusuf Ashari, Muhammad

Meneg Perumahan Rakyat

Suasana di kediaman rumah Muhammad Yusuf Ashari. Di rumah yang terletak di Kompleks Pejaten Elok, Warung Buncit, Jakarta Selatan, itu penantian pengumuman menteri oleh SBY tersebut terasa lambat. "Lha kok malah siaran sepak bola gini. Nggak jadi ini pengumuman menterinya?" kata anggota Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PKS itu sesaat setelah pukul 22.00.

 

Anton Apriantono

Berjanji Lindungi Petani

Dosen IPB yang menjadi Menteri Pertanian Kabinet Indonesia Bersatu ini mengatakan, terdapat sejumlah isu penting dalam pembangunan pertanian dalam lima tahun ke depan. Di antaranya konversi lahan pertanian ke nonpertanian, ancaman produk impor, wabah, swasem-bada pangan, dan konflik kepentingan pusat dan daerah.

 

Rudolf Adolf Tendean

Jadikan Gereja Inklusif

Selama tiga dekade, pendeta berpenampilan sederhana dan bersahaja ini, dalam pelayanan menikmati segudang pengalaman persaudaraan dengan umat muslim dan umat beragama lainnya. Ia selalu menjadikan gereja inklusif. Pendeta GPIB ini selalu menjalin persaudaraan kepada masyarakat sekitar di mana ia bertugas.

 

Sukmawati Sukarnoputri

Kaum Nasionalis, Bersatulah!

Sukmawati tampak lebih kental sebagai anak ideologis Bung Karno. Partai yang didirikan dan dipimpin-nya diberi nama Partai Nasional Indonesia (PNI) Marhaenisme, dideklarasi-kan 20 Mei 2002. PNI Marhaenisme, kata Sukmawati, merupakan kelanjutan dari PNI yang didirikan oleh ayahnya Bung Karno, Bapak Marhaenisme, Presiden RI pertama,

 

Gesang Martohartono

Sebuah Legenda Maestro Keroncong

Tak banyak penyanyi atau pemusik Indonesia yang bisa menjadi legenda di masyarakat. Satu dari yang sedikit itu, ialah maestro keroncong asal Solo, Gesang Martohartono, pencipta lagu Bengawan Solo. Sebuah lagu keroncong yang menye-berangi lautan. Lagu yang sangat digemari di Jepang. Lagu merupakan bahasa umum yang melintasi dunia.

 

Prabowo Subianto

Kembali ke Ladang Pengabdian

Pensiun dari dinas militer, Prabowo beralih menjadi pengusaha. Nama mantan Pangkostrad dan Komjen Kopassus ini kembali mencuat, menyusul keikutsertaannya dalam konvensi Capres Partai Golkar. Kemudian dalam Munas VI HKTI dan Kongres V Petani, 5 Desember 2004 di Jakarta, dia terpilih menjadi Ketua Umum HKTI 2004-2009.

 

Marissa Haque

Dekatkan Diri pada Allah

Marissa Haque, yang tidak pernah pergi jauh dari dunia perfilman, kemudian masuk dalam dunia politik. Sebelumnya selama tiga tahun dia di Amerika menempuh kuliah S2 di Jurusan Film dan Televisi Internasional di Universitas Ohio, AS, sembari bermunajat (mendekatkan diri) kepada Allah swt, mengurus suami dan dua orang putrinya.

 

Chusnul Mar’iyah Ph.D

Ilmuwan yang “Terlibat” LSM-Aktivis

Setelah meraih gelar Ph.D pada 1998 dalam bidang Ilmu Politik dari The University of Sydney, Australia, ia kembali ke Indonesia untuk menekuni panggilan hidupnya: mengajar. Namun, kendati dosen adalah pekerjaan resmi di KTPnya, ia lebih tepat disebut sebagai 'ilmuwan yang terlibat' karena mengecimpungkan diri di pelbagai kegiatan sosial.

     
Bustanil Arifin

Kisah Anak Gaul Jadi Menteri

Mantan Menteri Koperasi dan Kepala Bulog, ini dikenal sangat akrab dengan wartawan. Dia tak segan merogoh kantong 'mentraktir' di mana pun dia ketemu wartawan. Tatkala aktif sebagai menteri, dia juga tidak segan membawa cucu ke tempat-tempat umum yang terbuka bahkan saat berkunjung ke daerah.

 

Prof Dr HM Roem Rowi, MA

Penyelami Rahasia Al-Qur’an

Doktor Ilmu Tafsir, ini seorang berkepribadian ulet, tidak kenal menyerah. Ketua MUI Jawa Timur (2000-2005) ini seorang penyelami rahasia Al-Qur’an terkemuka di Indonesia. Guru Besar IAIN Sunan Ampel, Surabaya, ini tak pernah berhenti menyelami rahasia dan sistematika Allah dalam Al-Qur’an.

