A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  H O M E
 ► Home
 ► Biografi
 ► Versi Majalah
 ► Berita
 ► Galeri
  P E J A B A T
 ► Pejabat
 ► Presiden
 ► Kabinet
 ► Departemen
     ► DEPDAGRI
 ► Pemda
     ► JATENG
  B E R A N D A
 ► Majalah TI
 ► Nusantara
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 
  C © updated 24072003  
   
  ► e-ti  
  Nama:
Mardiyanto M
Lahir:
Solo, 21 November 1946
Agama:
Islam
Jabatan:
- Menteri Dalam Negeri 2007-2009
- Gubernur Jawa Tengah 1998-2008

Pendidikan:
Akabri 1967-1970

Karir:
- Panglima Kodam IV/Diponegoro (1997-1998)
- Anggota MPR Utusan Daerah
- Gubernur Jateng (1998-2008)
- Menteri Dalam Negeri 2007-2009

Alamat:
Jl Medan Merdeka Utara No. 7, Jakarta Pusat 10110

Alamat Kantor Gubuernur Jateng:
Jl. Pahlawan 9 Semarang
Telp. 8311150, 8311166, 8311174 Ps. 201

Alamat Rumah:
Wisma Perdamaian
Jl. Imam Bonjol 209 Semarang
Telp. (024) 3511653, 3511778


 
     
 
BERITA

 

Mardiyanto

Menang Mutlak Pemilihan Gubernur Jateng


Mardiyanto yang berpasangan dengan Ali Mufiz terpilih kembali menjabat Gubernur Jawa Tengah periode 2003-2008. Mardiyanto yang dicalonkan F-KB dan direkomendasi DPP PDIP ini memenangi pemilihan dalam sidang paripurna khusus dengan agenda pemilihan Gubernur dan Wagub Jawa Tengah secara mutlak, Kamis 24/7/03 siang, dengan meraih suara 62 dari 99 anggota dewan.

Pesaingnya pasangan Slamet Irdiantoro dan Ichsam Ali (dicalonkan FPP) berada di tempat kedua dengan 22 suara, pasangan Mardijo dan Ichsam Ali (dicalonkan F-PDIP) yang semula diprediksikan akan menjadi saingan terberat hanya mendapat 14 suara, pasangan calon Habib Pranoto dan Djoko Wahyudi (didukung Fraksi Amanat Nasional) hanya mendapat satu suara. Satu suara lagi dinyatakan tidak sah karena rusak.

Kemenangan pasangan Mardiyanto-Ali Mufiz ini sekaligus merupakan kemenangan dari rekomendasi DPP PDI-P yang memberikan instruksi kepada fraksi PDI-P DPRD Jawa Tengah untuk tetap memilih Gubernur Jateng.

Seusai pemilihan, Mardiyanto mengatakan ini merupakan kemenangan demokrasi, karena semua berlangsung dengan tertib dan dalam suasana yang kondusif. Ia menganggap kemenangan itu adalah amanah. "Saya berterima kasih, karena anggota Dewan telah memilih sesuai dengan hati nurani. Saya juga bersyukur, karena pilgub dilaksanakan secara demokratis. Kini saya harus menyiapkan langkah-langkah program 100 hari untuk kemajuan Jateng," tuturnya.

Ketua DPP PKB Muhammad AS Hikam yang turut hadir di tengah-tengah pemilihan mengatakan, kemenangan Mardiyanto adalah hasil kerja sama PKB dan PDI-P. Anggota FKB Drs Noor Achmad MA menyatakan, kemenangan ini merupakan kemenangan moral. "Mudah-mudahan ke depan Mardiyanto bisa bekerja lebih baik lagi dan membenahi kekurangannya pada masa lalu."

Sementara mantan gubernur HM Ismail menyatakan, ini kemenangan rakyat Jateng. “Mardiyanto tidak boleh merasa menang, dan yang kalah tidak boleh merasa dikalahkan. Yang penting iklim sejuk di Jateng. Mari kita tunggu kinerja gubernur dan wakilnya lima tahun ke depan, seperti yang dijanjikan pada penyampaian visi dan misi," kata sesepuh Jateng itu.

Sebelumnya, Mardiyanto hanya mendapat dukungan FKB dengan 16 suara. Sedangkan Mardijo semula dicalonkan oleh fraksi PDI-P yang memiliki 42 suara dan FPP dengan 12. Namun pertemuan antara F-PDIP dengan DPP PDI-P dan DPC PDI-P se Jateng, Selasa malam di Solo, mengubah peta politik dalam pemilihan gubernur Jateng. Sebanyak 34 F-PDI-P DPRD Jateng berjanji mengamankan rekomendasi DPP sehingga pendukung Mardijo tinggal enam orang.

Anggota DPRD Jateng terdiri dari F-PDIP 42 kursi, F-KB 16 kursi, F-PP 12 kursi, F-PG 12 kursi, F-TNI/Polri 10 kursi, F-AN 7 kursi. Kemenangan mutlak Mardiyanto diperkirakan dari 34 suara PDIP, 16 suara F-KB dan 10 suara F-TNI/Polri serta 2 limpahan suara dari fraksi lainnya. ► e-ti/tsl

*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)