| |
C © updated 15062005 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
► e-ti |
|
| |
Nama:
Drs H Zulkifli Nurdin, MM
Lahir:
Muara Sabak, Tanjung Jabung Timur, Jambi, 12 Juli 1948
Agama:
Islam
Istri:
Hj Ratu Munawaroh
Anak:
1. Zumi Zola
2. Zumi Zoftan
3. Zumisha Nudia Zaquita
4. Zumi Laza
5. Amalia Saslika Maharani
6. Amalia Azra Maharani
Orangtua:
-Ayah Nurdin Hamzah (meninggal tahun 1982)
-Ibu Hj. Nurhasanah (lahir tahun 1930)
Pendidikan:
1. Sekolah Rakyat (SR) Muara Sabak
2. Tahun 1961, lulus Sekolah Rakyat (SR) Taman Budaya, Jambi
3. Tahun 1964, lulus SMP Negeri I Jambi
4. Tahun 1967, lulus SMA Negeri 2 Jambi
5. Tahun 1970, meraih gelar Sarjana Muda Fakultas Ekonomi Universitas
Indonesia (FE-UI)
6. Tahun 1986, tamat Sarjana S-1 Fakultas Ekonomi Universitas Tujuh
Belas Agustus (Untag) 1945, Surabaya
Pengalaman Kerja:
-Wakil Kepala Cabang PT Nurdin Hamzah, Jakarta (1968-1978)
-Kepala Cabang PT Nurdin Hamzah, Jakarta (1973-1978)
-Kepala Cabang PT Nurdin Hamzah, Surabaya (1978-1982)
-Direktur Utama PT Nurdin Hamzah, Jakarta (1982-1990)
-Direktur Utama PT Indowana Citra Persada, Tangerang (1990-1996)
-Direktur Utama PT Gemilang Jambi Development, Jambi (sejak
1995-sekarang)
-Direktur Utama PT Dinza Jaya Putra, Jakarta (sejak 1995-sekarang)
-Direktur Utama sejumlah Bank Perkredita Rakyat (BPR), di Jambi
-Ketua Tim Promosi Daerah ke Luar Negeri (1996-2000)
Karir Politik:
-Bendahara DPD Golkar Jambi, 1996
-Ketua DPW PAN Jambi (dua periode)
-Anggota DPR RI, 1998
-Gubernur Jambi, 1999-2004
Kegiatan Organisasi Profesi/Kemasyarakatan
-Ketua APEGTI Jambi (1985-1990)
-Ketua Puskud Jambi
-Katua Kadinda Jambi (1990-1995 dan 1995-2000)
-Ketua Koni Jambi
-Ketua PB Persani
-Wakil Presiden SEAGCON di Kuala Lumpur
-Ketua Penyantun Madrasah Nurdin Hasanah (1986-sekarang)
-Ketua Perkumpulan Mesjid Nurdin Hasanah (1987-sekarang)
-Ketua Perkumpulan Alumni SMA Negeri Jambi di Jakarta (1990-1992)
-Ketua Persatuan Mahasiswa Jambi dan Kerinci di Jakarta (1968-1976)
Tanda Penghargaan:
-Ketahanan Pangan Tingkat Nasional dari Presiden RI
-Satya Lencana Wirakarya Bidang Pertanian
-Satya Lencana Wirakarya Program Keluarga Berencana
-Aditya Karya Mahadva Yudha Utama Pembina Terbaik Karang Taruna
-Traditional Society Award sebagai Keberhasilan Membina Suku Anak Dalam
dari KOPSAD
-Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara atas Keberhasilan Jambi
Meningkatkan Kinerja Aparatur
-Lencana Melati Presiden Megawati Soekarno Putri atas pembinaan
Kepramukaan
Alamat Kantor:
Jalan Jend.A. Yani No. 1, Jambi
Telp. (0741) 62697, Faks. (0741) 62321
Alamat Rumah:
Jalan Sultan Thaha No. 1, Jambi
Telp. (0741) 22013, 22657
Sumber antara lain:
A Shomad dkk, Di Bawah Dukungan Rakyat, Jejak dan Langkah
Reformasi 5 Tahun Kepemimpinan Zulkifli Nurdin, Penerbit LSO-SDM, 2004
|
|
| |
|
|
|
|
| BIOGRAFI |
|
|
 |
BIOGRAFI: 01
02
03
04
05
06 Zulkifli Nurdin (05)
Pemasar Investasi Terbaik
Wajah Jambi dalam lima tahun terakhir sangat semarak dengan kegiatan
investasi dan pembangunan. Modal asing dan dalam negeri yang masuk terus
merangkak naik. Zulkifli Nurdin sangat piawai memasarkan potensi
wilayahnya ke para investor. Ia adalah pemasar investasi terbaik
diantara gubernur yang ada. Keahlian Zulkifli sebagai pemasar investasi
menjadi klop dengan kegetolannya membangun proyek-proyek berskala mega.
