A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  H O M E
 ► Home
 ► Biografi
 ► Versi Majalah
 ► Berita
 ► Galeri
  P E J A B A T
 ► Pejabat
 ► Presiden
 ► MA
 ► Bepeka
 ► MK
 ► Kabinet
 ► Departemen
 ► Badan-Lembaga
 ► Mabes TNI
 ► Mabes Polri
 ► Pemda
      ► Jawa Barat
 ► BUMN
 ► Purnabakti
 ► Asosiasi
  B E R A N D A
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Majalah TI
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 
  C © updated 20072006  
   
  ► e-ti/bs  
  BIODATA:
Nama:
Drs H Lily Hambali Hasan, MSi
Jabatan:
Bupati Purwakarta Periode 2003 – 2008
Lahir:
Padeglang, 5 Mei 1950
Agama:
Islam
Pendidikan Terakhir:
Sarjana Strata-2(S2) Magister Ilmu Pemerintahan STIAMI Jakarta

Istri:
Hj. Elin Halimah
Anak:
1. dr. Laely Yuniasari
2. Ir, Deni Wahyudin
3. Dony Mulyadi

Riwayat Pendidikan Umum:
1. SR Negeri Medong Kec. Banjar Kab. Pandeglang (1962)
2. SMEP Negeri Pandeglang (1965)
3. SMEA Negeri Serang (1968)
4. Strata-1 (S1) Universitas Islam Nusantara Bandung (1976)
5. Strata-2 (S2) Magister Ilmu Pemerintahan STIAMI Jakarga (2004)

Riwayat Pekerjaan:
1. Kepala Sub Bagian Penyusunan Program Pemda Tk.I Jawa Barat (1974-1979)
2. Kepala Bagian Pembangunan Setwilda Tk.II Cianjur (1980-1984)
3. Kepala Dinas Pendapatan Daerah Tk.II Cianjur (1984-1994)
4. Asisten Administrasi Pembangunan Setwilda Tk.II Cianjur (1994-1996)
5. Kepala Bidang Ekonomi Bappeda Pro. Jabar (1996-1999)
6. Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta (1999-2003)
7. Bupati Purwakarta Periode 2003 – 2008

Keanggotaan Organisasi:
1. Ketua DPD KNPI Cianjur (1980-1984)
2. Wakil Ketua DPD Golkar Cianjur (1988-1993)
3. Ketua III DHC Angkata 45 Cianjur (1997)
4. Ketua Harian KONI Cianjur (1995-1998)
5. Ka. Kwarcab Pramuka Ciajur (1991-1998)
6. Ketua Ikatan Alumni Menwa Jabar (1997-1999)
7. Ketua Kwarcab Pramuka Purwakarta (2000)
8. Ketua Umum KONI Purwakarta (2001)
9. Ketua DHC Angkatan 45 Purwakarta (2003-2008)
10. Ketua Umum KONI Purwakarta (2003-sekarang)

Penugasan ke Luar Negeri:
1. Thailand dan Filipina dalam rangka Muhibah Pemuda Indonesia (1982)
2. Canada dalam rangka Misi Dagang dan Investasi dari Propinsi Jawa Barat (1996)
3. Australia Selatan dalam rangka Kerjasama Perdangangan dan Investasi Propinsi Jawa Barat (1997)
4. Singapura dalam rangka Pameran Dagang Produk-produk Unggulan Jawa Barat (1997)
5. Timur Tengah dan UEA dalam rangka Mengikuti Pameran Internasional dan Pertemuan Misi Dagang Investasi (1998)
6. Jepang dalam rangka Misi Investasi dari Kabupaten Purwakarta (2005)

