|
|
|
| BERITA |
|
|
 |
H Probosutedjo
Bebas, Siap Bertani
Jakarta 12/3/2008: Setelah menjalani 2/3 masa hukuman, Probosutedjo
mendapat pembebasan bersyarat dari tahanan di Lapas Sukamiskin, Bandung.
Probo yang divonis empat tahun penjara atas kasus penyimpangan dana
reboisasi itu dapat berkumpul kembali dengan keluarga. Probo
berkeinginan melanjutkan berkarya dalam bidang pertanian.
Probo disambut isteri (Ratmani), putra-putri dan cucu, kerabat dan
beberapa karyawan PT Mercu Buana di rumah kediamannya di Jalan
Diponegoro 20, Jakarta Pusat, setelah keluar dari Lapas Sukamiskin pukul
05.30 WIB, 12 Maret 2008.
Probo terlihat sangat gembira bisa berkumpul lagi dengan keluarga. "Tentu
saja saya bahagia bisa kembali ke rumah dan berkumpul dengan keluarga,"
kata Probo, dalam suasana sukacita keluarga hari itu.
Probo sendiri masih menyatakan dirinya tidak bersalah, walau sudah
divonis empat tahun dan menjalani 2/3 dari hukuman. (Pada 28 November
2005, dalam putusan kasasi MA, Probo divonis hukuman empat tahun penjara
terkait kasus penyimpangan dana reboisasi untuk proyek pembangunan hutan
tanam industri (HTI) di Kalimantan Selatan yang merugikan keuangan
negara Rp 100,931 miliar. Selama du Lapas dia memperoleh remisi 6 bulan
25 hari).
Menurutmya, masalahnya menyangkut pinjaman yang belum jatuh tempo,
tapi kenapa dipidanakan? "Ini tidak adil bagi saya. Tapi, ini kan untuk
kepentingan hukum, harus saya jalani," ujarnya pasrah.
Namun dia tidak mau larut dalam masalah itu. Di dalam penjara pun dia
menggunakan waktu untuk hal-hal yang positif, antara lain dengan
bercocok tanaman palawija. Dia pun akan menerapkan hal yang didalaminya
di Lapas Sukamiskin di tengah masyarakat luas. Dia akan melanjutkan
aktivitas yang dijalani selama di lapas, antara lain mengembangkan
tanaman padi dengan pupuk organik. "Pengalaman saya di sana (lapas),
kalau sesuai petunjuk bisa menghasilkan lebih banyak gabah," jelas Probo.
Menurutnya, dengan pupuk organik, satu hektare sawah bisa menghasilkan
50 ton gabah. Setelah diproses menghasilkan 15 ton. Dengan demikian
pendapatan petani pun bakal meningkat.
Probo berencana akan keliling Indonesia untuk mengembangkan hal ini. Dia
akan memulai Sabtu (15/3) ini, dengan mengikuti panen bersama di
Karawang. "Cara seperti itu lebih bisa menyejahterakan rakyat ketimbang
terlibat dalam politik," tegasnya. Probo menyatakan tidak berminat lagi
berpolitik. ►ti/crs
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)
|
|