Zulkilfi Nurdin sudah sangat dikenal sebagai satu-satunya gubernur yang
sangat getol memperjuangkan terwujudnya berbagai proyek berskala mega.
Dengan mendorong realisasi proyek besar, ia berharap pertumbuhan ekonomi
wilayah berakselerasi cepat, infrastruktur daerah meningkat lebih baik.
Zulkifli hanya punya satu cara mewujudkan impiannya, dan itu konsisten
ia jalankan, yakni menggandeng dan menjaring sebanyak mungkin investor
dalam dan luar negeri. Provinsi Jambi menurutnya mempunyai keterbatasan
kemampuan keuangan.
Langkah pertama yang harus Zulkifli lakukan adalah menciptakan suasana
dan iklim berusaha yang kondusif, serta bersahabat dengan semua
investor. Ia juga harus rajin menjambangi atau mendatangkan para pelaku
usaha lokal dan asing, supaya mereka berkenan menanamkan modalnya di
bumi “Daerah Sepucuk Jambi Sembilan Lurah” ini.
Semula, publik secara kritis bertanya-tanya apa sajakah hasil yang Jambi
peroleh dari sejumlah kunjungan dan perjalanan promosi Gubernur ke luar
negeri. Apakah ada, PMA yang bersedia melakukan investasi di Jambi.
Cibiran itu masuk akal, memang. Di awal kepemimpinan Zulkifli, 1999,
krisis ekonomi dan situasi sosial politik masih tak menentu. Jaminan
keamanan dalam arti makro secara khusus telah mempersulit masuknya
investasi asing ke Indonesia. Siapapun sadar, adalah sulit meyakinkan
investor, sekalipun proyek investasi yang ditawarkan begitu menarik dan
menguntungkan secara ekonomis.
Jambi Berubah Wajah
Sebagai pemimpin baru yang visioner dan memiliki segudang ide-ide
kreatif, bagi Zulkifli, mengunjungi sejumlah negara untuk menggaet
investor bukanlah pekerjaan istimewa, sesungguhnya. Sebelum menjabat
Gubernur pun, ia sudah terbiasa melanglang buana ke sejumlah negara
mencari investor. Pada tahun 1983, misalnya, sambil berdarmawisata ia
berhasil menggaet rekan bisnis baru dari Jerman Barat, untuk
bersama-sama melakukan investasi pengepakan nenas tangkit.
Pada akhirnya faktalah yang berbicara. Ia berhasil memupus keraguan
banyak pihak. Arus masuk Penanaman Modal Asing (PMA) ke Propinsi Jambi
menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. Jambi telah berubah
wajah menjadi daerah tujuan investasi yang menjanjikan, berprospek bagus
dan menarik. Dalam dua tahun pertama kepemimpinannya Jambi mengalami
peningkatan arus masuk investasi 21,3 persen, padahal, dalam waktu
bersamaan secara nasional Indonesia justru mengalami penurunan investasi
PMA 50 persen.
Jambi mempunyai keunikan dalam hal peta perjalanan investasi asing. Pada
tahun 1997 Jambi sama sekali belum memperlihatkan peningkatan investasi
PMA. Investasi PMA baru masuk ke Jambi tahun 1998, itupun nilainya hanya
11,805 ribu dolar AS. Lalu tahun 1999 tak satupun investasi PMA
bertambah, Jambi tetap hanya memiliki 12 proyek PMA.
