ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
 
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
 
  P R O F E S I
 ► Advokat
 ► Akuntan
 ► Arsitek
 ► Bankir
 ► CEO-Manajer
 ► Dokter
 ► Guru-Dosen
 ► Konsultan
 ► Kurator
 ► Notaris
 ► Peneliti-Ilmuwan
 ► Pialang
 ► Psikolog
 ► Seniman
 ► Teknolog
 ► Wartawan
 ► Profesi Lainnya
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Majalah TI
 ► Redaksi
 

 


 
  C © updated 09082005  
   
  ►e-ti  
  Nama:
Dr. Laurence A.Manullang, MM, SE,SP.
Lahir :
Porsea, 12 September 1941
Isteri:
Beffie Lanny Manullang, MM, SE Ex
Anak:
- Leonora C. Manullang, MM, SE
- Leonard S. Manullang, MM, SE, Cand. Doctor
- Darius A. Satrianegara,MM, SE
- Rizal R. Manullang, MM, SE
- Yolanda P. Manullang, MM, SE

Pendidikan Formal *)
- Strata 1 IKIP – Medan – Ek. Perusahaan, Sosial, 1970
- Strata 1 STIE – IBEK Jakarta – Akuntansi, 1994
- Strata 2 STIE – IBEK Jakarta – Keuangan, Program MM, 1996
- Strata 3 Univ. Persada Indonesia YAI, Pasca Sarjana, 2004

Faktor Penunjang
1. Doctor in Humane Letters, Ottawa University (1986)
2. Doctor in Accounting, Pittsburg State University, Kansas (1989)
3. Visiting Professor, Pittsburg State University, (1989)

Pengalaman
A. Pengalaman di Bidang Riset/Penelitian*)
1. The changing role of the controller
2. Krisis ekonomi dapat diatasi dengan menggunakan pendekatan Grand Strategy
3. World monetary system
4. Inflation accounting dan beberapa pendekatan serta implikasinya
5. Pemahaman Manager Keuangan terhadap Perbankan di Indonesia
6. Bank sebagai Agent of Trust dan Agent of Development
7. Leasing sebagai salah satu sumber pendanaan
8. Economic value, added (Eva) alternatif metode penilaian kinerja perusahaan
9. Kredit bermasalah
10. Motivasi sebagai sumber instrument mengkritik kinerja perusahaan
11. Mewaspadai pergeseran pradigma pembangunan ekonomi dan manajemen korupsi sebagai kendala pembangunan
12. Analisis efisiensi Pasar Modal Indonesia menggunakan Multiple Event sosial, politik dan ekonomi dalam bentuk Disertasi Doktor Ilmu Ekonomi

B. Pengalaman di Bidang Pendidikan*)
1. 1972 – 1987 – Akademi Pariwisata Indonesia - Dosen
2. 1987 – 2003 – STIE IBEK, Ketua/Dosen STIE IBEK, Prog – S1
3. 1996 – 2003 – STIE IBEK, PascaSarjana STIE IBEK, Dosen
4. 2003 – Sekarang, Direktur PascaSarjana STIE IBEK
5. Pendiri STIE IBEK, Bangka – Belitung, Program DIII, S1

