A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  H O M E
 ► Home
 ► Biografi
 ► Versi Majalah
 ► Berita
 ► Galeri
  P E J A B A T
 ► Pejabat
 ► Presiden
 ► MA
 ► Bepeka
 ► MK
 ► Kabinet
 ► Departemen
 ► Badan-Lembaga
 ► Mabes TNI
 ► Mabes Polri
 ► Pemda
 ► BUMN
 ► Purnabakti
 ► Asosiasi
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Majalah TI
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 
  C © updated 16052005 - 12092002  
   
  ► e-ti/ricky-l  
  Nama:
Sutiyoso
Lahir:
Semarang, 6 Desember 1944
Jabatan:
Gubernur DKI Jakarta 1997-2007
Alamat Kantor:
Jalan Medan Merdeka Selatan No.8-9 Jakarta Pusat
Telepon 021-3456058 Fax. 021-3848653
 
     
 
BIOGRAFI

 

==   01   02   03   04   05   06   07   08   09   10   11   12   ==

 

Sutiyoso (01)

Pemimpin Bermental Platinum

Gubernur DKI Jakarta (1997-2007) yang berlatar militer dengan pangkat Letnan Jenderal (purn), ini akrab disapa Bang Yos. Dia salah seorang putera bangsa yang berintegritas sebagai pemimpin bangsa. Seorang pemimpin berkepribadian dan berprinsip kuat. Mantan Pangdam Jaya ini sangat layak digelari sebagai sosok pemimpin bermental platinum.

 

Sutiyoso (02)

Mengasah Mutiara dalam Dirinya

Proses pengasuhan Sutiyoso penuh liku-liku dan paradoksal. Dididik dalam bingkai disiplin yang keras oleh Sang Ayah dan diasuh dalam balutan kasih sayang oleh Sang Ibu. Namun, dia malah sering berkelahi di luar rumah sehingga dianggap bagai pasir dalam sepatu di tengah disiplin keluarga keluarga yang ketat. Sampai akhirnya, dia memahami dan memilih jalan hidupnya. Jadilah dia mengubah debu jadi platina, dan menyepuh pasir jadi mutiara dalam dirinya.

 

 

 

         
Sutiyoso (03)

Pengalaman Prajurit Komando

Memberikan sesuatu yang maksimal dan tak mengenal istilah setengah-setengah, adalah ciri pengabdian Sutiyoso yang hampir 30 tahun berkarir sebagai prajurit komando. Danrem terbaik (1994) dan mantan Pangdam Jaya (April 1996), ini mengalami kepuasan tersendiri sebagai tentara, prajurit komando.
 

Sutiyoso (05)

Gubernur Era Lima Presiden

Sutiyoso selain menghadapi perilaku warga seiring dengan pancaroba perubahan iklim sosial politik di tanah air dalam era reformasi, ia sebagai Gubernur DKI Jakarta juga menghadapi perubahan kepemimpinan lima pre-siden berbeda. Mulai dari Pak Harto, Habibie, Gus Dur, Mbak Mega dan SBY. Sehingga MURI memberi Bang Yos award atas prestasi uniknya itu.

 

Sutiyoso (07)

Pemilihan Staf dan Kliping Koran

Prinsip kepemimpinan bahwa seorang pemimpin harus siap dipimpin, juga diterapkan kepada staf di bawahnya. Termasuk dalam proses perekrutan staf.

 

Sutiyoso (09)

Peduli Warga Miskin

Gagasan Sutiyoso menjadikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) berbadan hukum perseroan terbatas (PT) telah memancing reaksi beragam dari berbagai pihak, termasuk dari Menteri Kesehatan. Seolah-olah dengan PT timbul kesan keberpihakan Pemda DKI Jakarta kepada rakyat kecil makin jauh.

 

WAWANCARA Sutiyoso (11)

Bang Yos Menjawab Lugas

Seperti apa pembangunan kota metropolitan Jakarta dalam visi Gubernur Sutiyoso yang akrab dipanggil Bang Yos. Benarkah jenderal bintang tiga ini kurang berpihak kepada wong cilik? Lalu, mengapa dia tega melakukan penggusuran? Serta, mengapa dia bersikukuh mengubah badan hukum Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) menjadi perseroan? Bagaimana keberpihakannya kepada usaha kecil dan menengah? Lalu, kenapa dia mengizinkan hypermarket bertumbuh? Selain itu, sesungguhnya bagaimana kerlibatannya dalam Peristiwa 27 Juli 1996?

      Sutiyoso (04)

Gubernur di Masa Sulit

Setelah dikaryakan menjadi Gubernur Propinsi DKI Jakarta, memenuhi perintah atasan dengan harus melepas jenjang karir militer dari jabatan Pangdam Jaya, Sutiyoso bertekad mengabdikan diri membangun kota metropolitan Jakarta agar sejajar dengan kota besar dunia lainnya.


Sutiyoso (06)

Belajar Tersenyum

Sebagai pemimpin sipil, awalnya Sutiyoso merasa berat sekali ketika harus menerima kritikan dari sana-sini. Sebab selama di ketentaraan, ia tidak biasa dikritik. Sekali atasan dikritik, itu alamat ditempeleng langsung, sebuah tradisi di ketentaraan.
 

Sutiyoso (08)

Kisah Kasihnya dengan Isteri dan Anak

Menjadi pemimpin, apalagi sebagai gubernur di ibukota, tentu mempunyai konsekuensi terhadap keluarga. Terutama soal waktu dan perhatian. Juga bagaimana keluarga, isteri dan anak-anak harus memahami posisinya sebagai pejabat politis.
 

Sutiyoso (10)

Piagam MURI & Gubernur Pembuat Berita

Bukti pengabdian Sutiyoso kepada jutaan warganya, ia bekerja sebagai pelayan 24 jam sehari. Selain itu, dia juga terbilang sebagai gubernur yang berani melaksanakan kebijakan strategis dan penting kendati tidak populis dan mengundang kontroversi. Sehingga, dia banyak dalam pemberitaan media massa.

 

Sutiyoso (10)

Revolusi Transportasi Jakarta

Pada tahun 2014, kota Jakarta akan kolaps macet total akibat pertumbuhan kendaraan tidak sebanding dengan pertumbuhan jalan. Pada saat itu, siapa saja boleh beli mobil namun tak bisa keluar rumah, cukup diselimuti saja di garasi. Untuk mengatasi masalah itu, Gubernur Sutiyoso menggagas suatu pola transportasi makro. Dia pun memotivasi Rustam Effendi selaku Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk membantunya mewujudkan obsesi itu. Itulah ikhwal awal berprosesnya reformasi total (revolusi) transportasi di Jakarta