Jambi baru menggeliat tahun 2000, total nilai investasi yang masuk
337.420,84 dolar AS, atau setara dua kali lipat dari akumulasi investasi
yang terjadi tahun 1967-1995. Tahun 2001 Jambi mengalami sedikit
penurunan investasi, yang masuk hanya 313.512,09 dolar AS.
Jika dilihat jumlah perusahaan PMA yang masuk, pada Januari-Desember
2001 sebanyak sembilan perusahaan masuk, atau naik 125 persen dibanding
tahun sebelumnya. Dua merupakan perusahaan asal Singapura, bergerak di
sektor pengolahan kelapa sawit, satu asal Taiwan bergerak di sektor
moulding. Enam perusahaan lainnya berasal dari Malaysia, empat
diantaranya perusahaan moulding dan komponen bahan banguinan serta
perusahaan pertambangan minyak dan gas. Kesembilan PMA mampu menyerap
6.016 tenaga kerja. Jumlah itu meningkat tajam 482,56 persen dibanding
tahun sebelumnya, yang hanya menyerap 1.327 tenaga kerja.
Menandatangani Berbagai MoU
Melewati tahun 2000 dan 2001 semakin banyak saja langkah-langkah
terobosan Zulkifli Nurdin menggalang investasi dari dalam dan luar
negeri. Ia semakin sering melakukan promosi investasi dan perdagangan.
Sejumlah kesepahaman dan saling pengertian berbentuk Memorandum of
Understanding (MoU) berhasil ditandantangani. Dengan PT Perusahaan Gas
Nasional (PGN), pimpinan WMP Simanjuntak, misalnya. Zulkifli dan
Simanjuntak sepakat membangun proyek pemasangan pipa gas bawah laut
melintasi Jambi-Kuala Tungkal-Batam-Singapura.
Proyek mega senilai 470 dolar AS itu dikerjakan oleh PT Jambi Gas,
sebuah perusahaan baru patungan antara Pemerintah Provinsi Jambi dengan
PT PGN. Simanjuntak menyebutkan, pendirian perusahaan patungan semacam
PT Jambi Gas adalah yang pertama kali terjadi di Indonesia, dan ide
tersebut murni meluncur dari “Sang Gubernur Pembawa Perubahan”, Zulkifli
Nurdin. Komisi V daan VIII sepakat menyatakan persetujuan pendirian
perusahaan patungan, setelah melalui pembahasan yang alot. Pemerintah
pun, melalui Menneg BUMN setuju pendirian perusahaan patungan.
Selain senang membangun proyek berskala mega, Zulkifli Nurdin juga
terkenal getol menawarkan sektor migas sebagai andalan investasi. Dengan
sebuah perusahaan asal Singapura, yang tergabung dalam Federal
International Ltd, pada 27 Januari 2004 Zukifli berhasil menandatangani
pendirian perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan migas.
Pendirian perusahaan patungan, yang diberi nama PT Federal Batanghari,
merupakan tindak lanjut dari MoU sebelumnya, yang sudah ditandatangani
PT Jambi Info Trade Centre dengan pimpinan Federal International Ltd, Mr
Koh Kian Kjong, pada 18 Desember 2003. Ketika itu, penandatanganan MoU
dilakukan secara sangat unik melalui telekonferensi. Zulkifli
menandatangani MoU melalui faksimili yang tersedia di ruang kerja
Gubernur.
Dirikan Pusat Promosi di Singapura
Keberhasilan Jambi menggaet investor besar asal Singapura tak lepas dari
kecerdikan Zulkifli mendirikan Pusat Promosi Jambi di Singapura (Jambi
Promotion Office), pada 4 Desember 2003.
Pendirian kantor pusat promosi di luar negeri merupakan langkah jitu
memperluas jaringan pasar produk-prodduk lokal Jambi ke luar negeri,
khususnya Singapura.