C. Pengalaman Kemasyarakatan *)
1. 1970 – 1975: Sekretaris Pengurus Warga Perantauan yang berdomisili di Tomang
2. 1976 – 1977: Executive Secretary - Indonesia Financial Executive Institute (IFEI)
3. 1977 – 1978: Vice President – Indonesia Financial Executive Institute (IFEI) : Vice Chairman Membership Committee International Association Financial Executive Institute
4. 1978 – 1980: President Indonesia Financial Executive Institute
: Chairman International Association of Financial Executive Institutes (IAFEI) For ASSEAN
5. 1980 – 1983: Vice President of International Association of Financial Executives Institutes
6. 1984: Chairman for Planning Committee International Association of Financial Executives Institutes
7. 1984 – 1988: Ketua IV Persatuan Sarjana Administrasi Indonesia (Persadi)
8. 1988 – 1984: Ketua IV Persadi Hubungan Luar Negeri
9. 1989 – 1993: Ketua Umum Gerakan Cendikiawan Swadiri Indonesia
10. 1989 – Sekarang: Ketua Harian Keluarga Besar Keturunan Si Raja Oloan
11. 1994 – 1998: a). Ketua IV – Persadi
b). Wakil Ketua Umum Inkindo (Ikatan Nasional Konsultan Indonesia)
c). Ketua Harian Yayasan Pengembangan SDM Kadin Pusat
12. 1998 – Sekarang: 1). Wakil Ketua Umum Persadi; 2). Anggota Badan Pengkajian Strategis Inkindo
13. 1998 – 2001: Ketua Dewan Kehormatan Ikatan Konsultan Pajak
14. 1998 – Sekarang: Presiden People to People International
15. 2001 – 2004: Ketua Umum Persatuan Marga Manullang se-Jabotabek

D. Pengalaman di Bidang Internasional *)
1. 1972 (AUG): Controller’s Conference di Singapore oelh Richardon Merrell, Inc
2. 1973 (April): Cost Accounting Conference di Manila oleh Richardson Merrell, Inc
3. 1973 (Aug): Budget Control Conference di Bangkok oleh Richardson Merrell, Inc
4. 1974 (Mar): Financial Strategy Conference di Manila
5. 1975 (Aug): Financial Strategy di Rey Town – New York, untuk Divisi Asia Timur Jauh dan Latin American oleh Richardson Merrell, Inc
6. 1976 (Apr): Management By Objective – Rey Town, Hilton, New York
7. 1976 (Oct): International Currency, Exposure Management – Kuala Lumpur oleh Richardson Merrell, Inc
8. 1977 (Mar): Management Information System - Honolulu, oleh Richardson – Merrell, Inc
9. 1977: Sebagai delegasi dari Indoensia pada World Congress International Association of Financial Executives Institutes, dipilih sebagai Vice Chairman of Membership Committee, Dublin, Irlandia
10. 1977 (Sept): Financial Disclosured Policies – Mexico (Richardson – Merrel, Inc)
11. 1978: Buiness Aires Argentina menjadi Keynote Speaker, Topik: How Indonesia Overcome Inflation Pressure from 635% to 10% pa, pada World Congress International Association of Financial Executive Institutes di Buiness Aires.
12. 1978 (Aug): Management By Objective di Rio de Jeneiro
13. 1978 (Sept): International Conference di New York oleh Richardson – Merrell, Inc, pulangnya di Argentina
14. 1979 (April): International Financial and Top Management Exposure di Honolulu oleh Richardson – Merrell, Inc
15. 1979: Sebagai Panelist di World Conference of International Association of Financial Executives Institutes, Atlanta
16. 1980: Sidney. Memimpin delegasi Indonesia pada International Association of Financial Executives Institutes dan terpilih menjadi Vice President untuk 1980 – 1983 dari ahli keuangan sedunia itu.
17. 1980 (Oct): Division Conference di Dominican Republic oleh Richardson – Merrell, Inc
18. 1981: Mexico memimpin delegasi Asia Pasifik ke Congress sedunia IAFEI
19. 1982: Madrid – Memimpin delegasi Asia Pasifik ke Spanyol dan berhasil memasukkan Ir. Suhartoyo Ketua BKPM sebagai Keynote Speaker memaparkan: Investment Opportunities in Indonesia. Kepergian beliau adalah atas usaha B.J. Habibie meminta izin Presiden RI.
20. 1983: Jakarta: Menyelenggarakan World Congress IAFEI di Jakarta. Berhasil mengumpulkan 385 eksekutif dari 6 benua. Pembicara seperti Henry Kissinger, William Miller, MenKeu AS, Paul McKracken – Chairman of Security Council AS Chairman Hoda, President Citibank, President Merryl Lynch. Juga tercatat sebagai keynote speaker seperti MenKeu, Menteri/Bappenas Chairman of BKPM. Congress ini dibuka oleh Wakil Presiden RI
21. 1984: Manila – Delegasi Indonesia menghadiri Professore Congress
22. 1986: 1). Kansas: Diundang menjadi pembicara dibeberapa Universitas di AS yang tergabung dalam American Leque of Colleges and Universities di AS. Dianugrahkan Doctor Honoraris Cause in Humen Letters oleh OTTAWA University.
2). Mengadakan penelitian dalam rangka Penelitian Kultur antar Bangsa ke Yunani, Roma, Belanda, Inggris, AS, Korea, Jepang, Phillipine.
23. 1989: Bangkok. Menyampaikan pidato pengukuhan Professor dihadapan para cendikiawan di Bangkok, pada saat yang sama Prof. DR. Don Wilson, President Pittsburg State University, AS memberikan surat ketetapan menjadi visiting Professor perguruan tinggi bergengsi itu untuk negara bagian Kansas.
24. 1990: Manila – Mengadakan wisata studi ke Clark dan Cubic basis sebagai peserta KRA XXIII Lemhamnas
25. 1990: Beijing: ikut rombongan Menteri PU mengadakan studi banding ke Beijing dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Umum Inkindo
26. 1997: Sebagai delegasi Indonesia ke Konferensi Fidic International di Istanbul, Turky
27. 2002: Diundang sebagai pembicara tunggal di Arkansas, oleh warga AS yang berasal dari Indonesia, dimana topik pembicaraan adalah hasil penelitian kultur yang masih harus dilanjutkan, bahwa orang Batak itu bersama Bugis, Komering, Toraja, adalah satu garis keturunan Iberani dari anaknya Ishak, cucunya Esau yang mengadakan perkawinan dengan wanita Palistim (Palestina)
28. 2003: Menghadiri Asian Dr. Accounting Consortium di Seoul, Korea

