| |
C © updated 28102005 |
|
|
|
|
|
|
|
| |
 |
|
| |
► e-ti/dok |
|
| |
BIODATA
Nama:
Prof. Dr. Laurence A. Manullang, MM, SE, SP
Lahir:
Porsea, 12 September 1941
Alamat :
Jl. Trimaran Indah I Blok J1 No.6, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara,
Telepon: (021)-5884256
|
|
| |
|
|
|
|
| BERITA & OPINI |
|
|
 |
BERITA =
01
02 03
04
05 06
07
08
09
10 =
Prof.Dr. Laurence Adolf Manullang (09)
UTIRA Peringkat 4 Nasional
Ilmu Akuntansi
Berkenaan dengan prestasi tim mahasiswa Universitas Timbul Nusantara –
IBEK (UTIRA – IBEK), yang dikirim berkompetisi dalam NACS – STAN
(National Accounting Competition) yang diselenggarakan STAN pada 6
Januari s/d 1 Februari 2007, ternyata tim mahasiswa UTIRA – IBEK keluar
dengan sangat mengejutkan sebagai juara empat tingkat nasional.
Dari segi professional performance ini merupakan surprise, sebagaimana
dikemukakan Prof. DR. Laurence A. Manullang, MM, SE, Rektor UTIRA – IBEK
dalam wawancara dengan Wartawan Tokoh Indonesia, Jumat 2 maret 2007.
Berikut ini kutipan wawancara dengan Guru Besar dalam Ilmu Akuntansi di
lembaga pendidikan tinggi yang baru dimekarkan dari STIE – IBEK menjadi
Universitas Timbul Nusantara – IBEK (UTIRA – IBEK) berdasarkan SK
Mendiknas No. 261/D/0/2006, tanggal 10 November 2006 yang lalu, itu.
T. Secara mengejutkan tim mahasiswa Akuntansi UTIRA – IBEK berhasil
mengungguli tim mahasiswa lain dalam debut Kompetisi Akuntansi Nasional
baru-baru ini dengan meraih peringkat ke 4 secara nasional padahal
terdaftar banyak juga peserta dari perguruan tinggi negeri/swasta yang
ternama mengikuti kompetisi itu. Apa rahasia dibalik keberhasilan itu?
J. Keberhasilan itu bertolak dari visi induk UTIRA – IBEK dan semua
program studi termasuk akuntansi wajib mengaktualisasinya. Visi yaitu
Handal dalam Teori, Terdepan dalam Aplikasi, Kompetitif dalam Kualitas,
Bertanggung Jawab dalam Integritas, dengan Biaya Terjangkau.
T. Menurut pantauan TI proses kompetisi itu memakan waktu panjang
dari babak penyisihan tanggal 5 Januari 2007, kemudian ditutup dengan
tahap akhir tanggal 1 Februari 2007. Bolehkah anda menjelaskan sekilas
proses penyisihan tersebut.
J. Babak penyisihan diikuti oleh tim 73 perguruan tinggi seluruh
Indonesia. UI mengirimkan 3 tim, UNPAD – 2 tim, UNAIR – 3 tim, STAN – 3
tim, UTIRA – IBEK – 2 tim, USU – 1 tim, Atmajaya Yogya – 3 tim, UNTAR –
3 tim, Andalas – 2 tim, UNPAR Bandung – 3 tim, Petra Surabaya – 3 tim,
Gunadarma – 3 tim, Mercubuana – 2 tim, Methodist Medan – 2 tim,
Widyatama Bandung – 3 tim, STIE – IBS – 2 tim, UIN – 2 tim, UBD – 3 tim,
Univ. Daharmajaya – 2 tim, SBM – ITB – 3 tim, UPN – 1 tim Univ. Jambi –
1 tim, UHAMKA – 1 tim, Univ. Bengkulu – 1 tim, STIE – Supra – 1 tim,
STIE – AD – 1 tim, UPB – 1 tim, UNNES – 3 tim, UII – 2 tim, UNISULA – 2
tim, Univ. Negeri Jakarta – 1 tim, UNIMUS – 1 tim, Univ. Brawijaya – 1
tim, UNS – 1 tim, UNESA – 1 tim, STIKOM – 1 tim, UNPAR – 1 tim. Jumlah
seluruhnya 73 utusan. Dari 73 peserta ini 20 tim berhasil lolos ke babak
berikutnya yaitu Bank Thinkfast.
T. Bolehkah anda memberikan daftar ke 20 tim yang lolos, untuk dapat
secara transparan dapat dikunjungi dalam website TI ini secara nasional
bahkan diseluruh dunia.
J. Babak ini yang disebut thinkfast, merupakan kompetisi berpikir cepat
yang diadakan tanggal 29 Januari 2007, keluar 20 besar yaitu:
UI – 3 tim, UGM – 2 tim, UNAIR – 2 tim, UTIRA – IBEK – 1 tim, STAN – 3
tim, Atmajaya Yogya – 1 tim, UNTAR – 3 tim, UNPAR – 2 tim, Univ. Petra
Surabaya – 1 tim, Univ. Methodist Medan – 1 tim, STIE – IBS – 1 tim.
