| |
C © updated 13052007 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
► e-ti |
|
| |
Nama :
H. Matori Abdul Djalil
Lahir :
Salatiga, Jawa Tengah, 11 Juli 1942 Meninggal:
Jakarta, 12 Mei 2007
Pendidikan :
- Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga
Jabatan Terakhir:
- Ketua Umum PKB (1998 - 2004)
- Menteri Pertahanan Kabinet Gotong-Royong (2001-2004)
Alamat Rumah Keluarga:
Jalan Elang Emas Prima, Blok C-7 No. 12
Tanjung Mas, Tanjung Barat, Jakarta Selatan
|
|
| |
|
|
|
|
| BERITA |
|
|
 |
Matori Abdul Djalil (1942-2007)Mantan Menhan Tutup Usia
Mantan Menteri Pertahanan Kabinet Gotong Royong (2001-2004) H Matori
Abdul Djalil tutup usia, sekitar pukul 21.00 WIB Sabtu 12 Mei 2007 di
kediamannya kawasan Tanjung Mas Raya, Jakarta Selatan. Tokoh kelahiran Salatiga, Jawa Tengah, 11 Juli 1942,
itu mengalami stroke saat menjabat
Menhan (2003) dan sempat menjalani perawatan intensif di Singapura.
Menurut Yafisha, anak ketiga almarhum, sebagaimana dikutip Antara,
beberapa saat sebelum meninggal ayahnya tak mengalami keadaan kritis.
"Memang Bapak sudah cukup lama sakit, tapi tidak ada masalah kritis.
Seperti biasa Bapak makan malam bersama kami, dan sempat mengeluh agak
demam," katanya.
Tak berapa lama setelah mengeluh demam, lanjutnya, mantan Ketua Umum PKB
itu masuk ke kamar. "Tiba-tiba pingsan, sudah coba diberikan napas
buatan tapi tidak tertolong lagi. Belum sempat dibawa ke rumah sakit,"
ungkapnya.
Pada saat menjabat Menhan, tercatat Matori pernah jatuh sakit dan
menjalani perawatan intensif di sebuah rumah sakit di Singapura. Pada
Agustus 2003, ia diberitakan dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat
(RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta.
Setelah terkena serangan stroke, Yafisha mengaku perkembangan
kesehatannya terus dipantau dengan seksama.
Matori menjalani terapi untuk melatih otot-ototnya. Setiap seminggu
sekali selama 3,5 tahun terakhir ia juga rutin ke dokter untuk
pemeriksaan kesehatan.
Sebelum meninggal, kepada keluarganya Matori pernah meminta untuk
menggelar syukuran dan pengajian. "Bapak saya pergi dengan tenang, dia
pergi dengan senyuman," demikian ujar Yafisha. e-ti
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia),
Artikel Lain:
Wawancara
|
|