E. Penghargaan yang pernah diterima *)
1. 1988: - Penyerahan kunci kota Colombia Kansas oleh Walikota atas jasa-jasa kemanusiaan
- Penyerahan kunci County Bounce atas jasa-jasanya untuk kepentingan orang banyak
2. 1984: Bulang-bulang (Raja Adat) oleh keturunan Si Raja Oloan di Bakara
3. 1997: Bulang-bulang (Raja Adat) oleh Clan Manullang di Bakara
4. 2003: The Best Participant, Asian Dr. Accounting Consortium di Seoul, Korea Selatan

F. Pengalaman lain-lain yang bermanfaat secara berarti bagi peningkatan kesejahteraan, keadilan dan perdamaian *)
1. Aktif dalam dialog antara agama
2. Diundang sebagai pembicara dalam forum budaya agama
3. Memotivasi mahasiswa agar tetap menjaga kenetralan
5. Diundang oleh kongres AS mengadakan doa syafaat bersamaan dengan Presiden AS, Wakil Presiden, para Senator bersama-sama dengan utusan negara-negara di dunia dengan latar belakang agama yang berbeda, seperti, Islam, Jews, Budha, Hidu, Kristen, Katholik, dll

Alamat:
Jl. Trimaran Indah I Blok J1 No.6, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara
Telepon : (021) 5884256



 
 
     

=   1   2    4   5   6         10   11  12   =

 

Dr. Laurence Adolf Manullang (11)

Reshuffel Kabinet Perlu

 

Ketua Umum Himpunan Institut Keuangan, Akuntansi dan Manajemen Dr. Laurence A. Manullang, yang juga Ketua STIE–IBEK Program Pascasarjana dan Strata I yang diminta tanggapannya seputar ekonomi Indonesia yang mengalami kesulitan dan solusi pemerintah dalam pemecahannya mengatakan perlu dilakukan reshuffel kabinet.

Pakar dan top eksekutif keuangan dunia yang baru saja kembali dari lawatannya di Amerika Serikat, diwawancarai Tokoh Indonesia, Rabu 7/9/2005. Berikut petikannya:

Menurut Anda, bagaimana posisi perekonomian Indonesia saat ini?

