| |
C © updated 20072006 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
► e-ti/bs |
|
| |
BIODATA:
Nama:
Drs H Lily Hambali Hasan, MSi
Jabatan:
Bupati Purwakarta Periode 2003 – 2008
Lahir:
Padeglang, 5 Mei 1950
Agama:
Islam
Pendidikan Terakhir:
Sarjana Strata-2(S2) Magister Ilmu Pemerintahan STIAMI Jakarta
Alamat Kantor:
Jl. Gandanegara No. 25 Purwakarta 41112, Telp. 0264-200435, Fax.
0264-200064
Alamat Rumah:
Jl. Gandanegara No. 27 Purwakarta 41112, Telp. 0264-203414
E-Mail:
bupati@purwakarta.go.id
|
|
| |
|
|
|
|
| MAJALAH TI - 30 |
|
|
 |
TOKOH UTAMA:
01
02
03
04
05
06
07
08 =
WAWANCARA = TOKOH
PILIHAN: 01
02 = DEPTHNEWS:
01
02
= PERSPEKTIF:
01
02 = PARIWISATA =
POTENSI =
LEGISLATIF =
KAPUR SIRIH =
SURAT =
SURAT & KOMENTAR:
Mengapa Tokoh Indonesia Diam?
Sekilas kita melihat begitu banyaknya tokoh-tokoh Indonesia yang
pengalamannya tidak kalah dengan tokoh yang ada di luar negeri. Tetapi
kenapa diam dan membisu jika terjadi ketidakadilan di segala bidang
ataupun menutup mata bila prioritas yang seharusnya diterima seseorang
hancur tergilas zaman yang begitu kejam akibat ketatnya persaingan.
Prioritas yang dijanjikan pemerintah kepada kami selaku keturunan dari
Veteran PKRI, kian lama sirna tanpa kesan. Seperti berkurangnya jumlah
personil orang tua kami yang satu-persatu dipanggil Illahi Robbi, Tuhan
yang Maha Kuasa. Maka dalam hal ini siapakah yang mau peduli?
Muhammad Adlin,
m_adlindser1@islamonline.com
Tambah Dabatase Artis
Mohon koleksi artisnya ditambah lagi karena masih banyak yang belum
tercantum. Mohon informasinya dari redaksi dimana saya bisa mendapatkan
data film-film nasional yang beredar antara tahun 1980 s/d 1993 lengkap
dengan artis pendukungnya. Thanks.
Andika,
andika.budi@yahoo.co.id
Cerita Orang China
Saya berteman dengan orang China yang pernah tinggal di Bandung selama 7
tahun dari 1970 hingga 1977. Teman saya bercerita dulunya dia ingin
sekali bercita-cita tinggal di Bandung untuk selamanya karena bersih,
dingin, dan indah kotanya. Tetapi alangkah kagetnya setelah di tahun
2002, dia berkunjung ke kota Bandung dan apa yang dilihatnya adalah
fakta bahwa kota Bandung bukan lagi kota yang seindah dulunya. Tata kota
yang semrawut, kotor serta tidak dingin seperti dulunya.
Pembangunan Indonesia umumnya hanya berjalan di tempat bahkan cenderung
menurun dibandingkan China yang bertambah pesat. Tambahnya, dulu negeri
China tidak sebanding dengan Indonesia yang banyak kemiskinan, dan
kelaparan. Tetapi sekarang Indonesia tidak dapat dibandingkan dengan
China, baik ekonomi, sosial, dan politik. Memang kita harus belajar
banyak dari negeri China, bahwa kepentingan diri sendiri harus segera
dibumihanguskan di Indonesia.
Robby Liao,
Robby_liao888@hotmail.com
Indonesia Harus Tabah
Banyak sekali bencana yang dialami negeri tercinta ini, baik itu di
pulau Jawa maupun di pulau Sumatera. Dari kabar yang telah dilihat
bersama, saudara kita yang berada di Sulawesi, Padang, Jogja, dan masih
banyak lagi daerah juga tertimpa bencana walau tidak seperti yang
dialami di Jogja dan Sulawesi. Untuk itulah, kita dituntut untuk sadar
karena sebenarnya Indonesia sedang diberikan ujian oleh Tuhan Yang Maha
Kuasa. Maka sebagai orang yang beriman kita harus senantiasa berdoa
kepada-Nya, karena alam ciptaan-Nya tidak akan murka kalau yang ada di
dalamnya dapat hidup baik dan bersyukur.