Tanda Jasa/Penghargaan/ Kehormatan:
1. Piagam Pancawarsa V Kwarnas Pramuka Th. 1993 dari Kwarnas Pramuka
2. Piagam/Medali DHN Angkatan 45 Th. 1993 dari DHN Angkatan 45
3. Piagam/Medali Dharma Bhakti Pramuka Th. 1995 dari Kwarnas Pramuka
4. Piagam/Medali Angkatan 45 Th. 1996 dari DHD 45 Jawa Barat
5. The Best Award Gold Priority SDM Tingkat Nasional Th. 2001
6. KPPOD Award Peringkat Terbaik Kategori Umum Daya Tarik Investasi Kabupaten Purwakarta di Indonesia Th. 2003
7. KPPOD Award Peringkat Terbaik Kategori Umum Daya Tarik Investasi Kabupaten Purwakarta di Indonesia Th. 2004
8. Penghargaan dari Departemen Kehutanan sebagai Bupati Peduli Kehutanan dalam rangka Lomba Penghijauan dan Konvervasi Alam Tahun 2004
9. Lencana Melati dari Kwarnas Pramuka Th. 2005 sebagai Pembina Pramuka Terbaik
10. Satya Lencana Wirakarya Th. 2005 sebagai Bupati Berprestasi di Bidang Pembangunan dari Presiden RI
11. Penghargaan Widyakrama dari Pemerintah Pusat karena berhasil menjalankan program wajib belajar pendidikan dasar (Wajar Dikdas) 9 tahun
12. Piagam Penghargaan Adipura sebagai daerah yang teduh dan bersih dari Presiden RI. Penghargaan tersebut diberikan oleh Wakil Presiden Yusuf Kalla di Jakarta
13 Wings Kehormatan Terbang Layang dari Pangkalan Lanud Suryafharma Kalijati Subang, 28 Juni 2006
14. Penghargaan Bhakti Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah dari Menneg Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah di Pekalongan, Juli 2006.

Alamat Kantor:
Jl. Gandanegara No. 25 Purwakarta 41112, Telp. 0264-200435, Fax. 0264-200064

Alamat Rumah:
Jl. Gandanegara No. 27 Purwakarta 41112, Telp. 0264-203414

E-Mail:
bupati@purwakarta.go.id

 
 
     
 
BIOGRAFI

 

TOKOH UTAMA:  01  02  03  04  05  06  07  08  =

WAWANCARA = TOKOH PILIHAN:  01  02  = DEPTHNEWS: 01  02  = PERSPEKTIF:  01  02 = PARIWISATA  = POTENSI = LEGISLATIF = KAPUR SIRIH = SURAT

 

Drs. H. Lily Hambali Hasan Msi (04)

Data Kemajuan Purwakarta

 

Data terakhir yang diterima Wartawan Tokoh Indonesia Benhard Sihite dari Kabag Humas Pemda Kabupaten Purwakarta Nina Meinawati, SH, menunjukkan berbagai kemajuan. Penduduk kabupaten Purwakarta berjumlah 782.262 jiwa dengan pertumbuhan 2,42% per tahun, PDRB (Product Domestic Regional Bruto) harga berlaku Rp 7.992.203 naik dari Rp 6. 717.531 tahun sebelumnya, IPM (Indek Pembangunan Manusia) 68,34.


Kemampuan produksi Kabupaten sesuai PDRB tiga tahun terakhir bertumbuh rata-rata 3,28% dari sembilan lapangan usaha. Industri pengolahan menjadi primadona menyumbang PAD 41,69%, hotel dan restoran menumbang PAD 25,73% serta pertanian rakyat 5,51%. %. Data investasi tahun 2003 mencapai Rp 9,4 Tryliun terdiri dari dunia usaha Rp 2,3 Tryliun (32%), masyarakat Rp 6,7 tryliun (64,61%) sedang pemerintah hanya Rp 327 milyar (3,14%). Sesuai perkembangan pembiayaan pembangunan 60,8% didapat dari DAU dan DAK, sedang PAD masih hanya 11,98%.


Dalam bidang agama secara umum telah berjalan baik, antara lain ditandai dengan meningkatnya aktivitas keagamaan masyarakat dan syiar islam, terpeliharanya tri kerukunan hidup umat beragama, bertambahnya sarana dan prasarana keagamaan, meningkatnya swadaya masyarakat dalam pengembangan lembaga-lembaga pendidikan agama dan sarana keagamaan, serta pemberian bantuan honor bagi warois dan guru ngaji.


Dalam bidang pendidikan, perkembangannya secara agregat dapat dilihat dari meningkatnya angka melek huruf pada tahun 2004 sebesar 95,62 menjadi 95,78 pada tahun 2005. Sedangkan rata-rata lama sekolah meningkat dari 7,2 pada tahun 2004 menjadi 7,8 pada tahun 2005, sehingga terjadi peningkatan indeks pendidikan.