Posisi perekonomian Indonesia sedang mengalami turbelent. Dengan rupiah melemah ketitik nilai tukar Rp. 11.000,00 per US$1, harga minyak naik US$70 perbarrel, potensi inflasi membayangi, hutang luar negeri sangat berat ($80 miliar), bunga dan cicilannya ditambah bencana alam yang bertubi-tubi, memang Indonesia sedang mengalami ujian berat,

Mengatasi anjloknya rupiah, bagaimana Anda melihat 4 solusi yang diformulasikan pemerintah?

Saya rasa itu solusi komprehensif, walaupun tidak disebut shock therapy. Karena apabila Menteri Teknis peka memantau check list yang diemban padanya, sebenarnya semua itu adalah masalah operational. Menteri itu adalah manager yang peranannya sangat strategis. Menteri harus mampu membagi waktu untuk melaksanakan rutinitas tanggung jawabnya, mencakup mensetting up sasaran, memberdayakan potensi mencapai sasaran itu dan mengelola ketidakpastian.

Menurut Anda, apakah managerial know how para Menteri belum sampai pada fungsi sebagai pengelola ketidakpastian?

Belum, mereka itu baru mampu mengelola rutinitas. Pradigma, management ini telah bergeser, disamping para manager mampu menggambarkan objective dan road map operational yang diserahi padanya dia harus mampu mengembangkan solusi pada masalah ketidakpastian, artinya wilayah ketidakpastian itu harus diterobos.

Misalnya, apa menurut Anda?

Misalnya, kenaikan BBM $70 per US1. Saya rasa trend ini dapat dianalisa. Irak dengan hanya 970 oil wells adalah penghasil minyak kedua, dibanding dengan Saudi Arabia dengan 13770 oil wells menempati rangking pertama. Irak sekarang lumpuh dan minyak mereka dikuasai oleh AS. AS sibuk menimbun cadangan minyak. Semua bekas pertambangan yang sudah ditutup di AS diisi dengan cadangan minyak. Cadangan minyak AS on shore di Alaska, dan off shore di pantai barat tidak dikutik-kutik. Maksudnya, agar harga minyak dituntun naik bahkan ke US$100/barrel memaksa semua negara di dunia tunduk pada AS. Terbukti pada saat Gulf Mexico dihantam badai katarina 78% dari seluruh fasilitas yang ada di kawasan itu pupus tapi harga minyak di AS tidak mengalami kepanikan. Karena AS mengeluarkan cadangannya. Melihat trend ini, Menteri kita harus sudah mendesign diterrent economy (penangkal) dengan memberikan insentif pada perusahaan minyak bagi hasil/oil explorer, untuk meningkatkan produksi minyak kita. Juga dengan sungguh-sungguh menerapkan good governance ditubuh Pertamina.

Menurut Anda, apakah sudah sepantasnya harga minyak di Indonesia harus dinaikkan kembali?

Menurut hitungan angka-angka memang seharusnya dinaikkan. Di Indonesia memang harga minyak masih relatif rendah. Coba bandingkan harga premium saat ini Rp. 2400, minyak tanah Rp. 2200, dan minyak solar Rp.2100 per liter dengan Bangladesh Rp.6600 (40 taka) setelah dinaikkan 17% baru-baru ini, Ceko– Rp.12750, Jepang Rp.12300, Canada Rp.9525 per liter untuk premium.

Dengan kenaikan harga minyak US$70/barrel sekarang ini subsidi minyak kita meningkat dari Rp.76,5 trilliun menjadi Rp.136 trilliun.

Jadi, Anda setuju harga minyak itu dinaikkan segera?

Namun, pasar memiliki jiwa perilaku (market behaviour) kalau Pemerintah terlalu memaksakan dari atas tidak tepat waktu dan percentase kenaikannya, malah pasar akan menanggapi dengan bias dan bisa menghasilkan akibat yang lebih fatal. Coba bayangkan, hasil kenaikan kompensasi BBM bulan Maret 2005 yang lalu masih belum sampai ke tujuan. Rakyat banyak bingung-bingung. Pemerintah selalu mempermainkan konsep “akan”.

