| |
C © updated 04012008 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
► e-ti/ |
|
| |
Nama:
H. Muhammad Soeharto
Lahir:
Kemusuk, Argomulyo, Godean, 1 Juni 1921
Jabatan Terakhir:
Presiden Republik Indonesia (1966-1998)
Alamat:
Jalan Cendana No.8, Menteng
Jakarta Pusat
|
|
| |
|
|
|
|
| BERITA |
|
|
 |
HM Soeharto
Dirawat Inap di RSPP
Jakarta, 4/12/2008: Mantan Presiden Soeharto dirawat inap di Kamar
Presiden Suite No 536 Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta. Pak Harto
masuk RSPP Jumat 4 Januari 2008 pukul 14.15, setelah lima hari sakit dan
dirawat di rumah. Menurut tim dokter, kadar hemoglobin darahnya rendah,
tekanan darah turun, dan penimbunan cairan (oedema) yang mengakibatkan
seluruh tubuhnya membengkak.
Pak Harto di antar anak-cucunya ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP),
didorong dengan kursi roda. Pjs Direktur RSPP Djoko Sanjoto mengatakan
sesuai kondisi kesehatan Pak Harto perlu perawatan sebagai tindakan
lanjutan setelah lima hari sebelumnya, tim dokter berusaha mengatasi di
rumah.
Tindakan medis yang dilakukan belum banyak. Batu dipasang infus dan alat
pengukur tekanan darah di pembuluh darah yang menuju bilik kanan jantung
(CVP). Belum diberi transfusi darah sebab masih menunggu kondisi tubuh
Pak Harto membaik.
Sabtu 5/12/2008, serangkaian pemeriksaan akan dilakukan, antara lain
meliputi pemeriksaan jantung dan organ dalam lainnya. Sejumlah kerabat
sudah menjenguk Pak Harto, di antaranya mantan Menteri Sekretaris Negara
Moerdiono, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Wismoyo Arismunandar
dan pengusaha Sudwikatmono.
Pada
4 sampai 31 Mei 2006 lalu Pak Harto juga dirawat di RSPP akibat pendarahan masif di usus besar, antara usus halus dan anus.
Dia diizinkan meninggalkan
Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) setelah dirawat selama 27 hari, sejak
4 - 31 Mei 2006. Jenderal bintang lima itu sempat menjalani operasi
pemotongan usus sepanjang 40 sentimeter. Tim Dokter Kepresidenan menilai
kondisi kesehatan Pak Harto sudah makin membaik sehingga bisa pulang dan
selanjutnya akan dirawat di rumah.
Koordinator tim dokter spesialis dari RSPP dan Tim Dokter Kepresidenan,
Prof Djoko Rahardjo, di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta,
Rabu (31/5) mengatakan para dokter tetap akan mengawasi perkembangan
kondisi Pak Harto. "Beliau masih memakai pengaman, yaitu selang yang ada
di dalam perut Pak Harto belum dilepas," kata Djoko. Asupan makanan bagi
mantan pemimpin Orde Baru itu tetap diawasi. ►e-ti
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)
|
` |