Upaya yang telah ditempuh dan terus dikembangkan di antaranya adalah perluasan kesempatan belajar dengan mendekatkan sekolah kepada anak melalui upaya pembangunan unit sekolah baru (usb), pengadaan ruang kelas baru dan kelas jauh, serta pengembangan sekolah terbuka dan pendidikan luar sekolah, pembebasan biaya bulanan (BP3) untuk siswa SD/MI dan SDLB sebanyak 100.281 siswa, memberikan subsidi dana sumbangan pendidikan (DSP) untuk siswa baru SMP/MTS dari keluarga tidak mampu sebanyak 4.345 siswa.


Dalam sektor kesehatan, indikator yang digunakan untuk mengevaluasi perkembangan derajat kesehatan adalah angka harapan hidup (AHH), angka kematian bayi (AKB) serta angka kematian ibu bersalin dan angka kematian balita (AKI & AKABA). Angka harapan hidup Kabupaten Purwakarta tahun 2004 adalah 67,13 tahun, dan pada tahun 2005 meningkat menjadi 67,66 tahun.


Peningkatan angka harapan hidup ini memberikan indikasi telah terjadi peningkatan taraf kesadaran masyarakat terhadap kesehatan. Sedangkan angka kematian bayi pada tahun 2004 sebesar 47 per 1000 kelahiran hidup. Angka ini telah turun dari keadaan tahun 2003 sebesar 55 per 1000 kelahiran hidup.
Adapun angka kematian ibu maternal pada tahun 2004 untuk Kabupaten Purwakarta adalah 411, 02 per 100.000 kelahiran hidup (kh). Angka ini telah turun dari angka 420 per 100.000 kelahiran hidup hasil survei tahun 1992.


Pengembangan sektor kesehatan diarahkan pada pencapaian visi Purwakarta sehat tahun 2007. Salah satu upaya yang terus dilakukan adalah penyuluhan PHBS, yaitu pola hidup bersih dan sehat, karena PHBS merupakan komponen terpenting dalam upaya pencapaian visi tersebut.


Dalam bidang ekonomi, secara umum laju pertumbuhan ekonomi (LPE) Kabupaten Purwakarta tahun 2005 mencapai 3 % yang berarti ada penurunann sebesar 0,21 % dari tahun sebelumnya yaitu 3,72 %. Kinerja pembangunan perekonomian daerah Kabupaten Purwakarta dapat dilihat dari kemampuan produksi daerah, baik yang bersumber daya lokal maupun yang bersumber daya dari luar daerah kabupaten, yang dikenal dengan istilah produk domestik regional bruto (PDRB). Dari sembilan lapangan usaha masyarakat Kabupaten Purwakarta pada tahun 2005, sektor industri pengolahan mempunyai distribusi persentase yang terbesar yaitu 8,17%, diikuti oleh sektor keuangan, persewaan dan jasa sebesar 7,67%, serta sektor listrik, gas dan air bersih sebesar 7,01%.


Sejalan dengan telah diresmikannya jalan tol Cipularang, diharapkan dapat berpengaruh positif terhadap perkembangan perekonomian Kabupaten Purwakarta. Meskipun tidak menutup kemungkinan terjadinya dampak yang kurang menguntungkan terhadap beberapa sektor. Dan salah satu solusinya adalah dengan membuka empat interchange yang menjadi akses keluar masuknya kendaraan dari dan ke Purwakarta.


Untuk mengukur kemajuan suatu daerah, indikator yang lazim digunakan adalah indeks pembangunan manusia atau IPM, yaitu angka indeks rata-rata dari komponen-komponen: angka harapan hidup, angka melek huruf, rata-rata lama sekolah dan angka kemampuan daya beli/standar hidup layak.


Tingkat kualitas manusia di Kabupaten Purwakarta menunjukkan peningkatan. Hal ini tercermin dari kondisi perkembangan IPM Kabupaten Purwakarta tahun 2004-2005. Dari keempat komponen tersebut, tercatat sebesar 68,86 pada tahun 2004 dan tahun 2005 sebesar 69,34 atau terjadi peningkatan sebesar 0,48.