Jumlah seluruhnya 20 tim.
T. Nampaknya UTIRA – IBEK dikelompokkan dalam tim yang berat malah
sangat berat, harus berhadapan dengan 2 tim UI dan 1 tim UNPAR Bandung.
Bagaimana hasilnya?
J. Nilai setiap tim dalam kelompok ini ternyata sangat mencengangkan
juri dan peserta lain tapi tim UTIRA – IBEK biasa-biasa saja sebab
mereka sudah dibekali dengan materi perkuliahan Akuntansi yang
komprehensif, perpajakan, auditing, manajemen keuangan, akuntansi
keuangan, controllership.
Adapun nilai diperoleh dalam kelompok ini adalah sebagai berikut:
1. Tim UI – 2 Nilai 215
2. Tim UTIRA – IBEK Nilai 203.5
3. Tim UNPAR Bandung Nilai 145
4. Tim UI – 1 Nilai 115
maka untuk babak berikutnya dua tim yaitu UI dan UTIRA – IBEK lolos.
T. Bagaimana pertarungan babak berikutnya, karena 2 tim yang lolos
dari setiap kelompok dan jumlah kelompok semuanya 5, berarti untuk babak
berikutnya diikuti oleh 10 tim. Siapa-siapa sajakah tim itu?
J. Untuk mengikuti babak berikutnya yang disebut corporate challenge
diselenggarakan tanggal 30 Januari 2007 diikuti oleh 10 besar, yaitu:
1. Tim 2 Universitas Indonesia
2. Tim 3 Universitas Indonesia
3. Tim 1 UGM
4. Tim 2 UGM
5. Tim 2 UNAIR Surabaya
6. Tim 2 UNPAR Bandung
7. Tim 2 Univ. Kristen Petra Surabaya
8. Tim 3 STAN
9. Tim 1 Univ. Katolik Atmajaya Yogyakarta
10. Tim 1 Universitas Timbul Nusantara IBEK
Dari tim ini akan keluar 6 besar dengan nilai tertinggi
T. Nampaknya kompetisi sangat ketat, bagaimana hasil babak berikutnya.
J. Pada tanggal 30 Januari 2007, dalam babak audit challenge,
dilaksanakan di BEJ dan Danareksa, 10 besar ini diadu, dan keluarlah 6
besar berdasarkan nilai tertinggi. Adapun nilai 10 besar itu, adalah sbb:
1. Tim 2 – Univ. Kristen Petra Surabaya - 680
2. Tim 2 – Univ. Gajah Mada - 660
3. Tim 3 – STAN - 615
4. Tim 1 – Univ. Timbul Nusantara IBEK - 585
5. Tim 2 – Univ. Airlangga - 490
6. Tim 2 – Univ. Indonesia - 480
7. Tim 2 – Univ. Parahyangan - 425
8. Tim 3 – Univ. Indonesia - 420
9. Tim 1 – Univ. Gajah Mada - 415
10.Tim 1 – Univ. Atmajaya Yogyakarta - 410
No. urut 1 s/d 6, lolos mengikuti babak berikutnya.
T. Bagaimana hasil babak berikutnya pada saat 6 besar itu bertanding
J. Babak berikutnya adalah audit challenge diadakan pada tanggal 31
Januari 2007. Tim UTIRA – IBEK makin percaya diri. Semangat mereka lebih
berkobar setelah diberikan motivasi, apabila dapat juara I akan
diberikan 100% beasiswa, dan setelah lulus S – 1 langsung diterima di S
– 2 dengan 50% beasiswa.
T. Pertarungan yang melelahkan. Apakah anak-anak UTIRA – IBEK yang
sangat percaya diri itu berhasil unggul?
J. Rupanya ke 6 tim itu sama baiknya. Karena itu tim juri yang terdiri
dari professional dari Kantor Akuntan Publik, Price Waterhouse,
menggunakan discretionnya, memilih siapa diantara tim itu maju ke babak
final, dalam babak yang disebut Future Accounting Challenge, yang
diadakan tanggal 1 Februari 2007. Tim juri menetapkan peringkat juara
sebagai berikut:
Rangking I – Tim 2 Univ. Indonesia
Rangking II – Tim 2 Univ. Kristen Petra Surabaya
Rangking III – Tim 2 Univ. Airlangga
Rangking IV (bersama) – Tim I Univ. Timbul Nusantara IBEK
Rangking IV (bersama) – Tim 2 Univ. Gajah Mada
Rangking IV (bersama) – Tim 3 STAN
Rangking VII – Tim 2 UNPAR Bandung
Rangking VIII – Tim 3 Univ. Indonesia.
Rangking IX – Tim 3 Univ. Gajah Mada
Rangking X – Tim 1 Univ. Atmajaya Yogyakarta
T. Nampaknya kompetisi ini sangat melelahkan. Tapi yang keluar sampai
rangking 10 patut merasa lega, apalagi UTIRA – IBEK berhasil jadi juara
IV. Siapakah nama-nama mahasiswa UTIRA – IBEK yang mengikuti kompetisi
ini, dan apakah ada juga beasiswa ditawarkan pada mereka dengan
menduduki rangking IV bukan rangking I seperti dijanjikan?