Telah dicanangkan bahwa 12824 desa diseluruh Indonesia yang akan menerima Rp. 250 juta per desa, kenyataannya banyak desa yang belum menerima padahal sudah 6 bulan kenaikan itu diberlakukan.

Juga program sektorium baru siap mendesign sasaran kompensasi subsidi BBM – Rp. 10.2 triliun. Padahal rakyat menantikan aktualisasi bukan mendengar retorika “akan”. Barangkali, para Menteri itu tidak menguasai pekerjaan yang diserahkan pada mereka, yang mereka tahu adalah rapat, dining, travelling dan tidak mampu menggerakkan tenaga expert di departemennya masing-masing.

Tentu saja, kenaikan demi kenaikan harga BBM, kalau hasilnya tidak kena sasaran pada waktunya bagaimana rakyat bisa menerima kenaikan berikutnya. Rakyat akan melemah sedang negara bisa kuat bila rakyatnya kuat.

Kalau begitu, Anda sependapat dengan SBY kalau kenaikan BBM diputuskan setelah hasil subsidi BBM Maret yang lalu dinikmati rakyat lebih dulu?

Setuju. Harga BBM dinaikkan, tapi implementasinya, salurkan hasil kompensasi subsidi BBM yang lalu ke sentra-sentra kemiskinan. Agar kenaikan harga BBM cepat, percepatlah penyaluran kompensasi subsidi BBM tersebut. Jangan berputar-putar keliling.

Bagaimana pendapat Anda tentang reshuffel kabinet khususnya tim ekonomi?

Seperti saya jelaskan tadi, pasar punya jiwa. Jiwa itu harus dibangunkan dan disentak. Kalau anggota kabinet ini juga yang memproklamirkan kebijakan baru, pasar tidak akan menanggapi dengan cepat. Tapi kalau reshuffle dilaksanakan, apalagi tim ekonomi ini adalah sosok-sosok ahli yang pasar tidak pernah perhitungkan sebelumnya, pasar akan shock. Shock period pasar cukup beberapa jam saja, tidak perlu satu hari, disitulah menu perbaikan dikumandangkan dan langsung disosialisasikan dengan membumi. Jadi koordinasi perlu, sama halnya seperti strategi yang dipakai tentara menduduki daerah invasi.

Jadi perlu di reshuffle.

Apakah Anda tidak melihat JK Wakil Presiden yang memimpin Golkar akan tidak menerima keputusan presiden untuk mereshuffel kabinet sebagai pemegang hak prerogatif menempatkan dan memberhentikan personal kabinet?

SBY & JK dari dulu selalu bekerja harmonis, saling mengisi, sejak mereka berada di kabinet Megawati dan Gus Dur. Mereka sudah sangat tahu bahu membahu mengatasi kemelut multidimensional. Tapi pada saat tertentu seorang Panglima itu diharuskan menunjukkan leadershipnya dengan mengambil alih tingkat komando dalam keadaan darurat. JK akan menerima situasi tertentu. SBY telah membuka PO BOX 9949 dan sms 9949 dan telah dihunjuk tim ahli menganalisa message itu berdasarkan itu SBY mengambil sikap. SBY bukan pilihan partai lagi, SBY-JK pilihan rakyat. Jadi walaupun Partai Demokrat hanya 7% menangkan Pemilu, tapi SBY-JK pilihan rakyat. Biar SBY melaksanakan wish rakyat itulah.


Apakah menurut Anda perlu dipilih tim ekonomi yang satu aliran atau mazhab?

Itu dulu, melancarkan kordinasi dan kerjasama, seperti Widjojoeconomics, (Berkeley’s matzhab), UI matzhab, UGM, Keynes, Harvard, Chicago, dll.

