| |
C © updated 19032006 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
► e-ti/kompas |
|
| |
Nama:
Runi Palar
Nama Lengkap:
Sotjawaruni Kumala Palar
Lahir:
Pujokusuman, Yogyakarta, 26 Mei 1946
Suami:
Drs Adriaan Palar (Lahir di Bandung 14 November 1936, Sarjana Seni Rupa
ITB lulusan 1966, jurusan Interior)
Menikah:
29 Oktober 1967
Anak:
- Miranda Risang Ayu Palar, SH, LLM
- Alvin Daniel Dipodi Palar, S.Sn
- Xenia Dani Tajiati Palar
Ayah:
RS Tjokrosoeroso (almarhum)
Ibu:
R Ngt Sumiyati Soenandar (almarhumah)
Pendidikan:
- Sekolah Dasar (SD), Yogyakarta
- Sekolah Menengah Pertama (SMP), Yogyakarta
- Sekolah Teknologi Menengah Atas (STMA), Yogyakarta
- Institut Teknologi Tekstil (ITT), Bandung
- Sekolah Keluwesan dan Kepribadian Wanita Sriwendah (1970)
- Sekolah Istri Bijaksana (SIB) di bawah bimbingan Prof. DR. Sikoen
Pribadi, SPsi (1974-1977)
- Kursus-kursus bahasa dan ketrampilan lainnya
Pekerjaan:
Direktur CV Runa, 1976
- Direktur Kirta Kaloka, 1996
Direktur Utama PT Runi Palar
Penghargaan:
1986: The American Gold Star Award for Quality
1990: UPAKARTI The Indonesian Presidential Award of Merit
1991: The Enterpreneurship Award 1991 dari Rotary Club International.
1992: 28 Best Business Executives in Developing Indonesia dari Natakarsa
1994: WIPI Award (Indonesian Women in Travel), Award of Merit in
Indonesian Fine Handicraft for Tourism.
1995: Citra Adhikarsa Budaya95 dari SCTV (one among seven Indonesian
ladies who preserved the Indonesian cultures by Indonesian Television
Broadcasting SCTV).
1995: Srikandi Award dari IMI (International Management Indonesia)
1996: Indonesia Award dari Kharisma Indonesia
2001: Best Fashion Accessories Designer dipilih oleh FTV Paris (Fashion
TV) pada acara Bali Fashion Week bulan Mei 2001.
Alamat Kantor:
PT Runi Palar
Jl. Geger Kalong Hilir No.68 Bandung
Telp. 022-21150336 Telex 022-210887
|
|
| |
|
|
|
|
| BIOGRAFI |
|
|
 |
Runi Palar
Ikon Generasi Baru Perak Indonesia Rni Palar, bernama
lengkap
Sotjawaruni Kumala Palar lahir di Pujokusuman, Yogyakarta
26 Mei 1946. Dia dapat disebut sebagai ikon generasi baru disainer perak
Indonesia. Memulai karier sebagai disainer perhiasan perak dan emas pada
1968. Dia membuat perhiasan
dalam gaya yang lebih modern, terutama mengambil bentuk abstrak dan
benda-benda alam.
Dia menggunakan teknik antara lain granulasi, feligree
(trap-trapan, Jawa) yang seperti benang disusun bertingkat dan kemudian
dilas, dan ketokan. Runi memasarkan produknya terutama ke Jepang, Eropa
dan Amerika, selain Indonesia. Sehingga namanya menempati
posisi tersendiri dalam perkembangan perak Indonesia.
Ayahnya RS Tjokrosoeroso (almarhum) adalah ahli kerajinan
perak bakar dan merupakan orang Indonesia pertama yang memamerkan
silverwork dan cara pembuatannya di San Fransisco, USA selama 14 bulan
pada tahun 1938. Alat transportasi yang digunakan pada waktu itu adalah
kapal laut. Ibunya R Ngt. Sumiyati Soenandar (almarhumah) berasal dari
Surabaya.
