| |
C © updated
16052005 - 12092002 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
► e-ti/ricky-l |
|
| |
Nama:
Letjen TNI (Purn)Dr (HC) H Sutiyoso, SH
Lahir:
Semarang, 6 Desember 1944
Agama:
Islam
Jabatan:
Gubernur DKI Jakarta 1997-2007
Pangkat Militer terakhir:
Letnan Jenderal TNI
Alamat Kantor:
Gedung Balaikota
Jalan Medan Merdeka Selatan Nomor 8-9, Jakarta Pusat
Telp. (021) 345.6058 Pswt. 2200, Faks. 021-384.8653
Alamat Rumah:
Jalan Taman Suropati Nomor 7, Menteng, Jakarta Pusat
Telepon (021) 314.4146 Pswt. 2800
|
|
| |
|
|
|
|
| BIOGRAFI |
|
|
 |
==
01
02
03
04
05
06
07
08
09
10
11
12 ==
Sutiyoso (10)
Piagam MURI & Gubernur Pembuat Berita
Bukti pengabdian Sutiyoso kepada jutaan warganya, ia bekerja sebagai
pelayan 24 jam sehari. Selain itu, dia juga terbilang sebagai gubernur
yang berani melaksanakan kebijakan strategis dan penting kendati tidak
populis dan mengundang kontroversi. Sehingga, dia banyak dalam
pemberitaan media massa.
Lalu, ia pun dianugerahi gelar dan penghargaan sebagai “Gubernur Pembuat
Berita Terpopuler Indonesia Tahun 2002’, oleh sebuah suratkabar terbitan
Ibukota. Kata Loepold, pemimpin umum surat kabar dimaksud,
penganugerahan didasari pemberitaan media massa yang tiada henti tentang
Sutiyoso, dihitung sejak akhir tahun 2001 hingga Juli 2002. Baik itu
berita yang mencerca maupun yang mencintai Sutiyoso. Sebab selama
diamati nyaris tiada hari tanpa berita tentang Sutiyoso.
Yang membuat predikat ‘Gubernur Pembuat Berita Terpopuler Indonesia
Tahun 2002’ semakin unik, piagamnya dibuat 4,75 m x 5,07 m ukuran sebuah
piagam terbesar yang pernah ada di Indonesia. Inspirasi angka 475
melambangkan usia Kota Jakarta di tahun 2002, dan angka 57 usia Republik
Indonesia.
Maka, Jaya Suprana, pendiri Museum Rekor Indonesia (MURI) yang hadir
pada saat penganugerahan, memastikan piagam yang diterima Sutiyoso
adalah rekor ukuran piagam terbesar yang pernah ada di Indonesia. Karena
itu Jaya Suprana ‘Si Multitalent Pencetus Kelirumunologi’, memastikan
pula rekor tersebut akan dicatatkan dalam MURI.
Adalah Jaya Suprana pula pada tahun 2004 menganugerahkan Sutiyoso sebuah
rekor baru: Satu-satunya Gubernur di Indonesia yang mengalami lima kali
pergantian presiden: Pak Harto, Habibie, Gus Dur, Mbak Mega, dan SBY.
======
Saat Hatinya Masih MiliterMenjadi Gubernur DKI Jakarta pada tahun 1997 tidaklah mudah bagi
Sutiyoso. Ditunjuk oleh atasan menjadi Gubernur DKI Jakarta, dengan
jujur diakui Sutiyoso awalnya ia tidak suka dengan jabatan itu.
Alasannya semata-mata karena jabatan itu bukan habitatnya. Jadi bukan
maksud Bang Yos meremehkan jabatan Gubernur di sebuah Ibukota Negara.
Sutiyoso lalu berprinsip sendiri, ia tak akan pernah berhasil jika tidak
mengerjakan tugas itu. Dan tugas sebagai Gubernur itu harus dicintainya
apapun alasannya. “Kalau saya boleh ngomong jujur, sebenarnya, saya itu
yang paling berat adalah melipat baju hijau saya. Itu yang paling berat,
dan saya harus pensiun juga sebelum waktunya, karena peraturannya
seperti itu,” kata Sutiyoso, yang akhirnya, sebagai prajurit sejati ia
ikut saja perintah atasan. Apalagi yang memerintahkannya ketika itu
adalah Panglima ABRI.
“Di luar struktur TNI maka harus mengajukan pensiun. Tapi, hati saya kan
sebenarnya ke militer. Memang sebuah kenyataan saya jadi Gubernur di
pemerintahan sipil. Dan saya sudah ngomong dari awal, saya tidak akan
pernah melaksanakan tugas itu setengah-setengah. Itu, saya harus fokus,
saya harus mencari seoptimal mungkin, dan itu baru bisa kalau kita
mencintai tugas itu. Lama-lama juga saya berusaha untuk, ‘Ah, sudahlah,
saya abdikan diri, saya barangkali ini yang terbaik, dan saya harus bisa
bekerja maksimal’,” kata Sutiyoso yang merasa berat dan kurang sreg
menjadi manusia sipil awal-awalnya. ►ti/ht-sh-tsl
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)
|
|