| |
C © updated 19052005 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
► e-ti/bii |
|
| |
Nama:
Sigit Pramono
Lahir:
Batang, 14 November 1958
Jabatan:
Direktur Utama BNI sejak 15 November 2003
|
|
| |
|
|
|
|
| BERITA |
|
|
 |
Welcome
This
site is currently under construction. Please check back at a later time.
BERITA
Sigit Pramono
RUPS BNI: Bagi Dividen 50% dari Laba
Jakarta 19/5/2005: Sigit Pramono tetap dipertahankan menjabat Direktur
Utama BNI dalam Rapat Umum Pemegang Saham di Hotel Hilton, Jakarta
(19/5/2005). Saat jumpa pers, Sigit menjelaskan bahwa RUPS meminta
manajemen membagikan dividen sebesar 50 persen dari laba bersih Rp 3,136
triliun atau senilai Rp 118,06 per saham. Sebelumnya manajemen
merencanakan hanya sebesar 30 persen dari laba bersih atau senilai Rp
70,84 per saham.
Perihal besarnya dividen itu, Sigit Pramono mengatakan bahwa besar
kecilnya dividen yang dibagikan adalah hak dari para pemegang saham.
"Pemegang saham meminta 50 persen, maka manajemen BNI mempunyai
kewajiban untuk memberikannya," ujarnya. Dia yakin keinginan para
pemegang saham itu, tidak memengaruhi rencana manajemen untuk
mengembangkan bisnisnya.
CAR (rasio kecukupan modal) BNI di atas 17 persen. Dengan posisi CAR
tersebut, lanjutnya, perseroan masih bisa melakukan pengembangan ke
depan. "Jadi tidak terlalu banyak berpengaruh," kata Sigit.
Sigit menegaskan, beberapa rencana perusahaan tetap ada, tetapi ada
jadwalnya. “Pada awalnya kami merencanakan untuk melakukan subdebt,
tetapi akan kami tunda karena pasar masih belum kondusif. Sebab jika
dipaksakan menerbitkan subdebt, pinjaman kredit akan menjadi mahal,"
jelasnya.
Direksi dan Komisaris
RUPS juga memutuskan jajaran baru direksi dan komisaris BNI. Tidak
banyak perubahan dalam jajaran direksi BNI. Hanya Gatot M Suwondo
diangkat menjabat Wakil Direktur Utama menggantikan Arwin Rasyid.
Sementara Arwin diperkirakan akan menjadi Dirut Indosat yang masih
lowong sejak ditinggalkan Widya Purnama yang telah menjadi Dirut
Pertamina.
Pada jajaran komisaris, ditetapkan empat komisaris baru, yakni Suwarsono
sebagai Wakil Komisaris Utama dan JB Kristiadi, Effendi serta HMS Latif
sebagai komisaris.
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)
|
|