Suaminya Drs Adriaan Palar, keturunan Minahasa, lahir di Bandung 14
November 1936. Seorang Sarjana Seni Rupa ITB lulusan 1966 , jurusan
Interior Design. Runi dan Adriaan pertama kali bertemu di New York, USA
pada tahun 1964. Mereka menikah pada tanggal 29 Oktober 1967. Adriaan
yang mendorong Runi dalam berkarya dan menekuni bidang seni pakai
gapplied arts-design, khususnya fashion dan perhiasan.
Mereka dikaruniai tiga anak, satu laki-laki dan dua perempuan. Anak
pertama Miranda Risang Ayu Palar, SH, LLM. Sarjana Hukum jurusan Hukum
Tata Negara Universitas Pajajaran (UNPAD), Bandung. Telah menikah,
dikaruniai 3(tiga) orang anak. Saat ini bekerja sebagai staff pengajar
Fakultas Hukum UNPAD, Bandung. Ia memperoleh bea siswa dari Aus-Aids
untuk melanjutkan program S2 pada akhir tahun 2001 ke Sydney, Australia
dan telah mendapatkan gelar Master dalam Intellectual Property Rights.
Anak kedua, Alvin Daniel Dipodi Palar, SSn. Sarjana Seni Institut Seni
Indonesia (ISI) Yogyakarta, jurusan Desain Grafis, sedang mengikuti
program S2 bidang Magister Managemet di Universitas Pajajaran, Bandung.
Telah menikah dan dikaruniai 2(dua) orang putra.
Anak ketiga, Xenia Dani Tajiati Palar, lulusan Seni Rupa, Institut
Tehnologi Bandung (ITB), jurusan Desain Tekstil. Belum menikah.
Runi Palar menyelesaikan pendidikan Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah
Pertama (SMP) dan Sekolah Teknologi Menengah Atas (STMA) di Yogyakarta.
Kemudian, dia hijrah ke Bandung, kuliah di Institut Teknologi Tekstil
(ITT) selama 2 tahun, namun tidak sampai selesai karena segera menikah.
Kemudian Runi masuk Sekolah Keluwesan dan Kepribadian Wanita Sriwenda
(1970) dan Sekolah Istri Bijaksana (SIB) di bawah bimbingan Prof. DR.
Sikoen Pribadi, Spsi (1974-1977) dan kursus-kursus bahasa serta
ketrampilan lainnya.
Dia menggumuli perhiasan perak mulai dari hobby hingga ke Profesi
Designer. Bermula dari hobby mendesain busana sendiri dan membuat
perhiasan dari kuningan dan perak, serta sering mengikuti berbagai
fashion show dan pameran kerajinan, pada tahun 1976, Runi bersama
suaminya Adriaan Palar mendirikan CV RUNA.
Nama RUNA diambil dari singkatan nama RUNI dan ADRIAAN. RUNA dengan
kekhususan tersendiri, bergerak di bidang desain, produksi perhiasan
emas dan perak dengan logo RUNA Jewelry.
Berdedikasi tinggi dan kerja keras menghasilkan kreasi Runi banyak
digemari tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di luar negeri.
Dalam mengembangankan usaha selain bidang perak & emas, Runi dan Adriaan
melihat adanya potensi dan ketertarikan anak-anaknya, Xenia dan Alvin
pada bidang desain, khususnya desain tekstil (textile design).
Pada tahun 1996, Runi dan Adriaan beserta kedua anak mereka, mendirikan
Kirta Kaloka (anak perusahaan CV RUNA) yang merupakan usaha baru di
bidang Textile Arts of Indonesia. Di samping mendesain dan membuat
busana batik eksklusif dan household textiles dengan logo KIRITA Batik,
Kirta Kaloka juga membuat perhiasan yang terbuat dari bahan-bahan
lainnya (kayu, kulit, keramik, kuningan, dll.)
