A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  H O M E
 ► Home
 ► Biografi
 ► Versi Majalah
 ► Berita
 ► Galeri
  P E J A B A T
 ► Pejabat
 ► Presiden
 ► MA
 ► Bepeka
 ► MK
 ► Kabinet
 ► Departemen
 ► Badan-Lembaga
 ► Mabes TNI
 ► Mabes Polri
 ► Pemda
 ► BUMN
 ► Purnabakti
 ► Asosiasi
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Majalah TI
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 
  C © updated 07072005-19102004  
   
  ► e-ti/kompas  
  Nama :
H. Roeslan Abdulgani
Lahir :
Surabaya, 24 November 1914
Meninggal:
Jakarta, 29 Juni 2005
Isteri:
Sihwati Nawangwulan
Karir :
- Sekjen KAA, Bandung (1955)
- Menteri Luar Negeri (1956-1957)
- Ketua Tim Penasihat Presiden mengenai Pelaksanaan P4 (1978- 2005)

Alamat Rumah :
Jalan Diponegoro 11, Jakarta Pusat Telp: 334526
 
 
     
 
BIOGRAFI

 

BIOGRAFI:   01   02   03   ==

Roeslan Abdulgani (01)

Api yang Tak Kunjung Padam

Ia dikenal sebagai tokoh penting bagi terselenggaranya Konferensi Asia - Afrika di Bandung, 1955. Jiwa nasionalismenya tak lekang dimakan usia, laksana api yang tak kunjung padam. Dia selalu memimpikan dapat melihat dunia yang benar-benar damai.
 

Roeslan Abdulgani (02)

Sahabat Para Pemimpin

Cak Roeslan berguru banyak hal pada Bung Karno, termasuk caranya berpidato. Namun, di depan umum Soekarno mengakui dirinya banyak belajar dari Cak Roeslan. Suatu kali, Cak Roes pernah difitnah punya ‘simpanan’ bernama Rustini. Padahal, itu nama puterinya yang tertua.

 

Roeslan Abdulgani (03)

Kepergian Sang Penjaga Sejarah

Kematian hanya berlaku pada raga, tidak pada roh dan jiwa. Karena itu, hiduplah yang baik karena semua yang ada di dunia ini cuma titipan. Kedekatan Cak Roes dan Pak Harto, dua tokoh bangsa itu, akhirnya harus dipisahkan oleh takdir. Cak Roeslan lebih dulu berpulang ke pangkuan Yang Maha Kuasa, Rabu, 29 Juni 2005.