| |
C © updated 18122007 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
► e-ti/ |
|
| |
Biodata
Nama:
Tilhang Oberlin Gultom
Lahir:
D
Pekerjaan:
- Pendiri dan Pemimpin Opera Tilhang
|
|
| |
|
|
|
|
| TILHANG GULTOM HOME |
|
|
 |
Tilhang Oberlin Gultom
Seniman Opera Batak
Tilhang Oberlin Gultom, seniman dan pendiri Opera Batak yang dinamai
Opera Tilhang (1920-1973). Selama karirnya telah mencipta 360 lagu, 12
tumba dan 24 judul drama. Setelah sang pendiri meninggal (1973), Opera
Tilhang kemudian dilanjutkan para penerusnya dengan Opera
Serindo (Seni
Ragam Indonesia) sampai 1985. Setelah itu, opera Batak tidak pernah
muncul lagi.
Bagaimana proses kehadiran opera tradisi Batak yang lebih mirip
teater keliling ini, tidak ada catatan pasti. Namun, nama Tilhang
Oberlin Gultom selalu dikaitkan sebagai tokoh seniman yang diperkirakan
sudah ada sejak tahun
1920-an. Kala itu ia menggelar opera ini di pedalaman Tapanuli Utara.
Sebutan Opera Batak dipopulerkan oleh Diego van Biggelar,
misionaris Belanda yang datang ke Pulau Samosir pada 1930-an.
Opera Tilhang mencapai masa keemasannya dari tahun 1960-1973. Setelah
sang pendiri sekaligus pemimpin meninggal pada tahun 1973, para
penerusnya, di antaranya Abdul
Wahab Kasim Samosir (Pimpinan Opera Serindo) dan
Zulkaidah boru Harahap, ratu opera Tilhang kala
itu, bersaama suaminya Pontas Gultom, melanjutkan usaha pertunjukan opera Batak bernama Seni
Ragam Indonesia alias Serindo tersebut atas persetujuan seluruh keluarga
Tilhang Gultom.
Kala itu masih ada sekitar 70 anggota. Opera Serindo yang juga merupakan
penjelmaan Opera Tilhang menggelar pertunjukan keliling dari desa ke desa.
Namun hanya mampu bertahan sampai tahun 1985. Perubahan zaman tak bisa
disainginya. Para penontonnya sudah mempunyai banyak pilihan hiburan,
mulai dari pertunjukan musik dan artis populer, juga terutama dengan
kehadiran televisi sampai pelosok desa. Akhirnya, tahun
1985 grup opera Batak Serindo yang kala itu masih punya 45 anggota,
bubar. ►e-ti/doan
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia) |
|