Dalam mengembangkan usahanya, Runi sering melakukan studi banding dan
praktek kerja. Di antaranya, Januari 1988, Studi Banding ke Kuala
Lumpur, Bangkok, Tokyo, Hongkong dan Taipei, Taiwan. Maret 1988, studi
banding ke Paris (Perancis) dan Arezzo & Vicenza (Italia). Kemudian Juni
2001 ke Vicenza-Oro, Italia. Juga kunjungan studi banding atas undangan
World Gold Council International (Pameran dan Seminar tentang Perhiasan
Emas).
Sementara praktek kerja, antara lain dilakukan pada September 1982 di
London & Scotland, Inggris mengennai Teknik Desain & Casting. Pada Maret
1996 mengikuti Kursus Teknik Kerajinan yang Eksklusif di Kyoto, Jepang.
Runi Palar juga aktif di berbagai organisasi sosial dan profesi.
Organisasi Sosial yang diikutinya adalah Women International Club (WIC)
sebagai member (anggota biasa).
Sementara Organisasi Profesi yang diikuti sebagai member, di antaranya:
Dekranas (Dewan Kerajinan Nasional/Indonesian Craft Council), Bandung;
Kadin (Kamar Dagang Indonesia/Indonesian Chambers of Commerce), Bandung;
HIMPI (Indonesian Craft Association for Small Scale Industry); ASEPHI
(Indonesian Craft Exporter Association); American Craft Council, New
York; WIPI (Wanita Insan Pariwisata Indonesia), Jawa Barat.
Organisasi Profesi dimana Runi duduk sebagai Board of Director
(Pengurus), antara lain: MBI (Indonesian Society of Gemstone), Bandung;
Dewan Penyantun Yayasan Fashion Indonesia, Jakarta; IPAPI (Indonesian
Jewelry Designer Association), Jakarta, selaku Ketua.
Runi Palar & Runa Jewelry
Sejak semula didirikan CV RUNA pada tahun 1976, Runi Palar memimpin
sendiri RUNA Jewelry dibantu oleh suami, Adriaan Palar. Pada 5(lima)
tahun terakhir, dibantu oleh anak-anak Alvin & Xenia dalam bidang desain
dan artistik serta staff administrasi dan teknik di kedua galeri/kantor
di Bandung dan Bali.
CV. RUNA hingga saat ini masih merupakan perusahaan keluarga berskala
usaha kecil menengah dengan prospek perluasan pemasaran ke luar negeri.
Produk RUNA adalah karya desain dari perak sterling silver dan emas
dalam bentuk perhiasan (kalung, cincin, gelang, bros, giwang, cufflink,
tie pin, dsb) dengan menggunakan batu mulia (precious stone) maupun semi
mulia (semi-precious stone) yang terpilih. Juga dalam bentuk gift item
(replika dari benda/perhiasan kuno/antik, statuette, trophy/piala, dll)
serta bentuk silverware (sendok, garpu, piring makan, cangkir, dsb).
Teknik Produksi RUNA
Produksi perhiasan RUNA dilaksanakan di tiga tempat yaitu di
bengkel-bengkel di Bali, Bandung dan Yogyakarta sesuai dengan
tersedianya pengrajin-pengrajin yang menguasai teknik pengerjaan
perhiasan yang khas di daerahnya. Seperti, Teknik Granulation di Bali,
Teknik Filigree di Yogyakarta, Teknik Pure Forms di Bandung dan Teknik
Stamping/Repouse di Bandung & Yogyakarta.
Teknik produksi RUNA dikerjakan di bengkel sendiri maupun secara
kooperatif dengan tukang pembuat perhiasan yang dikerjakan di rumah
masing-masing (home industry), khususnya untuk pembuatan
komponen-komponen perhiasan.
Sementara, finishing dan quality control terakhir sebelum dipasarkan,
dikerjakan di bengkel RUNA di Bandung & Bali.