Mengenai keluarga miskin, berdasarkan pendataan terakhir jumlah keluarga miskin di Kabupaten Purwakarta sebanyak 142.664 jiwa. Sedangkan kompensasi subsidi BBM dari pemerintah pusat hanya sebesar 95.519 jiwa atau hanya 66,95 %. Bantuan pemerintah kepada keluarga miskin antara lain penyaluran beras untuk keluarga miskin (Raskin). Selanjutnya dilakukan upaya pengentasannya melalui bantuan permodalan sebagai stimulan bagi keluarga miskin. Di samping itu, melalui pelayanan kesehatan dengan kartu Askes.


Dalam bidang pertanian, terjadi pertumbuhan kinerja cukup berarti. Terlihat dari pencapaian produksi pangan. Produksi padi tahun 2005 terealisasi sebesar 191.966 ton gabah kering giling (GKG) dari target 170.393 ton GKG. Produksi hortikultura (buah-buahan dan sayuran) meningkat 11,18% dibanding tahun 2004 dari 95.837 ton menjadi 106.551 tahun 2005. Produksi perkebunan meningkat sebesar 6,92% yaitu dari 6.800,52 ton tahun 2004 menjadi 7,271 ton tahun 2005.


Meningkatnya produksi pangan tersebut diakibatkan oleh peningkatan mutu intensifikasi, peningkatan pola tanam dan peningkatan penerapan teknologi pertanian. Selain itu, terciptanya pertanian yang berpola agribisnis. Hal ini ditandai dengan meningkatnya pola kemitraan usaha antara petani produsen dengan para pedagang penampung, pengrajin, pengolah, maupun eksportir terutama pada komoditas palawija dan hortikultura.


Di bidang peternakan dan perikanan juga terdapat peningkatan produksi walaupun belum mencukupi kebutuhan sesuai norma gizi. Penyediaan daging untuk konsumsi Kabupaten Purwakarta tahun 2005 mencapai 6.843.294 kg, telur 2.762.957 kg, susu 71.023 kg, dan ikan 16.415.319 kg. Menurut norma gizi, paling tidak dalam satu tahun diperlukan penyediaan daging 7.900.831 kg, telur 4.985.962 kg, susu 5.522.911 kg dan ikan 20.327.382 kg. Untuk mengatasi hal itu, tahun 2005 telah diupayakan meningkatkan produksi ternak dan ikan, antara lain penyebaran ternak sapi, kerbau, domba, ayam buras dan pengadaan induk dan penyebaran benih ikan kepada kelompok perikanan.


Di bidang perindustrian dan perdagangan diarahkan pada pencapaian sasaran meningkatnya jumlah perusahaan, meningkatnya sarana prasarana perdagangan dan meningkatnya pangsa pasar produk-produk lokal.
Tahun 2005, dalam rangka meningkatkan daya saing industri kecil dan menengah terutama aneka makanan, telah ditempuh dengan pemberian bantuan pelatihan pengemasan. Juga telah dilakukan rehabilitasi Pasar Wanayasa sebagai langkah konkrit menggerakkan ekonomi rakyat. Terdapat 22 unit pasar tradisional tersebar di 15 kecamatan.


Selain itu, melalui kerjasama dengan pihak swasta telah dibangun Sadang Terminal Square (STS) di lokasi eks terminal Sadang. Mall STS ini mampu menyerap lebih 5.000 tenaga kerja dan dalam jangka panjang diharapkan mampu menggerakkanekonomi wilayah utara Purwakarta (Sadang, Bungusari dan Cikopo).


Realisasi jumlah investasi pada tahun 2004 sebesar Rp 73,87 trilyun yang terdiri dari PMA senilai US $ 8,12 milyar atau Rp 73,05 trilyun dan PMDN sebesar rp 833,28 milyar. Jumlah perusahaan industri besar pada tahun 2004 mengalami peningkatan sebesar 15 %, dari 71 perusahaan pada tahun 2003 menjadi 82 perusahaan pada tahun 2004.


Di bidang kepariwisataan, diarahkan pada pencapaian sasaran tergalinya potensi wisata yang menunjang perekonomian rakyat. Perkembangan kepariwisataan Purwakarta dapat dilihat dari trend kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara. Kunjungan wisatawan ke obyek wisata pada tahun 2004 sebanyak 196.573 orang meningkat sebesar 33,69 % dibandingkan tahun 2003. ►mti/bs-crs


*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)