Zulkifli ssudah lama meniatkan menjadikan Singapura sebagai sasaran
utama bisnis dan perdagangan Jambi. Bahkan, Menteri Perdagangan dan
Industri Singapura, Mr Georgge Yeoh, didampingi Duta Besar Singapura
untuk Indonesia Edward Lee, dan Duta Besar Indonesia untuk Singapura
Slamet Hidayat, akhir Agustus 2003 menyempatkan diri mengunjungi
langsung provinsi Jambi.
Langkah Zulkifli menggalang kerjasama usaha, perdagangan, dan investasi
dengan Singapura memperoleh dukungan kuat dari pemerintah sana. George
Yeoh menyebutkan, Singapura siap mendukung kerjasama di berbagai bidang
seperti pertanian, prasarana industri. Singapuran juga ikut
mengembangkan pelabuhan Muara Sabak, 120 kilometer timur laut kota
Jambi, sebagai pelabuhan ekspor berprospek masa depan.
Seusai bertemu Zulkifli Nurdin 20 Agustus 2003, GeorgeYeoh kemudian
melanjutkan kunjungan bisnisnya ke Kabupaten Kerinci, untuk
mempromosikan pariwisata Jambi khususnya wisata alam dan agrowisata
Kerinci.
Zulkifli juga memperoleh dukungan kuat dari Agri Food & Veterianary
Autority of Singapura (AVA), saat Deputi Direktur AVA, Dr. Philip Chew
Hong, bertemu Zulkifli di Singapura akhir Desember 2003. Pengusaha
Singapura siap membantu penerapan teknologi pengembangan usaha di bidang
agrikultur, perikanan dan pertanian Propinsi Jambi, sesuai dengan
standar kualitas produk suatu komoditi yang ditentukan.
Sehari setelah kedatangan Geeorge Yeoh, sejumlah besar investor asal
Singapura berkunjung ke Jambi meninjau sejumlah proyek termasuk meninjau
pelabuhan samudera Muara Sabak.
Khusus tentang Muara Sabak, banyak pihak sampai-sampai mengacungkan
jempol memuji langkah terobosan Zulkifli Nurdin menjadikannya pelabuhan
samudera berskala internasional. Dorojatun Kuntjoro-Jakti, selaku Menko
Perekonomian, pernah berujar pemerintah pusat siap membantu mensukseskan
rencana Muara Sabak sebagai pelabuhan samudera.
Nampaknya upaya dan kerja keras Zulkifli menggalang investasi dari dalam
dan luar negeri tidak sia-sia. Ini dapat dilihat dari tingginya
perhatian sejumlah pejabat dari daerah luar, yang berkeinginan mencontoh
Propinsi Jambi dalam mendatangkan investor ke daerah. Di antaranya
adalah delegasi dari provinsi Banten, dipimpin Wakil Gubernurnya Ny. Hj.
Ratu Chodisyah Maret 2003.
Perkembangan Pencapaian Investasi PMA dan PMDN
di Provinsi Jambi Tahun 1999-2003
Tahun PMA Jumlah PMDN Jumlah
(ribu US$) Perusahaan (juta Rp) Perusahaan
1999 147.377,62 12 25.106.385,91 56
2000 337.420,84 22 26.343.237,78 92
2001 313.512,09 30 27.584.974,47 107 2002 894.953,16 33 28.114.930,28
110
2003 1.297.199,23 42 28.657.489,98 118
Rata-rata 72.24 36,78 3,36 8,23
Sumber: LPJ Gubemur 1999-2003
Jerih payah dan kesungguhan Zulkifli mendatangkan investasi ke “Daerah
Sepucuk Jambi Sembilan Lurah” menampakkan hasil, sesssuai dengan peta
perkembangan pencapaian investasi PMA dan PMDN di Provinsi Jambi tahun
1999-2003. Keberhasilan itu tak luput dari perhatian sejumlah pejabat
provinsi lain, untuk ditiru kiat bagaimana mendatangkan investor.
Delegasi Provinsi Banten, misalnya, dipimpin Wakil Gubernur Ny. Hj. Ratu
Chodisjah berkenan mengunjungi Jambi pada Maret 2003. ►e-ti/ht
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)
|
|