Bentuk Pemasaran
Produk RUNA dijual/dipasarkan secara retail, maupun wholesale, melalui
toko-toko retail RUNA sendiri dan di luar negeri melalui
boutique-boutique pelanggan RUNA Jewelry, mail order company di luar
negeri.
Penjualan secara wholesale untuk ekspor dilakukan hanya melalui
kantor/galeri RUNA di Bandung & Bali. Juga melayani pemesanan khusus
berupa corporate gifts untuk hotel-hotel berbintang di dalam negeri
maupun luar negeri, kantor-kantor, untuk keperluan konggres, cinderamata
yang diperlukan oleh Istana Negara, Jakarta, juga untuk museum shop di
luar negeri.
Selain itu pula, produk RUNA diekspor secara rutin ke manca negara
seperti: Singapore, Hongkong, Jepang & Amerika.
Toko dan Bengkel Kerja
Bengkel Kerja RUNA berada di Bandung, Yogyakarta dan Bali. Sementara
pemasaran produk RUNA secara retail) dilakukan melalui Exclusive Retail
Shops di beberapa hotel bintang lima di Indonesia dan perwakilan RUNA di
Chiba, Jepang maupun beberapa boutique eksklusif di Amerika Serikat dan
kota lainnya di Jepang. Juga dalam pameran -pameran penjualan baik di
dalam negeri maupun luar negeri.
Exclusive Retail Shops RUNA Jewelry yang ada di Bandung: Hotel Horizon,
RUNA Gallery & Studio (Jl. Gegerkalong Hilir no 68, Bandung 40153). Di
Bali: Hotel Grand Hyatt, Nusa Dua; Hotel Bali Hyatt, Sanur; Hotel Bali
Inter-Continental Resort, Jimbaran; Boutique di Hotel Ritz Carlton,
Jimbaran; Gift Shop di Nikko Bali Resort & Spa, Nusa Dua; RUNA Gallery,
Batubulan, Gianyar; dan RUNA House of Design & Museum, Lodtunduh, Ubud.
Di Yogyakarta: Hotel Hyatt Regency.
Selain Exclusive Retail Shops di atas, RUNA juga mempunyai anak
perusahaan KIRTA KALOKA yang menjual dan memasarkan Textile Arts of
Indonesia serta mendesain dan memproduksi sendiri KIRITA Batik yang
eksklusif.
KIRTA KALOKA Exclusive Textile Shop berada di: Hotel Grand Hyatt, Nusa
Dua, Bali; RUNA House of Design & Museum, Lodtunduh, Ubud, Bali;
Perwakilan RUNA Jewelry Japan Co. Ltd di Chiba, Jepang.
Rencana dalam waktu dekat akan mebuka beberapa toko lagi di Ubud dan
Kuta, Bali serta di Jakarta.
Pameran
RUNA Jewelry juga aktif mengikuti berbagai pameran di dalam maupun di
luar negeri. Pameran di dalam negeri yang diikuti antara lain: 1975 di
Gedung Merdeka, Bandung dan Pameran Permata & Perhiasan Indonesia di
Taman Ismail Marzuki, Jakarta;
Tahun 1983, 1984 dan 1985 secara berturut-turt mengikuti pameran di
Istana Negara (State Palace), Jakarta. Tahun 1985 juga mengikuti The
Second International Jewelry Exhibition, Flores Room, Hotel Borobudur,
Jakarta; World Craft Council Congress, Taman Mini Indonesia Indah,
Jakarta; Pameran Produksi Indonesia (PPI), Jakarta Fair, Jakarta.
Tahun 1986 juga mengikuti Pameran Produksi Ekspor (P.P.E.), Jakarta
Fair, Jakarta. Tahun 1987pameran di Bali Room, Hotel Indonesia, Jakarta;
Department of Small Industry, Jakarta dan The Merchantile Club, BCA
Bulding, Jakarta.