Agustinus,
agustinus@djarum-super.com
Terpacu untuk Sukses
Luar biasa sekali keberadaan situs ini. Sangat membesarkan jiwa sekali.
Apalagi untuk saya yang sekarang ini sedang menuntut ilmu di negeri
orang. Benar-benar membuat tenteram perasaan kita yang membaca kisah
sukses orang-orang dari negeri sendiri. Nama saya Eka. Saya sedang
kuliah di Deakin University, Melbourne, Australia. Saya mengambil
jurusan Master of Commerce dan Master of International Business. Saya
benar-benar terpacu untuk bisa sukses, baik untuk pribadi maupun untuk
sekitar kita. Untuk Tokoh Indonesia.com, teruskan berkreasi. Jangan
berhenti sampai di sini saja.
Study Eka Putera Suriadireja,
study_eka@hotmail.com
Menambah Wawasan
TokohIndonesia.com sangat bagus, dan sangat berguna untuk kita semua
dalam menambah wawasan dan mempermudah mendapat imformasi dan
pengetahuan. Terimakasih TokohIndonesia.com, semoga Tuhan selalu
memberikan jalan bagus buat usaha ini ke depan.
I Made Guna Karya,
pasar_mobil@yahoo.com
Profil Tokoh Hizbut Tahrir
Tokoh Indonesia, saya mengusulkan untuk memuat profil yang sudah layak
dijadikan tokoh, yakni Ir. H. Muhammad Ismail Yusanto, MM. Beliau adalah
Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), salah satu gerakan Islam
terbesar di dunia, dan di Indonesia.
Gerakan ini sangat berpengaruh karena banyak diikuti dan didukung oleh
ulama, praktisi, pengusaha, mahasiswa dan jutaan masyarakat di
Indonesia. Ustadz Ismail sering juga diundang berbicara di luar negeri
seperti Harvard University AS, Jepang, Australia dan lainnya.
Terimakasih.
Luthfi Afandi,
luthfibandung@telkom.net
Membangun Kepercayaan
Website TokohIndonesia sangat bagus untuk membangun kepercayaan kita
pada tokoh-tokoh tersebut. Saya berharap pengenalan terhadap tokoh
Indonesia mampu memupuk jiwa bangsa sehingga kita tetap dapat menjaga
keutuhan NKRI.
Angela Kristanti T,
agl_age@yahoo.com
Penggagas Sistem Pendidikan Islam
Profil KH. Rachmat Abdullah kok belum ada ya? Padahal beliau tokoh besar
Indonesia. Penggagas sistem pendidikan Islam terbaru yang lebih
komprehensif dan terarah. Karya-karyanya banyak dijadikan rujukan. Juga
perjuangannya penuh nilai unik bagi para penerusnya. Sayang deh kalo
dilewatkan.
Ali Badai Utrujjah,
utrujjahbadai@yahoo.com
Prihatin Sistem Pendidikan Kita
Ketika saya baca di media tentang banyak siswa yang berprestasi tapi
tidak lulus Ujian Nasional, saya terkejut dengan sistem pendidikan yang
sekarang ini. Herannya, mengapa hanya 3 mata pelajaran yang diujikan,
padahal dulu memakai sistem EBTA/EBTANAS. Kelihatannya itu lebih baik.
Seharusnya Mendinas menyurvei dulu sebelum mencoba metode yang baru.
Juga banyak ambil segi positif dari cara belajar dan pengajaran dari
luar negeri. Apalagi sekarang biaya uang pangkal sangat mahal, lalu
bagaimana dengan rakyat yang tidak mampu membayar uang sekolah anak?
Sepertinya tidak ada keringanan bagi mereka, dan pemerintah tidak
bersikap adil. Jadi di negeri kita ada peribahasa, yang kaya tambah kaya
dan yang miskin tambah miskin. Kepada Mendiknas, tolong ditinjau lagi.
Terima kasih.
Emilia Nita Triana,
doggen73@yahoo.com
Purnawirawan Disorot
Akhir-akhir ini muncul kejadian yang beruntun baik bencana maupun kasus
oleh oknum anggota TNI, mulai dari senjata yang ditimbun sampai kayu
yang dibabat dari hutan secara ilegal. Apa pun kasusnya, keadilan dan
kebenaran harus ditegakkan. Pak Panglima, Pak Kapolri tindakan nyata
pengusutan dan pengungkapan terhadap publik atas kasus tersebut kami
tunggu.
Riyani,
riyani@hotmail.com
►mti
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)
|
|