Sekarang ini paradigma telah bergeser dari uniformity pada multidimentional. Ekonomi tidak bisa terlepas dari lingstra global, regional, national, dimana isu dan tantangan harus dihadapi dengan multi approaches dan strategi serta on continuous planning/strategic process and diagnosis yang implementable dan manageable serta accountable. Jadi tim ekonomi ini sebaiknya jangan memposisikan diri pada mazhab tertentu. Ekonomi ini luas memerlukan pemikiran dan solusi yang akomodatif, inspiratif, kreatif, integratif, komprehensif, proaktif serta sinergis, dan semua ini dapat dipetakan didalam pendekatan dan kerangka manajerial management frame and concept and approaches yang luas dan lentur.

Bagaimana pendapat Anda tentang tindak kejahatan yang dilakukan oleh pemain valas ?

Itu keterlaluan, mereka menggoncang rupiah dengan transaksi US$100 milliar dollar waktu sangat pendek, tentu rupiah goncang-gancing dong. Dulu tahun 1997/98, hanya US$4 miliar dipompakan Soros ke pasar Indonesia selama 2 hari, langsung rupiah anjlok Rp.16.000, apalagi ini US$100 miliar. Perlu ditindak semuanya pemain itu dengan hukuman seberat-beratnya.

Apakah Anda bisa berkomentar mengenai hutang luar negeri yang berat bunga dan cicilannya?

Hutang Indonesia $80 miliar itu, para diplomat keuangan kita harus ditingkatkan keterampilan diplomasinya. Diusulkan, hutang itu jadi debt swap atau written off sebagaimana Nigeria berhasil perlakukan. Kenapa Indonesia yang terkenal pintar ngomong, tidak berhasil mengusahakan cicilan/bunga itu dipompakan ke pasar akan berdampak besar sebagai multiplier effector bagi ekonomi rakyat, yang pada gilirannya membuka market pada para kreditor, tinggal bagaimana meyakinkan kreditor.

Apakah Anda melihat adanya pengalihan perhatian dari masalah pemberantasan korupsi ke masalah rupiah dan mereshuffle kabinet itu?

Tidak. Pemberantasan korupsi ini jalan terus. Tapi jaringan partisipatif infra struktur bagi KPK, dan Tipikor harus dibangun secara komprehensif integralistik.

Anda baru kembali dari AS, mohon kesediaan Anda menyentuh sedikit RUU AS 2601 mengenai Papua.

Isu itu merupakan dorman problem kita kalau masalah ini tidak ditangani dengan bijak. Resolusi 2601 tertanggal 22 Juli 2005 itu, untuk diundangkan agar Papua diperlakukan secara khusus kalau tidak pisah dari NKRI, dengan 315 setuju, 78 tidak setuju merupakan resiko potensial yang sangat rawan. Kita harus tahu Presiden AS harus melaksanakan UU, walaupun secara pribadi erat hubungannya dengan individu negara manapun. Konstitusi AS mengijinkan Presiden mengambil tindakan kepada negara manapun yang melakukan pelanggaran HAM, peraturan global termasuk menawan kepala negaranya seperti Ortega dari Panama, Saddam Husein dari Irak, Marcos dari Phillipines. Jangan pAndang enteng akan soal RUU ini.

Bagaimana Anda melihat dampak Hurricane Katarina di AS?

AS negara superpower nampaknya tidak berdaya melawan murka Allah. Mereka sekarang membuka pintu untuk siapa saja atau negara mengirim bantuannya, Indonesia berencana mengirimkan 40 dokter sebagai bantuan. AS sedikit-dikitnya sadar bahwa ada yang lebih berkuasa dari mereka yaitu ALLAH.


AS telah membantu kita masalah tsunami, biar kita ikut juga bantu AS. New Orleans yang tenggelam sangat mengenaskan. Disamping 40 dokter yang akan kita kirim dihimbau diberikan juga uang atau obat-obatan ke Red Cross mereka, bantuan dana US$ 25.000 dari Bangladesh, AS sangat menghargainya.

Kalau dikirim US$ 20 juta dollar dari Indonesia kepada mereka akan tertolong. Dari mana uang itu suruh Caltex mengirimkan dana tersebut atas nama Indonesia biar dipotong dari porsi mereka dimasa yang datang sebagai kontraktor bagi hasil (production sharing contractor).  ►e-ti => Lanjut

*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)