Tahun 1988 kembali mengikuti pameran di Istana Negara (State Palace),
Jakarta; Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta; dan Department of Small
Industry, Jakarta. Tahun 1989 mengikuti Pameran Produksi Ekspor (PPE),
Jakarta Fair, Jakarta.
Tahun 1990 mengikuti Craft & Interior III, Jakarta; Indonesian Craft
Council III, Jakarta; Shopper Delight, 19th Annual Convention-Indonesian
Petroleum Association, Sahid Jaya Hotel, Jakarta; Istana Negara (State
Palace), Jakarta; dan The Merchantile Club, BCA Building, Jakarta.
Tahun 1991 mengikuti pameran lagi Istana Negara (State Palace), Jakarta;
juga Jakarta Festival 91, Hotel Borobudur, Jakarta; Twentieth Annual
Convention, Indonesian Petroleum Association, Sahid Jaya Hotel, Jakarta.
Tahun 1992 di Le Meridian Hotel, Jakarta; Twenty-first Annual
Convention, Indonesian Petroleum Association, Sahid Jaya Hotel, Jakarta;
German Embassy, Jakarta; Jadec 92 (Jakarta Design Center 92), Jakarta.
Tahun 1992 1997 mengikuti: Womens International Club Bazaar;
Christmas Bazaar German Embassy, Jakarta; KIDI Exhibition, Jakarta;
German Embassy, Jakarta; Jadec 92 (Jakarta Design Center 92), Jakarta;
Oktober 1998 di DEPERINDAG, Jakarta, Tahun 1999 juga di DEPERINDAG,
Jakarta; German Embassy, Jakarta; WIC Bazaar, Jakarta
Tahun 2000 di DEPERINDAG, Jakarta; Art Fair ITB, Bandung; WIC Charity
Bazaar, Jakarta; German Embassy, Jakarta; Bali Fashion Week, Nusa Dua,
Bali; International Jewelry Exhibition, Surabaya. Tahun 2001 di Bali
Fashion Week, Grand Bali Beach Hotel, Sanur, Bali
Sementara, pameran di luar negeri (overseas exhibition), tahun 1977 di
Salon de Vacances, Bruxelles, Belgium. Tahun 1979 Comptoir Suiss
Lausanne, Switzerland; Selling Mission to 6 (six) West European
Countries (Belgium, Holland, Italy, England, France, Germany), sponsored
by ECC.
Tahun 1981 di Harz und Heidi Braunsweig, Germany. Tahun 1982 di Galerie
Fur Kunst Aus Sudost Asien, Hamburg, Germany. 1983 di Indonesische
Sieraden Tropen Musem, Amsterdam, Holland; Utrecht Spring Fair Beatrix
Hall, Utrecht, Holland.
Tahun 1985 di Horten Department Store, Braunchweig, Germany (Pameran
Tunggal RUNA di Department Store Horten). 1986 di Toronto Gift Fall
Show, Toronto, Canada; Vancouver Expo 86 Indonesian Pavillion,
Vancouver, Canada. 1987 di Paris Pret-a-Porter Feminine 87 Paris,
France; Indonesian Pavillion, New York, USA.
1988 di Utrecht Spring Fair 88, Utrecht, Holland; Paris Pret-a-Porter
Feminine 88 Paris, France; New York Pret 88, New York, USA. 1989 di
Inhorgenta Exhibition 89, Muenchen, Germany; Asean Trade Fair 89,
Yokohama, Japan; Trade & Industry Fair 89, World Trade Center,
Singapore.
1990 di International Gift Fair 90, Tokyo, Japan; Oklahoma State Fair,
Oklahoma, USA; Hullen Mall and Hyatt Regency Hotel, Forthworth, USA;
World Trade Center, Dallas, USA; Private Exhibition, New York, USA.
1991 mengikuti Indonesian Festival Metro Paragon, Singapore; Indonesian
Product Exhibition 93 Los Angeles, USA; Smart Consumer 93 Tokyo, Japan;
Hongkong International Jewelry Fair 93, Hongkong.
