| |
C © updated 20052002 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
► e-ti/ |
|
| |
Nama :
Dr (HC) Hj. Megawati Soekarnoputri
Nama Lengkap :
Dyah Permata Megawati Setyawati Soekarnoputri
Lahir :
Yogyakarta, 23 Januari 1947
Agama :
Islam
Suami :
Taufik Kiemas
Anak:
3 orang, (2 putra, 1 putri)
Karir :
:: Presiden Ke-5 RI (2001 - 2004)
:: Wakil Presiden RI (1999- 2001)
:: Anggota DPR/MPR RI (1999)
:: Anggota DPR/MPR RI (1987-1992)
Organisasi :
:: Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, April 2000-2005 dan 2005-2009
Alamat Rumah:
:: Jalan Teuku Umar 27-A, Jakarta Pusat
:: Jl. Kebagusan IV No 45 RT 010 RW 04, Kel. Kebagusan Kec. Pasar
Minggu, Jakarta Selatan
|
|
| |
|
|
|
|
| BIOGRAFI |
|
|
 |
BIOGRAFI: 01
02
03
04 05 ==
Dr (HC)
Megawati Soekarnoputri (01)
Diam (tak banyak bicara), akhirnya menjadi suatu kekuatan bagi Megawati.
Kendati, mendapat tekanan dan rintangan bahkan caci-maki, dia tetap diam
dan sabar. Buahnya, dia pun berhasil menggapai singgasana Presiden RI
ke-5.
Karena terlalu diam, beberapa pengamat dan lawan politiknya sempat
menuding itu sebagai indikasi kebodohan. Namun Megawati tetap diam dan
sabar. Para lawan politiknya menjadi semakin penasaran. Setelah menjabat
presiden, ia pun tetap tak banyak bicara. Tampaknya, ia tak mudah
terombang-ambing. Puteri Bung Karno ini pun semakin sulit ditebak.
Megawati Soekarnoputeri (02)
Majalah Forbes Edisi 4 September 2004 menempatkannya perempuan kedelapan terkuat dunia.
Dia pemimpin berkelas dunia. Seorang pendiam berkepribadian emas. Presiden
RI ke-5 ini teguh memegang prinsip, konsisten dan visioner. Dia seorang
pejuang sekaligus simbol dan inspirasi reformasi. Perjuangannya menegakkan
demokrasi (ketika demokrasi terpasung) telah memicu keberanian tokoh-tokoh
lainnya ikut dalam gerbong reformasi, yang kemudian melahirkan tokoh-tokoh
dan pahlawan reformasi. Jika jujur, harus diakui bahwa tanpa putri pertama
Bung Karno, ini reformasi di negeri ini belum tentu terjadi.
Megawati Sukarnoputeri (03)
Si Mbak Pendiam ini tampil lugas, berbicara cukup panjang dan bermakna.
Tidak seperti biasanya, kali ini ia cukup lama berorasi dan cukup lugas
menanggapi pertanyaan dari para wartawan. Seusai mendaftar pencalonannya
sebagai Capres dari PDI-P berpasangan dengan KH Hasyim Muzadi, Ketua Umum
PB Nahdlatul Ulama, sebagai Cawapres, di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Rabu
12 Mei 2004, Megawati memaparkan visinya mewujudkan kedaulatan NKRI
(Negara Kesatuan Republik Indonesia).
Megawati Sukarnoputeri (04)
Dua ‘saudara tua’ itu bertemu dalam satu paket Calon Presiden-Wakil
Presiden Pemilu 2004. Hj. Megawati Soekarnoputri yang Ketua Umum DPP PDI
Perjuangan dari kaum nasionalis-religius dan KH Hasyim Muzadi yang Ketua
Umum PB-NU dari kaum religius-nasionalis. Keduanya mewakili dua arus besar
aliran sosio politik, kultural, dan keagamaan Indonesia.
|
|