A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  H O M E
 ► Home
 ► Biografi
 ► Versi Majalah
 ► Berita
 ► Galeri
  P E J A B A T
 ► Pejabat
 ► Presiden
 ► MA
 ► Bepeka
 ► MK
 ► Kabinet
 ► Departemen
 ► Badan-Lembaga
 ► Mabes TNI
 ► Mabes Polri
 ► Pemda
 ► BUMN
 ► Purnabakti
 ► Asosiasi
  B E R A N D A
 ► Majalah TI
 ► Nusantara
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 
  C © updated 07052007  
   
  ► e-ti/mlp  
  Nama:
Dr Sofyan A. Djalil, SH, MA, MALD
Lahir:
Perlak, Aceh 23 September 1953

Jabatan:
- Menteri Negara BUMN (2007-2009)
- Menteri Komunikasi dan Informatika Kabinet Indonesia Bersatu (2004-2007)

Alamat Kantor:
Jalan Medan Merdeka Barat No.9, Jakarta Pusat
Telp. (021) 3844227

Alamat Kantor:
Sofyan Djalil & Partners
Jalan Ciasem IV No. 22, Kebayoran Baru, Jakarta 12180
Telepon: (6221) 723.4689, 723.4574


 
 
     
 
BERITA

 

Sofyan A Djalil

Menkofinfo Jadi Meneg BUMN

 

Cukup sukses sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Dr Sofyan A. Djalil, SH, MA, MALD dipindahposisikan menjadi Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (Meneg BUMN). Presiden SBY langsung mengumumkan hal itu, di Istana Merdeka, Senin 7 Mei 2007. Sofyan Djalil sebelumnya pernah menjabat Asisten Kepala Badan Pembina BUMN/ Staf Ahli Meneg BUMN (Juni 1998-Februari 2000). Selain Sofyan Djalil ada 6 lagi menteri yang diganti.

 

Sebelumnya Presiden SBY memanggil Sofyan Djalil ke Puri Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (5/5). Seusai bertemu presiden lebih kurang satu jam, Sofyan A. Djalil menyatakan dirinya diminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menempati posisi baru. "Posisi apa itu, terserah Presiden karena itu hak prerogatif," ujarnya kepada wartawan.

Menurut Sofyan, Presiden juga menyatakan cukup puas atas kinerjanya sebagai Menkominfo selama dua setengah tahun ini dilihat dari indikator kepastian regulasi frekuensi dan penerimaan negara. Presiden merasa puas dengan terobosan yang dibuat Sofyan berupa transparannya manajemen ferekuensi sehingga komunikasi dan informasi kembali kepada rule based. ”Industri terkait juga merasa puas dan dekat dengan Departemen Komunikasi dan Informatika,” ujarnya.

 

Selama dua setengah tahun memimpin Depkominfo, Sofyan Djalil telah mengeluarkan 24 regulasi dalam menajemen frekuensi. 36 regulasi lain rencananya akan dikeluarkan tahun ini. Sementara untuk pendapatan negara bukan pajak yang dihasilkan Menkominfo juga terus meningkat dari Rp1,1 triliun pada tahun 2004 menjadi Rp3,9 triliun pada 2006.

Sofyan Djalil juga mengungkapkan tidak keberatan apapun posisi baru yang akan ditempatinya. "Bagi saya, selama saya bisa berbuat baik untuk orang banyak, InsyaAllah akan saya laksanakan sesuai kemampuan saya," katanya.

Sofyan benjanji untuk mengerjakan amanat yang diberikan sebaik-baiknya sesuai dengan kemampuan dirinya. "Kalau Presiden menganggap saya bisa memberikan nilai tambah dan berbuat kebaikan buat orang banyak, itu akan saya kerjakan sebaik-baiknya," kata Sofyan.

Ketika ditanya apakah pos baru yang akan ditempatinya adalah Kementerian Pemberdayaan BUMN seperti yang santer dibicarakan belakangan ini, Sofyan mengatakan belum bisa mengetahui karena itu merupakan hak prerogatif Presiden.

Selain Sofyan Djalil, di Puri Cikeas juga tampak Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi dan Pelaksana Tugas Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (JAM Pidsus) Hendarman Supanji. Menurut kabar, Hendarman disebut-sebut akan menjadi Jaksa Agung menggantikan Abdul Rahman Saleh.  ►mlp

*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)