1994 mengikuti Tokyo International Gift Show 94 Tokyo, Japan; Sister
City Bandung Braunchweig, Braunchweig, Germany. Tahun 1996 mengikuti
World Fashion Trade Fair 96, Osaka, Japan. 1997 mengikuti Paris, Java,
Bali Exhibition Le Bon Marche Department Store, Paris France; Tokyo
International Gift Show 97,Tokyo - Japan. 1998 mengikuti Tokyo
International Gift Show 98, Tokyo Japan; dan Dynamic Asia 1998, Osaka
- Japan.
Tahun 1999: Tokyo International Gift Fair 99, Tokyo Japan; Osaka
International Gift Fair, Osaka Japan; Shimizu Exhibition, Japan;
Fukuoka Gift Show, Fukuoka Japan; Indonesian Handicraft, Kobe Japan.
Tahun 2000: Asian Ladies Exhibition 2000, Hotel ANA, Tokyo Japan
(Pembukaan Pameran dilakukan oleh keluarga kekaisaran Jepang: The
Excellency Princess Hitachi Nomiya); Asian Fair 2000 Fujisaki Department
Store, Sendai City Japan; Asian Fair 2000 Isetan Department Store,
Matsudo Japan; Fascinating Jewelry 2000 Bunkamura Gallery, Tokyu
Department Store, Tokyo Japan; Sister Citys Program & the 3rd
Conference of INAP International Network of Affiliated Ports, Kochi
Japan; Charity Event International Ikebana Exhibition 2000, Prince
Hotel, Tokyo Japan (Pembukaan Pameran dilakukan oleh The Excellency
Princess Mikasa Nomiya); Asian Fair 2000 Fujisaki Department Store,
Sendai City Japan; dan Asian Fair 2000 Okinawa Ryubo Department Store,
Okinawa Japan.
Tahun 2001:Asian Fair 2001 Fujisaki Department Store, Miyagi, Sendai
City Japan; Asian Fair 2001 Tokyu Department Store, Shibuya, Tokyo
Japan; Asian Fair 2001 Fukuya Department Store, Hiroshima Japan; Asian
Fair 2001 Isetan Department Store Matsudo, Chiba Japan; Fascinating
Jewelry 2001 Bunkamaru Gallery, Tokyu Department Store, Tokyo Japan;
October 5 8, 2001 World O-Cha (Tea) Festival 2001, Shizuoka Japan.
Tahun 2002: 26 Maret 1 April , 2002, Asian Fair 2002 Iyotetsu
Takashimaya Department Store, Matsuyama Japan; 19 24, April 2002
Asian Fair 2002 Fujisaki Department Store Miyagi, Sendai City Japan;
24 April , 2002, Asian Ladies Charity Exhibition Hotel ANA, Tokyo
Japan (Pembukaan Pameran dilakukan oleh keluarga kekaisaran Jepang: The
Excellency Princess Hitachi Nomiya); 29 Mei 5 Juni, 2002, Asian Fair
2002 Tokyu Department Store Shibuya, Tokyo Japan; 28 Juni 3 Juli,
2002Asian Fair 2002 Fukuya Department Store, Hiroshima Japan; 27 Juni
2 Juli, 2002 Solo Exhibition 2002 - RUNA Jewelry & KIRITA Batik 1st
Floor Fukuya Department Store, Hiroshima Japan; 24 30 Juli , 2002
Asian Fair 2002 Isetan Department Store Matsudo, Chiba Japan; 15 20,
2002 Fascinating Jewelry Bunkamura Gallery, Tokyu Department Store
Shibuya, Tokyo; 22 27 Agustus, 2002 Asian Fair 2002 Daimaru Department
Store Kochi Japan; 17-25 Desember 2003 Christmas Sale Exhibition
lantai I, main store, Mitsukoshi Nihonbashi, Tokyo Jepang.
