| |
C © updated 21052009 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
► e-ti/ui.ac.id |
|
| |
BIODATA
Nama:
Sumarah Adhyatman
Lahir:
Pekalongan, Jawa Tengah, 21 Mei 1929
Agama:
Islam
Suami:
TK Adhyatman (Sespri Wapres Adam Malik)
Anak:
Dua orang
Pendidikan:
- Eerste Europeesche Lagere School, Tegal (1941)
- Taman Dewasa, Yogyakarta (1942)
- SMP Negeri, Pekalongan (1946)
- SMA, Pati/Jakarta (1949)
- Jurusan Inggris Akademi Nasional, Jakarta (tingkat III, 1953
Karir:
- Pendiri/Wakil Ketua Himpunan Keramik Indonesia (1973- 1984)
- Kurator Koleksi Keramik Adam Malik (1979 - sekarang)
Kegiatan Lain:
- Sekretaris Women's International Club (WIC) (1965-1966)
- Direktris PT Indonesian Planning Office (Indoplano) (1951- 1979)
- Komisaris PT Transindo Sakti dan PT Havilindo Utama, Jakarta (1979 -
sekarang)
Karya Tulis:
Karya tulis penting:
- Tempayan Martavans, Himpunan Keramik Indonesia, Jakarta 1977
- Koleksi Keramik Adam Malik, Himpunan Keramik Indonesia, Jakarta, 1980
- Keramik Kuna yang Ditemukan di Indonesia, Himpunan Keramik Indonesia,
Jakarta, 1981
- Koleksi Lukisan Ikon Adam Malik, Yayasan Derita Cita, 1982 Koleksi
Lukisan Cina Adam Malik, Yayasan Derita Cita, 1983
Alamat Rumah:
Jalan Hang Lekiu III no. 10, Jakarta Selatan
|
|
| |
|
|
|
|
| SUMARAH HOME |
|
|
 |
Sumarah Adhyatman
Ahli Keramik Otodidak
Sumarah yang
akrab dipanggil Nyonya Mara, seorang ahli keramik (keramolog) terkemuka di Indonesia.
Lahir di Pekalongan, Jawa Tengah, 21
Mei 1929. Kendati bukan arkeolog, ia menjadi ahli keramik secara
otodidak, dengan dedikasi, minat, cinta dan kerja keras, ditopang
penguasaan bahasa Inggris, Prancis, Jerman dan Belanda. Suaminya, TK
Adhyatman, juga penggemar keramik.
Nyonya Mara telah banyak menulis tentang keramik, antara lain: -
Tempayan Martavans, Himpunan Keramik Indonesia, Jakarta 1977; - Koleksi
Keramik Adam Malik, Himpunan Keramik Indonesia, Jakarta, 1980; - Keramik
Kuna yang Ditemukan di Indonesia, Himpunan Keramik Indonesia, Jakarta,
1981; dan - Koleksi Lukisan Ikon Adam Malik, Yayasan Derita Cita, 1982
Koleksi Lukisan Cina Adam Malik, Yayasan Derita Cita, 1983.
Suaminya, TK Adhyatman, juga penggemar keramik. Adhyatman adalah mantan
sekretaris pribadi Almarhum Adam Malik, bekas wakil presiden RI, yang
menaruh minat besar terhadap barang peninggalan kuno. Bahkan di Himpunan
Keramik Indonesia yang mereka dirikan bersama Adam Malik, suami-isteri
ini menjabat ketua dan wakil ketua (1973-1984). Mereka menjadi kurator
koleksi keramik Adam Malik sejak 1979.
Nyonya Mara sering menyertai suaminya saat bertugas mendampingi Adam
Malik berrkunjung baik di dalam maupun luar negeri. Kesempatan ini
digunakannya mengunjungi berbagai museum di berbagai negeri, seperti
Amerika, Kanada, Meksiko, Eropa, dan Asia. Di pelbagai daerah Indonesia,
ia pun berhasil menemukan sejumlah keramik kuno. Ia juga beruntung
mengenal Abu Ridho Sumoatmojo, kurator Museum Nasional Jakarta, yang
membimbingnya sehingga berhasil menjadi ahli keramik ternama.
Nyonya Mara mengecap pendidikan Eerste Europeesche Lagere School di
Tegal (1941), Taman Dewasa, Yogyakarta (1942), SMP Negeri, Pekalongan
(1946), SMA, Pati/Jakarta (1949) dan Jurusan Inggris Akademi Nasional,
Jakarta, sampai tingkat III, 1953.
Aktivitasnya yang lain adalah Sekretaris Women's International Club
(WIC) (1965-1966), Direktris PT Indonesian Planning Office (Indoplano)
(1951- 1979) dan Komisaris PT Transindo Sakti dan PT Havilindo Utama,
Jakarta sejak 1979. ►tsl
*** TokohIndonesia.Com (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)
Sumber:
http://www.pdat.co.id/hg/apasiapa/html/S/ads,20030626-126,S.html
|
|