| |
C © updated 24012006 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
► e-ti/ |
|
| |
Nama
Michael D Ruslim
Lahir
-
Pekerjaan:
- Presdir PT Astra International Tbk
Penghargaan:
- Tokoh Bisnis Paling Berpengaruh 2005
Alamat Rumah:
J
|
|
| |
|
|
|
|
| MICHAEL RUSLIM HOME |
|
|
 |
Michael D Ruslim
Presdir PT Astra International Tbk
Grup Astra di bawah pimpinan Michael D. Ruslim kian agresif
mengembangkan bisnisnya. Setelah menjadi raja mobil dan sepeda motor, PT
Astra International Tbk melalui anak perusahaannya Astratel mencoba
merambah bidang infrastruktur, yakni bisnis jalan tol.
Warta Ekonomi 28 Desember 2005: Astratel (anak usaha Grup Astra),
bekerja sama dengan Citigroup, Agustus lalu membeli 53% saham PT Marga
Mandala Sakti (MMS) selaku operator jalan tol Tangerang-Merak dengan
nilai transaksi Rp255,3 miliar. Pembelian saham MMS adalah langkah awal
Astra menapaki bisnis jalan tol.
Astra rupanya tahu betul potensi jalur Tangerang-Merak. Jalur sepanjang
72,45 kilometer ini setiap harinya dilalui sekitar 66.000 kendaraan. Ini
berarti total pendapatan per hari bisa sekitar Rp400 juta. “Bagi
Indonesia, infrastruktur merupakan sektor yang sangat dibutuhkan untuk
pengembangan ekonomi nasional di masa mendatang. Bisnis jalan tol memang
paling dekat dengan bisnis Grup Astra,” ujar Michael.
Sebulan berselang, tepatnya akhir September, anak usaha Astra yang lain,
PT Astra Honda Motor (AHM), meresmikan pabriknya yang ke-3 di Cikarang.
Peresmian ini dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Di acara
ini pula AHM mengumumkan telah memproduksi 15 juta unit sepeda motor
Honda.
Di Indonesia, Honda menjadi raja di pasar sepeda motor. Pada triwulan
ke-3 2005, penjualan sepeda motor Honda mencapai sekitar dua juta unit
dengan pangsa pasar 51,9%. Angka ini mengukuhkan dominasi Honda dalam
bisnis sepeda motor nasional.
Manuver-manuver bisnis yang dilakukan anak perusahaan Grup Astra ini
berimbas pada peningkatan laba bersihnya. Hingga akhir September 2005,
laba bersih Astra International mencapai Rp4,5 triliun atau meningkat
12,6% dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp4 triliun.
Dalam menjalankan roda kepemimpinannya, Michael senantiasa memegang
teguh nilai-nilai Astra yang terhimpun dalam konsep Catur Dharma. Empat
nilai tersebut, di antaranya, menjadi milik yang bermanfaat bagi bangsa
dan negara, memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan, saling
menghargai dan membina kerja sama, berusaha mencapai yang terbaik. “Saya
percaya Catur Dharma mengandung nilai-nilai kebenaran yang akan tetap
menjadi pedoman Astra dalam mencapai tujuan perusahaan, serta untuk
menghadapi tantangan bisnis di masa depan,” paparnya.
Michael juga mewanti-wanti para karyawan Astra agar tidak berpikir dan
bertindak business as usual. Sebaliknya, ia percaya pada konsep changing
within continuity untuk mengimbangi situasi perekonomian yang kerap kali
berubah. “Perubahan dalam kontinuitas adalah sikap terbaik yang harus
dilaksanakan bersama di seluruh lini organisasi Astra, untuk mewujudkan
bisnis Astra yang berkelanjutan,” katanya. (harso kurniawan) ►e-ti
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia) |
|