Tahun 2003: March 7 - 13, "Asian Fair 2003" Keio Departement Store,
Shinjuku Japan; March 15 - 18, " Asian Fair 2003" Saikaya Departement
Store, Kanagawa Japan; April 2 - 9, " Asian Fair 2003" Iyotetsu
Takashimaya, Matsuyama Japan; April 18 - 23, "Asian Fair 2003"
Fujisaki Departement Store, Sendai Japan; May 1 - 7, "Asian Fair 2003"
Shibuya Departement Store, Tokyo Japan; May 8 - 13, "Asian Fair 2003"
Isetan DepartementStore, Fuchu Japan; May 15 - 27, RUNA & Indonesian
craft Exhibition, Isetan Departement Store Shinjuku Japan; June 6 -
13, " Asian Fair 2003" Keio Departement Store, Tokyo Japan; June 19 -
24, " Asian Fair 2003" Fukuya Departement Store, Hiroshima Japan; June
26 - July 2, RUNA solo Exhibition, Fukuya Departement Store, Hiroshima
Japan; July 23 - 29, " Asian Fair 2003" Fujisawa, Kanagawa Japan; July
31 - August 5, " Asian Fair 2003" Isetan Departement Store, Matsudo
Japan; August 6 - 12, " Asian Fair 2003" Isetan Departement Store, Fuchu
Japan; August 14 - 20, RUNA solo exhibition, Bunkamura gallery
Japan; August 14 - 19, " Asian Fair 2003" Daimaru Departement Store,
Kochi Japan; August 21 - 26, "Asian Fair 2003" Isetan Departement
Store, Kichioji Japan; dan Sept. 1 - 5, " Asian Fair 2003" Maruzen,
Akasaka Japan.
RUNA Jewelry dan Mass Media
Talk Show dan wawancara serta beberapa liputan lainnya tentang RUNA
Jewelry telah disiarkan oleh berbagai media elektronik dan dimuat di
media cetak Indonesia maupun luar negeri, antara lain: Majalah-majalah
(SWA SEMBADA,TEMPO, AYAHBUNDA, ELITE Bali, BALI & BEYOND, BUKA Bali,
DEWI, FEMINA, KARTINI, MODE INDONESIA, TEMPO, Window of the World,
BAZAAR, HER WORLD, dll)
Harian KOMPAS, PIKIRAN RAKYAT Bandung, BALI POST, JAWA POST, THE
JAKARTA POST, INDONESIAN OBSERVER, KUTA NEWS Bali, dll
Media Cetak Luar Negeri seperti harian lokal di Jerman dan majalah
majalah di Jepang (BISES, SO-EN), dll.
Media Elektronik Indonesia: TVRI - SCTV - ANTEVE - TPI - INDOSIAR RCTI
METRO TV TRANS TV. Media Elektronik Luar Negeri: CNN / Cable News
Network - (April 2000); RYUKYUS, Television Broadcasting Okinawa, Japan
(2000); CNA / Channel News Asia, Asia Pacific (April 2001); TV Kochi,
Sun Sun TV, Japan 2002.
Penghargaan
1986: The American Gold Star Award for Quality
1990: UPAKARTI The Indonesian Presidential Award of Merit
1991: The Enterpreneurship Award 1991 dari Rotary Club International.
1992: 28 Best Business Executives in Developing Indonesia dari Natakarsa
1994: WIPI Award (Indonesian Women in Travel), Award of Merit in
Indonesian Fine Handicraft for Tourism.
1995: Citra Adhikarsa Budaya95 dari SCTV (one among seven Indonesian
ladies who preserved the Indonesian cultures by Indonesian Television
Broadcasting SCTV).
1995: Srikandi Award dari IMI (International Management Indonesia)
1996: Indonesia Award dari Kharisma Indonesia
2001: Best Fashion Accessories Designer dipilih oleh FTV Paris (Fashion
TV) pada acara Bali Fashion Week bulan Mei 2001.
►e-ti/tsl
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)
|
|