|
|
|
|
|
|
|
| BERITA |
|
|
 |
H Probosutedjo
Jakarta 12/3/2008: Setelah menjalani 2/3 masa hukuman, Probosutedjo
mendapat pembebasan bersyarat dari tahanan di Lapas Sukamiskin, Bandung.
Probo yang divonis empat tahun penjara atas kasus penyimpangan dana
reboisasi itu dapat berkumpul kembali dengan keluarga. Probo
berkeinginan melanjutkan berkarya dalam bidang pertanian.
H Probosutedjo
Bandung (ANTARA News 30/08/07 16:23) - Setelah sukses melipatgandakan
produksi pertanian dengan metode yang dihasilkannya, konglomerat H
Probosutedjo mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI)
atas prestasinya itu.
H Probosutedjo
INHEADNEWS MT-33:
Mahkamah Agung tidak meneliti Memori Kasasi yang diajukan tim pengacara,
yang menjelaskan masalah kredit. Semestinya masalah perdata, bukan
pidana. Berada di dalam lembaga pemasyarakatan tidak menghentikan
semangat dan dedikasi pengusaha Probosutedjo terhadap masyarakat dan
lingkungan sekitarnya.
H Probosutedjo
INHEADNEWS MT-33:
Bagi pengusaha H Probosutedjo, adik kandung satu ibu mantan Presiden
Soeharto, Lembaga Pemasyarakatan (LP) Sukamiskin, menjadi Ladang
Pengabdian (LP) dan Laboratorium Pertanian (LP).
H
Probosutedjo
H Probosutedjo mengajukan Memori
Peninjauan Kembali atas vonis empat tahun yang dijatuhkan padanya dengan
tuduhan korupsi. Namun sampai dia dimasukkkan dalam penjara Cipinanga,
Jakarta dan kemudian dipindah ke Sukamiskin, Bandung, adik satu ibu
mantan Presiden Soeharto, itu tetap merasa tidak bersalah. Mengapa dia
yakin tak bersalah? Dia menuangkannya dalam buku yang merupakan
rangkuman memori PK-nya, berjudul: Ungkapan dari Penjara Cipinang.
H
Probosutedjo
Kesempatan untuk bebas tinggal
Permohonan PK (Peninjauan Kembali), tetapi timbul keragu-raguan, karena
keputusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, yang jelas
keliru, justru dibenarkan oleh Majelis Hakim Tingkat Kasasi, dari
Mahkamah Agung.
Probosutedjo
Kompas, 1/12/2005Memasuki usia yang
ke-76, Probosutedjo harus menjalani hidup baru sebagai penghuni Lembaga
Pemasyarakatan Cipinang. Upaya membebaskan diri dari jeratan hukum baik
prosedural, melalui banding dan kasasi, maupun jalur belakang dengan
mencoba menyuap petugas pengadilan sebesar Rp 16 miliar tidak berhasil.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Tajuk Kompas
Kompas 30/11/2005: Mengapa kita katakan
nasib buruk? Karena pengusaha Probosutedjo yang dituduh melakukan tindak
korupsi telah habis diperas, tetapi tetap harus menerima hukuman.
Pengacara Probo
Jakarta, Kompas 30/11/2005: Cepatnya
majelis kasasi memutuskan kasus korupsi pengusaha Probosotedjo
mengundang pertanyaan kuasa hukum Probo, Arrizal Boer. Ia tidak yakin
majelis hakim telah membaca berkas perkara hutan tanaman industri secara
menyeluruh.
Budiman Tanuredjo
Jakarta, Kompas 30/11/2005:
Senin 28 November 2005, pukul 23.05, seorang penelepon mengontak koran
ini. Pesannya singkat: Probosutedjo telah divonis empat tahun penjara.
Silakan cek dan cari informasi sendiri!
Mafia Peradilan
Jakarta, Kompas 13/10/05: Ketua
Mahkamah Agung Bagir Manan mengatakan, permintaan agar dirinya non-aktif
tidak relevan dengan kasus penyuapan yang melibatkan pegawai Mahkamah
Agung. Ia mengaku tidak pernah tahu soal adanya transaksi suap antara
Harini Wijoso, pengacara Probosutedjo, dan lima pegawai MA. |
|
|
|
H
Probosutedjo
Jakarta, Kompas 12/10/05: Pengusaha Probosutedjo mengaku telah
menghabiskan uang lebih dari Rp 16 miliar untuk menghadapi kasusnya
sejak di pengadilan negeri hingga Mahkamah Agung. Karena kesal diperas
oleh Harini Wijoso, pengacaranya, dan pegawai MA, Probo melapor ke
Komisi Pemberantasan Korupsi.
H
Probosutedjo
Tujuh
tahun era reformasi, bangsa ini belum bisa keluar dari berbagai
permasalahan, kesu-litan ekonomi dan gangguan keamanan. Bahkan
kemiskinan semakin menggurita sehingga terjadi busung lapar. Penegakan
HAM pun justru cende-rung mengesampingkan kemanusiaan yang adil dan
beradab. Melihat keadaan ini, Pak Harto sangat sedih.
H
Probosutedjo
Apa yang Telah Dilakukan Oleh Lima Presiden RI.
Probosutedjo juga bicara keseharian Pak Harto sesudah meletakkan jabatan
sebagai presiden 21 Mei 1998. Juga mengenai keberanian Pak Harto,
sebagai pemimpin, melaksanakan berbagai proyek pembangunan kendati pada
mulanya ditentang oleh para demonstran. Seperti pembangunan Taman Mini
Indonesia Indah, Satelit Palapa, Tol Jagorawi dan sebagainya. |
|
|