 

Prof Nelson Tansu, Ph.D.

Usia 25 Tahun Sudah Mengajar S-3

Dia asli orang Indonesia yang prestasinya diakui dunia internasional. Pria kelahiran Medan 20 Oktober 1977, ini sudah meraih 11 penghargaan dan memiliki tiga hak paten atas penemuan risetnya. Pada usia 25 tahun ia telah berhasil meraih gelar PhD di University of Wisconsin, Madison, dan kemudian langsung mengajar mahasiswa S-3.

 

Imam Supriyanto

Satukan Visi di Al-Zaytun

Syaykh Al-Mahad Abdussalam Panji Gumilang, menerapkan kepemimpinan kekitaan di Ma’had Al-Zaytun. Dia didampingi para eksponen Yayasan Pesantren Indonesia (YPI). Salah seorang di antaranya, Imam Supriyanto, yang sehari-hari menjabat Wakil Ketua YPI, yayasan yang mengelola kampus peradaban Ma’had Al-Zaytun.

 

Freddy Numberi

Demi Kembalikan Kejayaan Bahari

Karier mantan Gubernur Irian Jaya dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Men-PAN) ini dikira banyak orang akan berujung sebagai Duta Besar RI untuk Italia. Ternyata, bintang Laksamana Madya (Purn) ini masih bercahaya. Kariernya justru menanjak menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Indonesia Bersatu.

 

Djohan Effendi

Pemikir Islam Inklusif

Pada era pemerintahan Gus Dur, ia sempat menjabat Sektretaris Negara menggantikan Bondan Gunawan. Ia mampu menyejukkan lingkungan istana. Di kalangan peminat pemikiran Islam, namanya tidak asing. Ia sudah malang-melintang sebagai pemikir Islam inklusif yang sangat liberal. Ia sangat prihatin pada segala bentuk pertetangan yang mengatasnamakan agama.

 

 

Soerjadi Soedirdja

Sedikit Bicara Banyak Bekerja

Mantan Gubernur DKI Jakarta (1992-1997) berpangkat Letjen ini seorang tokoh yang sedikit bicara tapi banyak bekerja. Dia berhasil membebaskan jalan-jalan di Jakarta dari beca dan membangun banyak fly over. Mantan Mendagri (1999-2001)dan Menkopolkam(2000-2001), ini lahir di Jakarta 11 Oktober 1938.

 

Rudy Wanandi

Bahagia dengan Asuransi

Banyak suka duka yang dialaminya selama 30 tahun lebih mengelola bisnis asuransi yang unik dengan persaingan sangat keras. Bahkan lebih keras dari bank. Banyak teman yang mengajaknya berbisnis di sektor lain. Namun selalu dia tolak. Karena dia sudah cinta dengan asuransi.

 

Dr. Hamid Awaludin

Sapaan Khasnya Selalu Hangat

Keakraban mantan Anggota KPU ini tak berubah setelah menjabat Menteri Hukum dan HAM KIB. Sapaannya masih tetap hangat. Candanya pun terus mengalir seakan tidak ada habisnya.  Suara khas yang kental berlogat Makassar, dosen Unhas yang dikenal dekat dengan Wapres Jusuf Kalla, itu sangat mendukung keakrabannya. 

 

Nuzran Joher

Senator Muda dari Jambi

Dia anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) berusia muda dari propinsi Jambi. Mantan Sekjen PB HMI 2002-2004 kelahiran Kerinci, Jambi 28 Oktober 1973, ini bervisi SEGAR (Sehat, Ekonomis, Gagasan Aktual dan Reaslistik). Dia juga ingin posisi lembaga DPD seperti senat pada sistem politik bikameral di negara demokrasi maju.

 

Agustin Teras Narang

Membangun Indonesia dari Kalteng

MTI-36-01-TOKOH UTAMA: Agustin Teras Narang terpilih menjadi Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah periode 2005-2010. Ia yang dilantik 5 Agustus 2005, mendapati provinsi ini masih serba tertinggal dalam banyak hal. Kini, berduet dengan Wakil Gubernur Ir Achmad Diran, Teras hadir membawakan optimisme Kalteng akan menjadi salah satu provinsi terdepan di masa mendatang.

 

Raam Jethmal Punjabi

Raja Penjual Mimpi Bertangan Dingin

Perjuangannya dimulai dari titik nol. Dia raja sinetron penjual mimpi bertangan dingin. Dipuji sebagai penyelamat industri film Indonesia, di sisi lain dianggap menjual mimpi. Tapi ia konsisten dengan apa yang dikerjakannya. Kota Pahlawan memberinya banyak kenangan dan inspirasi untuk meraih sukses.