J. Nama-nama mahasiswa Akuntansi UTIRA – IBEK adalah Juliando Lingga,
Bong Sau Liong, Yustinus Linardi Ridjab. Mereka langsung diberikan
beasiswa 50% dari uang kuliah semester Genap ini, dan jaminan langsung
bisa diterima untuk program S–2 tanpa test, dengan keringanan 50%
beasiswa. Kami berbangga atas prestasi mereka. Proses kompetisi ini
dapat juga diakses di website STAN sendiri yaitu
www.nacstan.profilku.com
T. Apakah ada himbauan anda terhadap generasi muda Indonesia,
khususnya anak-anak muda yang masih duduk di kelas 3 SMA/SMK saat ini.
J. UTIRA – IBEK sudah commited pada pendidikan yang berkualitas untuk
semua program studi. UTIRA – IBEK dengan 14 program studi, yaitu Ekonomi,
Akuntansi (S1, D3), Manajemen (S1, D3), Ilmu Hukum (S1), Sastra Bahasa
Inggris (S1), Ilmu Teknik Informatika (S1), Biologi (S1), Matematika
(S1), Teknik Sipil (S1), Arsitektur (S1), Ilmu Kelautan/Perikanan (S1)
dan S2 (Magister Manajemen).
Keunikan (karakteristik) UTIRA – IBEK adalah semua program studi diluar
Ekonomi diharuskan mengambil Prinsip Akuntansi I + II, Manajemen
Strategik dan Komunikasi Bisnis. Disamping itu khusus untuk prodi Ilmu
Hukum diharuskan belajar Hukum Militer.
T. Kami dengar anda baru kembali dari California, apakah kunjungan
anda dalam rangka menjajaki kemungkinan kemitraan dengan lembaga
pendidikan tinggi di AS dengan UTIRA – IBEK.
J. Akhir-akhir ini agak sibuk. Tanggal 25 Desember 2006 berangkat kesana,
kembali tanggal 15 Januari 2007. Namun berangkat lagi tanggal 9 Februari
2007 dan baru kembali tanggal 26 Februari 2007. Tepat sekali, dalam
rangka menjajagi kemitraan, dan kami berhasil mendapatkannya yaitu
dengan Akademi Wirausaha (Entrepreneurship Academy) di California.
Lembaga ini yang di back up oleh bank-bank AS. Untuk mendidik enprenuer
di AS, dimana outputnya diorbitkan menjadi pelaku bisnis menengah
memperkuat UKM di AS. Kekuatan ekonomi AS adalah terletak pada
keberhasilannya membangun pelaku bisnis menengah/kecil yang memang
sangat kuat dan dahsyat.
Mitra ke II adalah, International Nursing School di New York. Lulusannya
langsung disalurkan ke masyarakat AS, dengan gaji US$40/jam lulusan yang
sudah berhasil lulus sebagai RN (Registered Nurse). UTIRA IBEK akan
membuka prodi Nursing, akan lebih dulu melaporkannya ke Departemen
Kesehatan agar dapat rekomendasi ke Mendiknas membuka Keperawatan nanti.
Demikianlah hasil wawancara TI dengan Prof. Dr. Laurence A. Manullang,
MM, SE, Rektor UTIRA – IBEK, sekaligus Guru Besar Ilmu Akuntansi, di
kantornya Jl. Mandala Utara No. 33 – 34, Tomang, Jakarta Barat yang
memulai pengabdian pendidikannya dari emperis ke theory secara induktif.
Karena semua yang diajarkan di perguruan tinggi dalam bidang manajemen,
akuntansi, manajemen keuangan, strategi dia alami dulu sebagai eksekutif
puncak dari pelbagai perusahaan multinational baru mengabdi dalam
pendidikan.
Hasilnya memang gemilang, dan untuk sementara orang merupakan suatu
kejutan (surprise). Oleh sebab itu tidak perlu ragu-ragu melanjutkan
studi ke Universitas Timbul Nusantara – IBEK ini yang sangat concern
pada lulusan perguruan tinggi nasional dan rendahkan peringkat SDM
Indonesia yang pada saat ini menempati peringkat 135 dari 175 dan kita
dibawah Vietnam.
Alur pikir Prof. Dr. Laurence A. Manullang, MM, SE, adalah mempersiapkan
lulusan Universitas Timbul Nusantara – IBEK bukan asal lulus dengan
peringkat bagus (peringkat ke I, II, III, dst) tetapi para lulusan harus
sudah siap sebagai pelaku ekonomi dan bisnis membangun kelompok menengah
di Indonesia.
TI telah membuka homepage Prof. Dr. Laurence A. Manullang, MM, SE, agar
siapa yang mengunjungi www.tokohindonesia.com, dapat membaca
pemikirannya secara multidimensional. ►e-ti
=> Kembali
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)
|
|